AMD Ryzen 9 9950X3D2 Dual Edition Mulai Buka Pre-Order, Bawa Cache Raksasa 192 MB

AMD secara resmi mulai membuka keran pemesanan (pre-order) untuk prosesor desktop terbaru mereka, Ryzen 9 9950X3D2 Dual Edition, melalui toko resmi di platform JD.com untuk pasar Tiongkok. Dijual dengan harga ritel yang disarankan sebesar $899, model ini diposisikan lebih premium dengan selisih harga sekitar $200 dibandingkan harga peluncuran Ryzen 9 9950X3D standar.
Di pasar Tiongkok, konsumen dapat melakukan pemesanan dengan deposit sebesar 100 RMB, yang nantinya akan dikonversi menjadi potongan 300 RMB sebagai keuntungan pemesanan awal. Pelunasan sisa pembayaran dijadwalkan pada 22 April, yang juga menjadi tanggal peluncuran ritel resmi secara global. Meski pemesanan sudah dimulai di Tiongkok, toko-toko di wilayah Barat seperti Amerika Serikat dan Eropa saat ini terpantau baru menyediakan halaman notifikasi ketersediaan tanpa opsi pre-order langsung.
Secara teknis, Ryzen 9 9950X3D2 Dual Edition merupakan prosesor 16-core dan 32-thread berbasis mikroarsitektur “Zen 5”. Perbedaan utama sekaligus daya tarik terbesarnya terletak pada konfigurasi 3D V-Cache. Tidak seperti seri 9950X3D biasa yang hanya menyematkan 3D V-Cache pada salah satu dari dua CCD miliknya, edisi Dual Edition ini memiliki tumpukan cache pada kedua chiplet 8-core tersebut.
Konfigurasi ganda ini menghasilkan total L3 cache sebesar 192 MB pada paket prosesor, dengan total akumulasi cache (L2+L3) mencapai 208 MB. Dengan ketersediaan cache besar di kedua CCD, prosesor ini tidak lagi bergantung sepenuhnya pada optimasi software atau penjadwalan sistem operasi untuk mengarahkan beban kerja, menjadikannya jauh lebih mumpuni untuk kebutuhan produktivitas berat dan beban kerja stasiun kerja (workstation).
Namun, peningkatan kapasitas cache ini membawa kompensasi pada spesifikasi lainnya. Ryzen 9 9950X3D2 memiliki frekuensi boost maksimal sebesar 5,60 GHz, atau sekitar 100 MHz lebih rendah dibandingkan varian standar. Selain itu, kebutuhan dayanya juga meningkat dengan TDP sebesar 200 W, naik dari 170 W pada model sebelumnya. Meskipun tetap kompatibel dengan soket AM5, para pengguna wajib melakukan pembaruan firmware UEFI pada motherboard mereka untuk dapat menjalankan prosesor ini secara optimal.








