News

Outage Microsoft 365 Ganggu Teams, SharePoint, OneDrive, dan Layanan Lain

Microsoft 365 sempat mengalami outage besar yang mengganggu akses ke Teams, SharePoint, OneDrive, dan sejumlah layanan produktivitas lain. Insiden ini terutama berdampak pada pengguna di Amerika Utara yang mengakses layanan melalui jalur jaringan tertentu.

Gangguan mulai terlihat pada 23 Juli 2026 sekitar pukul 10.44 ET atau 14.44 UTC. Pada puncak laporan awal, Downdetector mencatat 2.403 laporan gangguan, jauh di atas baseline normal 29 laporan. SharePoint menjadi layanan yang paling banyak dikeluhkan, diikuti Excel dan Microsoft 365 Admin Center.

Teams, SharePoint, OneDrive, dan Copilot Chat Ikut Terdampak

Dalam pembaruan status layanan, Microsoft mengonfirmasi bahwa beberapa layanan Microsoft 365 mengalami degradasi. OneDrive mengalami akses yang tidak konsisten, sementara pengguna SharePoint Online dapat menemukan pesan kesalahan “Something went wrong” saat membuka situs atau konten.

Microsoft Teams juga terdampak pada fungsi chat, termasuk masalah gambar yang tidak dimuat. Selain itu, Microsoft 365 Admin Center dapat berjalan lambat atau gagal dibuka, Power Automate flows tidak dimuat, Copilot Chat mengalami delay atau kegagalan dalam menjalankan query, dan Microsoft Loop tidak dapat membuka atau memuat halaman.

Microsoft sempat menyarankan pelanggan untuk meninjau rencana business continuity dan disaster recovery sesuai kebutuhan lingkungan masing-masing. Imbauan ini diberikan karena gangguan jaringan berpotensi memengaruhi akses ke layanan cloud yang digunakan untuk operasional harian.

Berawal dari Masalah Jalur Jaringan West US

Dalam preliminary post-incident review, Microsoft menjelaskan bahwa insiden terkait dengan konektivitas ke resource di region West US. Pelanggan dapat mengalami kegagalan koneksi intermittent, peningkatan latency, atau kesulitan mengakses Azure dan layanan cloud Microsoft lain yang terhubung dengan infrastruktur tersebut.

Microsoft menyebut akar awal insiden berasal dari proses maintenance perangkat jaringan. Bug pada sistem konversi request maintenance menyebabkan sejumlah route IP dihapus dari lebih banyak perangkat daripada yang seharusnya, sehingga memengaruhi trafik yang masuk atau keluar dari region West US.

Tim engineering mulai melakukan rollback terhadap perubahan tersebut pada 17.45 UTC. Jaringan dinyatakan kembali sehat pada 18.26 UTC, dan semua layanan terdampak disebut telah pulih sepenuhnya pada 19.41 UTC.

Layanan Sudah Pulih Setelah Rollback

Microsoft kemudian menyatakan bahwa rollback terhadap pembaruan jaringan telah selesai dan telemetri layanan, bersama laporan pelanggan, mengonfirmasi pemulihan. Meski durasi dampak dapat berbeda untuk setiap pelanggan, insiden ini menunjukkan bagaimana gangguan pada jalur jaringan regional dapat berdampak luas ke layanan produktivitas cloud.

Untuk beban kerja kritikal, Microsoft kembali menekankan pentingnya strategi multi-region dan pemantauan melalui Azure Service Health alerts agar organisasi dapat merespons lebih cepat ketika terjadi gangguan layanan cloud.

Sumber: Microsoft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button