Kioxia Mulai Kirim Sampel BiCS FLASH Generasi ke-9 Berkapasitas 1 Tb untuk AI PC dan Smartphone

Kioxia Corporation mengumumkan telah memulai pengiriman sampel BiCS FLASH generasi ke-9 berkapasitas 1 Tb (terabit) Triple-Level Cell (TLC). Chip NAND Flash terbaru ini ditujukan untuk perangkat seperti AI PC, smartphone, dan berbagai perangkat dengan kebutuhan penyimpanan berkapasitas rendah hingga menengah namun tetap mengutamakan performa tinggi.
Produk terbaru tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Kioxia dalam menghadirkan solusi memori yang lebih efisien untuk mendukung perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Mengusung Strategi Dua Jalur Pengembangan
Kioxia menjelaskan bahwa perusahaan saat ini menerapkan strategi dual-axis dalam pengembangan teknologi NAND Flash.
Strategi tersebut memanfaatkan dua inovasi utama milik perusahaan, yaitu:
- CMOS directly Bonded to Array (CBA)
- On-Pitch Select Gate Drain (OPS)
Melalui pendekatan ini, Kioxia mengembangkan dua lini produk secara bersamaan.
Generasi ke-9
Difokuskan untuk memberikan:
- Performa tinggi.
- Efisiensi biaya investasi produksi.
- Harga yang lebih kompetitif.
Generasi ke-10
Sementara itu, BiCS FLASH generasi ke-10 dikembangkan menggunakan teknologi penumpukan lapisan (layer stacking) yang lebih canggih guna menghadirkan:
- Kapasitas penyimpanan lebih besar.
- Performa lebih tinggi.
- Solusi untuk kebutuhan AI skala besar dan pusat data modern.
Menggunakan Teknologi 230 Layer
Chip BiCS FLASH generasi ke-9 terbaru dikembangkan menggunakan proses 230-layer stacking yang dibangun berdasarkan teknologi BiCS FLASH generasi ke-8 dan dipadukan dengan teknologi CMOS terbaru milik Kioxia.
Pendekatan tersebut memungkinkan peningkatan performa tanpa memerlukan investasi produksi sebesar generasi berikutnya.
Kecepatan Antarmuka Mencapai 4,8 Gb/s
Salah satu peningkatan utama terdapat pada kecepatan antarmuka NAND.
BiCS FLASH generasi ke-9 mampu mencapai:
- 4,8 Gb/s NAND Interface Speed
Menurut Kioxia, angka tersebut meningkat sekitar 33% dibandingkan perangkat BiCS FLASH generasi ke-8.
Menariknya, performa antarmuka tersebut disebut telah menyamai BiCS FLASH generasi ke-10, meskipun menggunakan pendekatan produksi yang berbeda.
Ditujukan untuk AI PC dan Smartphone
Kioxia mengatakan chip terbaru ini dirancang untuk berbagai perangkat yang membutuhkan keseimbangan antara kapasitas, performa, dan efisiensi biaya.
Target utama penggunaan meliputi:
- AI PC.
- Smartphone.
- Perangkat mobile generasi baru.
- Produk elektronik dengan kapasitas penyimpanan rendah hingga menengah.
Dengan meningkatnya kebutuhan pemrosesan AI secara lokal (on-device AI), media penyimpanan berkecepatan tinggi menjadi salah satu komponen penting untuk menjaga respons sistem tetap optimal.
Fokus Mendukung Infrastruktur AI
Kioxia menegaskan bahwa inovasi terbaru ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung perkembangan ekosistem AI global.
Melalui kombinasi BiCS FLASH generasi ke-9 dan generasi ke-10, perusahaan ingin menyediakan solusi penyimpanan yang dapat memenuhi berbagai segmen pasar, mulai dari perangkat konsumen hingga pusat data berperforma tinggi.
Terus Mengembangkan Teknologi Memori
Kioxia menutup pengumumannya dengan kembali menegaskan misi perusahaan, yaitu “uplifting the world with memory”, melalui inovasi teknologi penyimpanan, penguatan kerja sama global, serta pengembangan solusi memori yang mampu mendukung kebutuhan infrastruktur AI modern di masa depan.
Sumber: Kioxia Press Release








