Security

Windows 11 KB5124008 dan KB5122880 Dirilis dengan Fitur Taskbar Baru dan Perbaikan Keamanan

Microsoft merilis KB5124008 dan KB5122880, cumulative update terbaru untuk Windows 11 versi 25H2, 24H2, dan 23H2. Pembaruan ini membawa security fixes, perbaikan bug, serta sejumlah fitur baru yang mulai digulirkan ke pengguna.

Update tersebut merupakan bagian dari September 2026 Patch Tuesday dan bersifat wajib karena membawa perbaikan keamanan untuk kerentanan yang ditemukan dalam beberapa bulan sebelumnya.

Pengguna Windows 11 dapat memasang pembaruan melalui Settings > Windows Update, kemudian memilih Check for Updates. Pembaruan juga tersedia melalui Microsoft Update Catalog untuk instalasi secara manual.

Untuk Windows 11 25H2 dan 24H2, update yang dirilis adalah KB5124008, sedangkan Windows 11 23H2 menerima KB5122880.

Taskbar kini bisa dipindahkan ke sisi layar

Salah satu perubahan paling menarik pada update September 2026 adalah semakin luasnya opsi kustomisasi Taskbar.

Windows 11 kini memungkinkan pengguna memilih posisi Taskbar di:

  • Bawah layar
  • Atas layar
  • Sisi kiri
  • Sisi kanan

Ketika ditempatkan di sisi kiri atau kanan, tooltip, flyout, dan animasi tetap muncul dari area Taskbar. Sebagian besar opsi personalisasi juga tetap tersedia.

Pengaturan tersebut dapat diakses melalui Settings > Personalization > Taskbar > Taskbar behaviors > Taskbar position.

Microsoft juga menambahkan opsi Taskbar size dengan pilihan ukuran yang lebih kecil. Mode Small mengurangi ukuran ikon sekaligus tinggi Taskbar sehingga lebih banyak ruang layar dapat digunakan, terutama pada perangkat dengan layar berukuran kecil.

Start Menu mendapatkan lebih banyak opsi personalisasi

Microsoft juga melakukan perubahan pada Start Menu.

Pengguna kini dapat memilih ukuran Start Menu secara manual, yaitu Small atau Large, selain opsi Automatic yang menjadi pengaturan default.

Bagian Recommended juga berganti nama menjadi Recent, baik pada Start Menu maupun halaman pengaturan terkait.

Selain itu, pengguna dapat menyembunyikan nama dan foto profil dari Start Menu. Microsoft juga mendesain ulang halaman pengaturan Start sehingga pengguna dapat mengatur secara terpisah apakah bagian Pinned, Recent, dan All ingin ditampilkan atau disembunyikan.

Windows Search kini dapat membatasi hasil web

Windows Search mendapatkan sejumlah perubahan untuk membuat hasil pencarian lebih mudah dipahami sebelum pengguna membukanya.

Halaman Search Home dibuat lebih sederhana dengan mengurangi elemen visual yang tidak diperlukan. Windows juga kini memberikan informasi yang lebih jelas mengenai sumber hasil pencarian, apakah berasal dari aplikasi, Settings, file lokal, web, atau Microsoft Store.

Yang menarik, tersedia pengaturan baru di Settings > Privacy & Security > Search yang memungkinkan pengguna memilih apakah rekomendasi web dan Microsoft Store ditampilkan bersama hasil pencarian lokal.

Windows juga dapat secara otomatis mengindeks folder yang paling sering digunakan sehingga file di dalamnya lebih cepat muncul pada pencarian berikutnya.

File Explorer dibuat lebih responsif

Microsoft mengklaim proses membuka File Explorer Home kini menjadi lebih cepat dan responsif.

Bagian Recommended pada File Explorer Home juga mendapatkan dukungan touch scrolling, sehingga pengguna perangkat layar sentuh dapat menjelajahi file dalam carousel dengan lebih mudah.

