
NVIDIA kembali memperluas ekosistem teknologi grafisnya dengan menghadirkan pembaruan mingguan untuk fitur NVIDIA DLSS, NVIDIA Reflex, dan efek ray-tracing tingkat lanjut. Langkah ini diambil guna menyajikan pengalaman bermain game PC terbaik bagi para pengguna kartu grafis GeForce RTX. Bersamaan dengan momentum Steam Next Fest yang diselenggarakan oleh Valve, para pengembang berkesempatan merilis versi demo dan pengujian terbatas yang langsung disuntikkan teknologi visual mutakhir milik NVIDIA.
Dalam pembaruan pekan ini, fokus utama tertuju pada kehadiran fase Open Beta untuk game Mortal Shell II, versi demo dari The Sinking City 2, peluncuran awal game Empulse, serta peningkatan teknologi native pada Subnautica 2.
Open Beta Mortal Shell II Dilengkapi DLSS dan Ray Tracing
Game besutan Cold Symmetry dan Playstack, Mortal Shell II, hadir membawa ekspansi masif dari seri pendahulunya yang bergenre Souls-like. Game action-RPG ini menawarkan sistem pertarungan yang memicu adrenalin tanpa batas, desain senjata yang lebih mendalam dengan opsi peningkatan (upgrade) yang luas, serta fokus pada aspek eksplorasi bebas. Pemain akan disuguhkan dunia terbuka (open-world) interconnected yang dirancang secara padat dan efisien guna menghargai waktu bermain para pemain.
Di dalam dunia yang dipenuhi kuil-kuil kuno, hutan terlarang, makam es, hingga benteng tulang ini, tersebar lebih dari 60 ruang bawah tanah (dungeons). Setiap dungeon menyajikan tantangan berat yang akan menguji keahlian bertarung serta kombinasi persenjataan yang telah dikumpulkan sepanjang perjalanan.
Sebelum peluncuran penuh game ini pada akhir tahun, fase Open Beta Mortal Shell II resmi dibuka untuk memberikan akses pada jam-jam awal permainan, mulai dari bagian Prolog hingga wilayah eksplorasi pertama. Pemain akan memulai perjalanan karakter Harbinger dengan merasuki Shell yang gugur dan menjelajahi area awal dunia terbuka, membersihkan suar (beacons), menyelesaikan dungeon opsional, melawan mini-boss tersembunyi, hingga berhadapan dengan Magdalena sang Lady of the Woods.
Pemain yang berhasil melangkah melampaui area Marrow Keep akan mendapatkan hak istimewa untuk melewati bagian Prolog saat game penuhnya dirilis nanti, sekaligus membuka hadiah kosmetik eksklusif bernama The Flayed Harbinger. Selama fase Open Beta ini, para pengguna GeForce RTX dapat mendongkrak performa visual game menggunakan fitur DLSS Super Resolution, Multi Frame Generation, serta efek pantulan berbasis ray-traced dan pencahayaan global (global illumination).


Demo The Sinking City 2 Tawarkan Kualitas Visual Maksimal
Game horor investigasi dari Frogwares, The Sinking City 2, mengambil latar tempat di kota Arkham pada era 1920-an di Amerika Serikat dengan sentuhan tema fiksi Lovecraftian. Kisahnya berpusat pada bencana banjir supernatural yang menenggelamkan kota dan menyisakan para penduduk yang mulai kehilangan akal sehat, di tengah teror makhluk mengerikan yang berkeliaran di jalanan.
Pemain akan berperan sebagai Calvin Rafferty, seorang petualang okultisme yang tindakannya memicu konsekuensi fatal. Setelah sebuah ritual mimpi buruk berjalan kacau, kekasihnya yang bernama Faye terjebak dalam kondisi tidur misterius yang tidak bisa terbangun. Calvin harus menyusuri jalanan kota yang terendam banjir demi menyelamatkan kekasihnya, sekaligus menghadapi wabah makhluk asing bernama The Slither yang mampu merasuki dan mengubah mayat menjadi boneka hidup yang mematikan.
