
Saat jajaran eksekutif AMD berbincang dengan TechPowerUp pada awal Juni lalu, mereka melontarkan klaim berani mengenai kualitas implementasi teknologi upscaling teranyar mereka, FSR 4.1 (FidelityFX Super Resolution), pada kartu grafis generasi lama berbasis arsitektur RDNA 3. AMD mengeklaim bahwa meskipun ada perbedaan arsitektur teknis di tingkat perangkat keras, kualitas visual yang dihasilkan pada GPU RDNA 3 akan menyamai kualitas pada lini GPU RDNA 4 terbaru.
Kini, sebuah uji coba independen yang dibagikan oleh seorang pengguna di forum Reddit (r/radeon) berhasil membuktikan bahwa klaim tersebut tidak sekadar di atas kertas. Menariknya, FSR 4.1 tidak hanya berfokus pada perbaikan kualitas gambar, tetapi juga memberikan lonjakan performa yang masif tanpa membebani kartu grafis secara berlebihan.



Lompatan Performa hingga 100% di Game Cyberpunk 2077
Pengujian ini dilakukan oleh seorang redditor bernama u/Mercennarius, yang menguji ketangguhan FSR 4.1 pada kartu grafis kasta tertinggi RDNA 3, yaitu AMD Radeon RX 7900 XTX. Pengujian dilakukan menggunakan game dengan beban grafis sangat berat, Cyberpunk 2077, yang dijalankan pada resolusi masif 4K (3840 $\times$ 2160 piksel), pengaturan grafis rata kanan (High Settings), serta mengaktifkan fitur Ray Tracing dengan opsi Ray-Traced Lighting di tingkat Ultra.
Hasil tangkapan layar tolok ukur (benchmark) yang dibagikan menunjukkan peningkatan performa yang sangat drastis dibandingkan dengan resolusi asli (native):
- Resolusi Native (Tanpa FSR): Sistem hanya mampu merangkak di kisaran rata-rata 24 FPS, yang mana kurang nyaman untuk standar bermain game PC modern.
- FSR 4.1 Mode Balanced: Performa langsung melonjak dua kali lipat menjadi rata-rata 49,82 FPS (dengan titik minimum di 43,46 FPS dan maksimum menyentuh 60,51 FPS).
- FSR 4.1 Mode Performance: Angka kehalusan visual terkerek lebih tinggi lagi hingga mencatatkan rata-rata 60,81 FPS (dengan titik minimum di 52,94 FPS dan maksimum mencapai 73,03 FPS).
Secara kalkulasi persentase, pengaktifan FSR 4.1 ini terbukti sukses memberikan dongkrak performa (performance uplift) mencapai hampir 100% alias dua kali lipat lebih lancar dibandingkan bermain tanpa bantuan teknologi pintar tersebut.
Spesifikasi Sistem Pengujian dan Potensi Masa Depan
Satu hal yang cukup unik dari pengujian independen ini adalah kombinasi spesifikasi komputer yang digunakan. Sang penguji menjalankan game tersebut di atas sistem operasi Windows 11 Pro yang ditenagai oleh prosesor kelas workstation AMD Ryzen Threadripper 3970X dan kapasitas RAM raksasa 128 GB.
Mengingat lini prosesor Threadripper dirancang untuk kebutuhan komputasi berat (workstation/rendering) dan bukan dioptimalkan secara spesifik untuk instruksi arsitektur game, para pengamat menilai bahwa angka FPS yang dihasilkan berpotensi bisa jauh lebih tinggi lagi apabila pengujian serupa dilakukan pada komputer gaming konvensional yang menggunakan CPU khusus gaming, seperti AMD Ryzen 7 7800X3D atau seri kasta di atasnya.
Seiring berjalannya waktu dan distribusi pembaruan FSR 4.1 yang makin merata ke berbagai judul game PC, komunitas hardware akan mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif terkait efisiensi visual dan detail restorasi gambar yang ditawarkan. Namun, indikasi awal dari lompatan performa hingga 100% ini menjadi angin segar dan sinyal yang sangat menjanjikan, terutama untuk ekosistem perangkat genggam (gaming handheld) populer saat ini yang mayoritas disokong oleh chip pengolah grafis terintegrasi seperti Radeon 780M iGPU.
Sumber: Reddit r/radeon (u/Mercennarius)