Selain itu, Microsoft memperbarui sejumlah progress indicator di Windows agar tampilan selama proses startup, sign-in, restart, shutdown, dan instalasi update menjadi lebih konsisten.

Administrator Protection mulai digulirkan

Update ini juga mulai memperluas rollout fitur Administrator Protection.

Fitur tersebut dirancang untuk mengurangi paparan hak administrator dengan memungkinkan tugas administratif dilakukan menggunakan just-in-time privileges.

Administrator Protection bukan security boundary formal, tetapi dirancang untuk memperkuat perlindungan terhadap serangan elevation-of-privilege melalui profile separation.

Fitur ini secara default masih dalam kondisi nonaktif dan dapat diaktifkan melalui Microsoft Intune menggunakan OMA-URI atau melalui Group Policy.

Microsoft Execution Containers untuk workload berbasis AI

Microsoft juga memperkenalkan Process Isolation for Microsoft Execution Containers (MXC).

Fitur ini dirancang sebagai boundary yang ringan dan cepat untuk workload yang membutuhkan isolasi, termasuk coding agents dan kode yang dihasilkan model AI.

MXC menggunakan kemampuan containment pada sistem operasi Windows untuk membatasi akses proses terhadap resource seperti file, jaringan, user interface, dan kemampuan sistem operasi lainnya sesuai dengan policy yang ditetapkan.

Kehadiran fitur ini menunjukkan bahwa Windows mulai menyediakan mekanisme isolasi yang lebih spesifik untuk workload berbasis AI dan agentic software.

Windows mulai mendukung agentic processes

Pembaruan September 2026 juga membawa preview platform support untuk tagging agentic processes.

Komponen yang memiliki otorisasi dapat memberikan identifier khusus pada process token. Windows kemudian menjaga penandaan tersebut dan meneruskannya secara otomatis kepada child process.

Ketika proses agentic melakukan autentikasi melalui Web Account Manager (WAM), identifier tersebut ikut disertakan dalam authentication request.

Karena fitur ini masih berada dalam tahap preview, Microsoft memperingatkan bahwa format identifier dapat berubah pada rilis mendatang.

Perubahan lain pada Windows 11

Selain fitur utama tersebut, update September 2026 membawa sejumlah perbaikan lainnya, termasuk:

  • Perpindahan antar virtual desktop yang lebih responsif.
  • Peningkatan keandalan halaman Settings > System > Display.
  • Pengaturan brightness sebelumnya kini lebih konsisten setelah Energy Saver dimatikan.
  • Tampilan App History di Task Manager menjadi lebih andal.
  • Proses pemilihan keyboard tambahan ketika Windows Setup dibuat lebih sederhana.
  • Get Started app mendapatkan halaman baru untuk instalasi aplikasi, site pinning, dan tema.
  • PC yang sebelumnya dimasukkan ke mode sleep secara manual akan kembali sleep setelah proses update selesai, meskipun automatic sleep disetel ke Never.
  • Aplikasi tertentu kini dapat mengoordinasikan proses update dengan Windows Update.
  • Packaged WinUI 3 apps mendapatkan dukungan in-app purchase yang membutuhkan elevation.
  • Windows Autopilot device preparation mendapatkan fitur device association yang kini tersedia secara umum.

Microsoft belum menemukan masalah baru yang diketahui

Microsoft mengatakan saat ini belum mengetahui adanya masalah baru yang berkaitan dengan Patch Tuesday September 2026.

Meski demikian, pengguna dan administrator tetap disarankan memperhatikan perubahan perilaku setelah update dipasang, khususnya pada perangkat yang menjalankan aplikasi bisnis atau konfigurasi Windows yang kompleks.

Karena KB5124008 dan KB5122880 juga membawa patch keamanan, pemasangan update tetap penting untuk menjaga sistem Windows 11 dari kerentanan yang telah diperbaiki Microsoft.

Sumber: Microsoft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button