Adobe Perbaiki Zero-Day Kritis Magento yang Aktif Dieksploitasi untuk Membobol Server

Adobe merilis emergency fix untuk kerentanan zero-day kritis CVE-2026-75650, yang dijuluki StyleSmuggler. Kerentanan dengan tingkat keparahan maksimum tersebut diketahui telah aktif dieksploitasi untuk memasang backdoor pada server yang menjalankan Magento dan Adobe Commerce yang rentan.
Perusahaan keamanan e-commerce Sansec menemukan bahwa eksploitasi CVE-2026-75650 telah digunakan dalam serangan setidaknya sejak 4 September 2026. Penyerang memanfaatkan celah tersebut untuk mendapatkan kemampuan menjalankan kode secara arbitrer pada website yang belum diperbarui.
Temuan ini membuat pemilik dan administrator toko online berbasis Magento perlu segera memeriksa versi sistem mereka dan menerapkan hotfix yang disediakan Adobe.
StyleSmuggler Dapat Memungkinkan Arbitrary Code Execution
Adobe menjelaskan bahwa CVE-2026-75650 merupakan kerentanan kritis yang dapat menyebabkan arbitrary code execution.
Dalam security advisory-nya, Adobe juga secara eksplisit menyatakan bahwa mereka mengetahui kerentanan tersebut telah dieksploitasi di dunia nyata.
Dampaknya menjadi lebih serius karena serangan yang ditemukan Sansec bukan sekadar percobaan eksploitasi. Penyerang diketahui telah menggunakan celah tersebut untuk menanam backdoor pada website e-commerce yang rentan.
Backdoor tersebut bahkan menggunakan teknik penyamaran tertentu agar komunikasi dengan server command-and-control (C2) terlihat seperti traffic Network Time Protocol (NTP) biasa.
Namun, aktivitas backdoor tetap meninggalkan sejumlah indikasi pada server yang telah dikompromikan.
Salah satu tanda yang ditemukan adalah email dengan subjek “Payment Transaction Failed Reminder”, yang dapat membantu administrator mengidentifikasi kemungkinan kompromi.
Versi Magento dan Adobe Commerce yang Terdampak
Adobe menyatakan bahwa StyleSmuggler memengaruhi sejumlah cabang versi produk e-commerce mereka.
Versi yang terdampak meliputi:
- Adobe Commerce 2.4.4 hingga 2.4.9, termasuk release Agustus 2026 dan versi sebelumnya pada masing-masing branch.
- Adobe Commerce B2B 1.3.3 hingga 1.5.3, termasuk release Agustus 2026 dan versi sebelumnya pada masing-masing branch.
- Magento Open Source 2.4.6 hingga 2.4.9, termasuk release Agustus 2026 dan versi sebelumnya pada masing-masing branch.
Adobe memberikan prioritas tertinggi untuk pembaruan ini dan sangat menyarankan administrator segera memasang VULN-39341 hotfix untuk mengatasi CVE-2026-75650.
Administrator Tidak Cukup Hanya Memasang Hotfix
Karena kerentanan telah aktif dieksploitasi, Adobe juga memberikan langkah mitigasi tambahan bagi administrator.
Setelah memasang hotfix, administrator disarankan untuk:
- Mengaktifkan maintenance mode.
- Menangguhkan seluruh cron jobs.
- Melakukan rotasi seluruh secret dan kredensial penting.
- Membersihkan cache.
- Mengaktifkan kembali cron jobs.
- Menonaktifkan maintenance mode.
Adobe secara khusus merekomendasikan rotasi berbagai kredensial, termasuk:
- Password administrator.
- GraphQL integration tokens.
- OAuth client secrets.
- Payment gateway API credentials.
- Database credentials.
- SSH keys.
- API keys.
Langkah rotasi kredensial menjadi penting karena pemasangan patch tidak otomatis menghilangkan kemungkinan bahwa kredensial telah diketahui atau disalahgunakan oleh penyerang selama sistem berada dalam kondisi rentan.
Muncul Penyerang Kedua dengan Web Shell Berbeda
Investigasi Sansec juga menemukan bahwa StyleSmuggler tidak hanya digunakan oleh satu pelaku.
Dalam pembaruan terhadap laporan awalnya, Sansec mengatakan mereka menemukan penyerang kedua yang menggunakan tool berbeda untuk mengeksploitasi CVE-2026-75650.
Pelaku tersebut menggunakan celah yang sama untuk memasang PHP web shell berukuran hanya 485 byte.
Web shell tersebut dapat mengumpulkan informasi dasar mengenai server dan memeriksa apakah direktori pub/media dapat ditulisi.
Data yang dikumpulkan kemudian dieksfiltrasi melalui request menuju subdomain oast.site. Infrastruktur semacam ini umumnya digunakan dalam pengujian keamanan yang memanfaatkan tool open-source Interactsh.
Keberadaan tooling yang berbeda menunjukkan bahwa CVE-2026-75650 sudah mulai menarik perhatian lebih dari satu pelaku ancaman.
Hotfix Baru Diuji pada Release Agustus 2026
Adobe memberikan catatan penting mengenai kompatibilitas hotfix.
VULN-39341 telah diuji terhadap release Agustus 2026 dari branch produk yang terdampak. Adobe menyebutkan bahwa hotfix tersebut mungkin dapat bekerja pada release lain, tetapi kompatibilitasnya belum dikonfirmasi secara resmi.
Administrator perlu memperhatikan versi Magento atau Adobe Commerce yang digunakan sebelum menerapkan pembaruan.
Eksploitasi Semakin Meningkat
Meningkatnya aktivitas eksploitasi membuat CVE-2026-75650 menjadi ancaman serius bagi operator toko online yang menggunakan Magento atau Adobe Commerce.
Kerentanan ini bukan lagi sekadar vulnerability yang ditemukan dalam proses penelitian. Adobe telah mengonfirmasi adanya eksploitasi di dunia nyata, sementara Sansec menemukan beberapa aktivitas berbeda yang memanfaatkan celah tersebut untuk memasang backdoor maupun web shell.
Administrator sistem yang menggunakan versi terdampak sangat disarankan untuk segera menerapkan hotfix Adobe, kemudian melakukan rotasi seluruh kredensial dan secret yang relevan serta memeriksa server untuk mencari indikasi kompromi.
Sumber: Adobe








