Security

Kebocoran Data Perusahaan Perangkat Lunak Kesehatan Dampaki 3,8 Juta Orang

Perusahaan penyedia perangkat lunak manajemen keuangan layanan kesehatan di Amerika Serikat, Unlimited Technology Systems, melaporkan bahwa insiden kebocoran data yang terjadi pada Oktober 2025 telah berdampak pada lebih dari 3,8 juta orang.

Kepastian jumlah korban terungkap melalui portal pemberitahuan kebocoran data milik Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS (HHS). Laporan resmi tersebut mencatat bahwa server milik perusahaan berhasil ditembus oleh pihak tidak berwenang, yang mengakibatkan terpaparnya data pribadi milik 3.803.750 individu.

Unlimited Technology Systems merupakan penyedia teknologi siklus pendapatan dan sistem keuangan bagi penyedia layanan kesehatan spesialis. Perusahaan ini mengklaim melayani lebih dari 4.500 klinik serta 6.500 penyedia layanan kesehatan spesialis di seluruh Amerika Serikat, dengan nilai pemrosesan tagihan kesehatan mencapai lebih dari 70 miliar dolar AS per tahun.

Aktivitas mencurigakan pertama kali terdeteksi pada pusat data komersial perusahaan pada 19 Oktober 2025. Hasil investigasi forensik siber yang dilakukan mendapati bahwa peretas sempat mengakses dan mengunduh berkas sensitif selama kurun waktu lima hari, yaitu dari tanggal 5 hingga 10 Oktober 2025.

Informasi pribadi dan medis yang berpotensi diakses oleh pelaku mencakup data sensitif yang sangat rinci, di antaranya:

  • Nama lengkap, Nomor Keamanan Sosial (SSN), serta tanggal lahir
  • Alamat email, nomor telepon, dan data demografis
  • Salinan SIM atau kartu identitas pemerintah lainnya
  • Informasi polis asuransi kesehatan, formulir penerimaan pasien, serta klaim manfaat
  • Nomor rekam medis, tanggal layanan, hingga informasi diagnosis medis pasien

Pemberitahuan resmi kepada para pasien yang terdampak mulai didistribusikan secara bertahap pada pertengahan tahun ini setelah koordinasi dengan pihak penegak hukum dilakukan. Hingga saat ini, belum ada kelompok ransomware atau peretas yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan identitas pelaku belum berhasil diidentifikasi.

Karena Unlimited Technology Systems beroperasi sebagai penyedia layanan pihak ketiga yang mengelola data atas nama berbagai fasilitas kesehatan, sebagian besar pasien yang terdampak tidak memiliki hubungan langsung dengan perusahaan tersebut secara pribadi. Pasien yang menerima surat pemberitahuan imbauan diminta untuk tetap waspada terhadap potensi penyalahgunaan identitas dan memantau laporan keuangan mereka secara berkala.

Sumber: U.S. Dept. of Health and Human Services

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button