Security

Microsoft Minta Pengguna Abaikan Peringatan “Antivirus is Turned Off” di Windows

Microsoft meminta pengguna Windows mengabaikan peringatan yang menyebut Microsoft Defender Antivirus telah dimatikan setelah perangkat memasang pembaruan terbaru untuk Defender Antivirus.

Peringatan tersebut merupakan kesalahan notifikasi. Pada sistem yang terdampak, Microsoft Defender Antivirus sebenarnya tetap aktif dan berfungsi normal meskipun aplikasi Windows Security menampilkan pesan bahwa perlindungan antivirus telah dinonaktifkan.

Masalah ini diketahui memengaruhi seluruh versi Windows client dan server yang masih didukung, termasuk Windows 11 26H1 dan Windows Server 2025.

Peringatan Muncul Setelah Update Defender

Pengguna yang terdampak akan melihat notifikasi di aplikasi Windows Security yang meminta mereka untuk mengaktifkan kembali Microsoft Defender Antivirus.

Pesan tersebut pada dasarnya meminta pengguna untuk mengetuk atau mengeklik opsi untuk mengaktifkan Microsoft Defender Antivirus. Namun, status antivirus pada perangkat sebenarnya tetap aktif dan pengaturan perlindungannya menunjukkan kondisi normal.

Microsoft menjelaskan bahwa notifikasi keliru tersebut dapat muncul ketika Windows melakukan startup dan kemudian muncul kembali secara berkala.

Yang membuat masalah ini semakin membingungkan, notifikasi tersebut tetap dapat muncul meskipun pengaturan notifikasi Windows telah dinonaktifkan.

Dengan demikian, pengguna yang tiba-tiba melihat peringatan tersebut setelah memperbarui Defender tidak perlu langsung menganggap bahwa antivirus mereka benar-benar berhenti bekerja.

Terjadi di Windows Client dan Server

Masalah ini tidak terbatas pada satu versi Windows tertentu. Microsoft menyatakan bahwa bug tersebut memengaruhi seluruh versi Windows client dan server yang masih mendapatkan dukungan.

Termasuk di dalamnya adalah versi terbaru seperti Windows 11 26H1 dan Windows Server 2025.

Masalah mulai dilaporkan oleh pengguna Windows Insider di Release Preview Channel sejak Juni. Namun, indikasi bahwa Microsoft baru mengonfirmasi masalah tersebut sekarang menunjukkan bahwa bug telah berlangsung selama beberapa waktu sebelum akhirnya ditambahkan ke daftar known issues.

Microsoft saat ini sedang mengembangkan perbaikan dan berencana mendistribusikannya melalui pembaruan Microsoft Defender Antivirus berikutnya.

Tidak Perlu Mematikan atau Menginstal Ulang Defender

Karena peringatan tersebut bersifat keliru, pengguna sebaiknya tidak melakukan tindakan drastis hanya berdasarkan notifikasi tersebut.

Jika Microsoft Defender Antivirus tetap menunjukkan status aktif di Windows Security, peringatan “Antivirus is turned off” dapat diabaikan sampai perbaikan resmi tersedia.

Pengguna juga sebaiknya tetap memastikan bahwa definisi antivirus dan komponen Defender mendapatkan pembaruan terbaru. Perubahan konfigurasi secara manual untuk mengatasi notifikasi yang salah justru berpotensi menyebabkan masalah lain pada sistem keamanan Windows.

Bukan Pertama Kalinya Windows Menampilkan Error Palsu

Ini bukan pertama kalinya Microsoft meminta pengguna mengabaikan peringatan atau error yang ternyata disebabkan oleh bug setelah pemasangan pembaruan.

Pada April 2025, Microsoft mengonfirmasi masalah yang menampilkan error 0x80070643 secara tidak benar setelah pembaruan Windows Recovery Environment (WinRE). Microsoft kemudian memperbaiki masalah tersebut.

Microsoft juga sebelumnya menangani bug yang memunculkan peringatan keliru terkait BitLocker drive encryption pada perangkat Windows 10 dan Windows 11.

Pada Juli 2025, pengguna kembali diminta mengabaikan peringatan Windows Firewall yang muncul setelah perangkat melakukan reboot seusai memasang preview update Juni 2025.

Sebulan kemudian, Microsoft mengungkap bahwa preview update Juli 2025 dan pembaruan Windows 11 24H2 berikutnya juga dapat memicu error CertificateServicesClient (CertEnroll) yang sebenarnya tidak mencerminkan masalah nyata pada sistem.

Kasus terbaru pada Microsoft Defender menunjukkan bahwa bug pada komponen notifikasi Windows masih dapat menyebabkan pengguna menerima informasi keamanan yang menyesatkan, meskipun fungsi perlindungan di baliknya tetap berjalan dengan normal.

Sumber: Microsoft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button