Menjelang peluncuran resminya pada 18 Agustus mendatang, Frogwares merilis demo permainan berdurasi satu jam. Demo ini memberikan kesempatan pertama bagi pemain untuk mengenal sosok Calvin Rafferty dan mengungkap misteri di balik perjalanan tragisnya di kota Arkham. Melalui versi demo ini, para pengguna GeForce RTX dapat langsung mengaktifkan fitur DLSS Super Resolution dan Multi Frame Generation untuk mempercepat performa frame rate sekaligus meningkatkan kualitas ketajaman gambar secara signifikan.

Game Shooter Empulse Siap Meluncur dengan DLSS 4.5 dan Reflex
Empulse merupakan game movement shooter dengan format pertempuran cepat 6v6 garapan 1047 Games. Mekanisme permainan game ini menuntut pergerakan lincah di mana pemain dapat melakukan wallrun maju-mundur, berayun menggunakan grapple hook, meluncur dengan Holojumps, hingga mengubah karakteristik permukaan area menggunakan bom P.A.I.N.T. untuk mendapatkan keuntungan taktis di medan perang. Setiap distrik di wilayah Freehold dirancang dengan vertikalitas dan jalur terintegrasi untuk mendukung ritme permainan yang dinamis.
Peta pertempuran juga dapat berubah secara dramatis ketika pemain berhasil mengklaim sebuah mech tempur yang dapat dikendalikan. Robot tempur ini dipersenjatai dengan artileri berat, kemampuan unik, serta kapasitas darah (health pool) yang sangat besar untuk mendominasi baku tembak atau membalikkan momentum keunggulan tim.
Empulse dijadwalkan memasuki fase Early Access pada tanggal 24 Juni. Para pemain yang menggunakan kartu grafis GeForce RTX dapat memaksimalkan kualitas visual menggunakan kombinasi DLSS Dynamic Multi Frame Generation dan Super Resolution. Selain itu, integrasi teknologi NVIDIA Reflex ikut disuntikkan untuk memangkas latensi PC secara masif, membuat respons input dari keyboard dan mouse berjalan lebih instan, yang memberikan keuntungan kompetitif dalam pertandingan multipemain berkecepatan tinggi.
Subnautica 2 Ditingkatkan ke Model Native DLSS 4.5
Game petualangan bertahan hidup bawah air dari Unknown Worlds, Subnautica 2, membawa pemain ke sebuah dunia asing yang sepenuhnya baru. Akibat konflik yang terus terjadi di tempat asal, organisasi Alterra memberikan kesempatan hidup baru bagi para Pioneer. Namun, saat kapal koloni CICADA mengantarkan para Pioneer menuju rumah baru mereka, sebuah insiden buruk terjadi di tengah jalan. Sistem kecerdasan buatan (AI) kapal bersikeras agar misi tetap dilanjutkan meskipun kondisi darurat terjadi. Terdampar dengan keterbatasan sumber daya, pemain harus melakukan segala cara untuk bertahan hidup demi masa depan umat manusia di planet tersebut.
Guna menaklukkan kedalaman laut, pemain dapat memanfaatkan berbagai peralatan canggih secara mandiri atau bermain bersama hingga tiga orang teman dalam mode online co-op. Eksplorasi ekosistem bawah laut yang menakjubkan dapat dilakukan menggunakan kapal selam mini bernama Tadpole. Pemain juga dituntut merancang dan membangun basis pertahanan sebagai tempat berlindung saat petualangan mulai memasuki wilayah perairan dalam yang berbahaya.
Subnautica 2 sendiri telah memasuki fase Early Access sejak bulan Mei lalu dan berhasil membukukan penjualan hingga jutaan kopi dalam waktu singkat. Pada awal peluncurannya, game ini sudah mendukung fitur DLSS Super Resolution dan Frame Generation, yang konfigurasinya dapat disesuaikan lebih lanjut melalui aplikasi NVIDIA App untuk mendapatkan kualitas gambar yang lebih baik.
Saat ini, Subnautica 2 telah meningkatkan sistem internalnya dengan mengadopsi model pembelajaran mesin DLSS 4.5 Super Resolution secara native. Pembaruan ini memastikan seluruh pengguna kartu grafis GeForce RTX akan langsung menerima kualitas visual terbaik serta peningkatan performa frame rate yang lebih stabil tanpa memerlukan penyesuaian manual tambahan pada sistem eksternal.
Sumber: NVIDIA Press Release








