LaptopsStandard Laptops

Framework Alihkan SSD ke ADATA XPG MARS 970, Beri Sinyal Kenaikan Harga Laptop Akibat Modul CPU

Produsen laptop modular terkemuka, Framework, baru saja memperbarui halaman pemesanan (pre-order) untuk laptop teranyar mereka, Framework Laptop 13 Pro. Pembaruan ini membawa dua kabar kontras bagi para calon konsumen: sebuah berita posisif mengenai peningkatan kapasitas penyimpanan SSD berbiaya lebih murah, serta sebuah peringatan dini terkait potensi lonjakan harga perangkat dalam beberapa pekan ke depan akibat kenaikan biaya komponen prosesor (CPU).

Langkah transparansi rantai pasok ini menjadi ciri khas unik Framework dalam berkomunikasi secara terbuka dengan komunitas pengguna mengenai dinamika industri semikonduktor global.

Kabar Baik: Migrasi ke SSD PCIe Gen 5 ADATA XPG MARS 970

Di tengah badai kelangkaan memori yang sempat memaksa vendor besar seperti Apple menaikkan harga perangkat mereka, Framework justru berhasil mengamankan kesepakatan rantai pasok yang menguntungkan konsumen pada sektor penyimpanan performa tinggi:

  • Opsi SSD Baru: Framework resmi mengganti opsi komponen SSD PCIe Gen 5 kustom mereka dengan lini ADATA XPG MARS 970 (varian 1 TB dan 2 TB). Kandar ini dinilai memiliki efisiensi daya yang superior, manajemen suhu yang lebih dingin (tidak membutuhkan heatsink berukuran raksasa atau kipas aktif di dalam sasis laptop), serta performa kecepatan baca/tulis ekstrem yang sangat stabil untuk beban kerja AI maupun gaming.
  • Sistem Repricing Otomatis: Menariknya, harga modul SSD ADATA ini jauh lebih murah dibandingkan dengan drive bersertifikasi versi terdahulu. Pihak Framework mengonfirmasi bahwa varian 1 TB saat ini dibanderol dengan harga yang lebih murah daripada varian 500 GB versi lama.
  • Keuntungan Pemesan Lama: Seluruh konsumen yang telah melakukan pre-order Framework Laptop 13 Pro dengan opsi SSD 500 GB lama akan otomatis ditingkatkan (upgrade) ke kapasitas 1 TB MARS 970 ini tanpa dikenakan biaya tambahan, bahkan total nota pembayaran mereka akan dikalkulasi ulang menjadi lebih murah mengikuti penyesuaian harga baru.

Bagi pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kecepatan ekstrem standar PCIe Gen 5, Framework tetap menyediakan opsi alternatif penyimpanan PCIe 4.0 yang ramah anggaran berbasis modul SanDisk SN7100 dan WD Black 850X.

Kabar Buruk: Sinyal Kenaikan Harga CPU Intel dan AMD

Kontras dengan penurunan harga pada sektor SSD, Framework melemparkan peringatan keras mengenai kondisi pasar prosesor global. Perusahaan mengeklaim telah menerima sinyal kuat dari mitra pabrikan bahwa biaya pengadaan silikon prosesor utama (processor costs) akan segera melonjak dalam waktu dekat.

Dampaknya, Framework diproyeksikan terpaksa harus menaikkan harga total satu unit Framework Laptop 13 Pro untuk pesanan baru dalam beberapa minggu ke depan. Kendati demikian, kebijakan penyesuaian harga ke atas ini dipastikan tidak akan mempengaruhi konsumen yang sudah mengamankan antrean pre-order mereka saat ini.

Pihak manajemen mengimbau para calon pembeli yang masih ragu untuk segera melakukan transaksi pemesanan guna mengunci harga lama (lock current pricing) sebelum gelombang kenaikan harga resmi diberlakukan. Sistem pemesanan Framework sendiri tetap bersifat fully refundable (dana dapat dikembalikan penuh secara instan jika pengguna berubah pikiran sebelum unit masuk ke dalam manifes pengiriman cargo).

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi apakah pembengkakan biaya CPU ini dipicu oleh kebijakan internal sepihak dari Intel (yang mentenagai varian Core Ultra Seri 3 pada Laptop 13 Pro) dan AMD (Ryzen AI 300 Series), ataukah ini merupakan indikator awal dari tren kenaikan harga microchip mainstream berskala masif yang akan melanda seluruh vendor laptop global dalam paruh kedua tahun 2026.

Sumber: Framework Supply Chain Blog Update

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button