
Bocoran terbaru mengungkap potensi konsumsi daya ekstrem dari prosesor desktop flagship Intel Core Ultra Series 4 berbasis arsitektur Nova Lake-S. Dalam kondisi beban maksimum dengan batas daya dinonaktifkan, prosesor ini dikabarkan mampu menarik daya hingga 700 watt—angka yang jauh melampaui generasi desktop Intel saat ini.
Prosesor teratas Nova Lake-S disebut mengusung total 52 core, terdiri dari 16 Performance Core, 32 Efficiency Core, serta 4 E-core berdaya rendah yang berada di low-power island. Selain lonjakan jumlah core, chip ini juga dilaporkan membawa big last-level cache (bLLC) berkapasitas besar, yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja pada beban kerja berat dan paralel.
Sebagai perbandingan, Core Ultra 9 285K generasi saat ini, ketika dijalankan dengan profil daya ekstrem, dapat mencapai konsumsi daya sekitar 490 watt pada level PL4 dalam durasi singkat. Angka 700 watt pada Nova Lake-S menandakan lompatan signifikan dalam ambisi performa Intel, sekaligus menempatkan tuntutan besar pada sistem pendinginan dan suplai daya.
Manajemen Frekuensi dan Konsep Low-Power Island
Selain isu konsumsi daya, bocoran lain turut menyoroti perubahan penting pada cara Intel mengelola frekuensi core di Nova Lake-S. Frekuensi dasar prosesor disebut hanya memengaruhi Performance Core dan Efficiency Core yang berada di dalam compute complex, sementara E-core yang berada di low-power island tidak terikat pada parameter tersebut.
Pendekatan ini menandai pertama kalinya Intel menghadirkan konsep low-power island pada prosesor desktop. Dengan desain tersebut, Nova Lake-S mampu melakukan clock-gating pada hampir seluruh compute complex saat sistem berada dalam kondisi idle. Tujuannya adalah menekan konsumsi daya secara signifikan ketika beban kerja ringan, meskipun chip ini tetap dirancang untuk melesat sangat tinggi saat semua batasan dilepas.
Implikasi untuk Platform Desktop
Jika bocoran ini akurat, Nova Lake-S akan menjadi salah satu prosesor desktop paling rakus daya yang pernah dirancang Intel. Hal ini mengisyaratkan bahwa pengguna kelas enthusiast yang menargetkan performa puncak perlu menyiapkan ekosistem pendukung yang sepadan, mulai dari motherboard kelas atas, VRM berkapasitas besar, pendingin ekstrem, hingga PSU dengan headroom sangat tinggi.
Di sisi lain, kehadiran low-power island menunjukkan bahwa Intel juga berupaya menyeimbangkan efisiensi dan performa. Meski konsumsi daya puncaknya sangat tinggi, arsitektur ini dirancang agar tetap hemat energi saat tidak dibutuhkan, sebuah kompromi penting di tengah meningkatnya perhatian terhadap efisiensi sistem desktop modern.
Dengan kombinasi jumlah core masif, cache besar, dan pendekatan manajemen daya baru, Nova Lake-S tampaknya diposisikan sebagai puncak performa desktop Intel generasi berikutnya—meski dengan konsekuensi kebutuhan daya yang tidak main-main.








