AMD kini diizinkan untuk kembali menjual GPU AI MI308 ke pasar Tiongkok setelah peninjauan regulasi ekspor AS. Hal ini menandai langkah penting dalam kompetisi chip AI di pasar yang sangat dibatasi.
Ringkasan
Setelah sebelumnya tertahan karena regulasi ekspor dari pemerintah AS, AMD akhirnya mendapat lampu hijau untuk melanjutkan penjualan GPU MI308 di Tiongkok. Keputusan ini datang tak lama setelah NVIDIA juga kembali mengirimkan GPU H20 ke wilayah tersebut, menunjukkan sinyal pelonggaran terbatas terhadap pembatasan ekspor teknologi AI.
Detail GPU dan Posisi di Pasar
- MI308 adalah GPU kelas data center generasi terbaru AMD berbasis arsitektur CDNA 3, dirancang untuk pelatihan dan inferensi AI skala besar.
- GPU ini merupakan pesaing langsung dari lini NVIDIA H100 dan H200, serta dirancang untuk deployment di AI hyperscaler, cloud training, dan LLM.
- Meskipun versi untuk pasar Tiongkok mungkin memiliki spesifikasi yang disesuaikan agar tidak melanggar batasan ekspor, MI308 tetap dianggap sebagai solusi kelas atas untuk AI enterprise.
Konteks Regulasi
- Pemerintah AS sejak 2022 membatasi ekspor GPU AI berperforma tinggi ke Tiongkok, namun beberapa produsen seperti NVIDIA dan AMD merancang SKU alternatif untuk tetap bisa mengakses pasar tersebut.
- Izin penjualan GPU ini biasanya diberikan setelah evaluasi spesifikasi teknis dan kesesuaian dengan batas performa ekspor.
Dampak di Pasar
- Keputusan ini memungkinkan AMD memperluas jejaknya di Tiongkok dalam menghadapi dominasi NVIDIA.
- Menjadi peluang besar untuk vendor lokal dan integrator sistem di Tiongkok dalam mendapatkan alternatif GPU AI selain produk NVIDIA.
Target Pengguna
- Pusat data AI di Tiongkok
- Penyedia layanan cloud dan LLM training lokal
- Vendor sistem seperti Lenovo, Inspur, dan Sugon








