OpenAI Pertimbangkan Iklan Berbasis Memori di ChatGPT, Ikuti Jejak Meta

OpenAI dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk menampilkan iklan (ads) di ChatGPT, termasuk potensi iklan berbasis memori (memory-based ads), sebagai upaya baru untuk memperkuat pendapatan perusahaan yang dinilai belum stabil.
💸 OpenAI di Persimpangan Bisnis: Antara AI dan Monetisasi
Meski kini bernilai sekitar $500 miliar, OpenAI masih menghadapi tantangan besar dalam mencetak keuntungan jangka panjang.
Menurut laporan Financial Times, dari sekitar 800 juta pengguna ChatGPT, hanya 5% yang berlangganan versi berbayar, sementara 70% dari pendapatan $13 miliar OpenAI berasal dari pelanggan komersial dan enterprise.
Untuk menutup celah pendapatan, perusahaan kini tengah mengevaluasi strategi iklan dalam ChatGPT, terutama dengan pendekatan berbasis konteks dan memori pengguna — mirip seperti model bisnis Meta (Facebook/Instagram) yang mengandalkan personalisasi berbasis data.
🧠 Iklan Berbasis Memori: Apa Artinya?
Fitur “memori” ChatGPT memungkinkan sistem mengingat preferensi pengguna, gaya komunikasi, hingga topik yang sering dibahas.
Jika diimplementasikan, OpenAI dapat menggunakan konteks ini untuk menayangkan iklan yang relevan secara personal, misalnya:
- Menampilkan rekomendasi produk saat pengguna membicarakan topik tertentu,
- Menyisipkan tautan sponsor dalam jawaban yang kontekstual,
- Atau menyesuaikan brand suggestion berdasarkan riwayat percakapan.
Namun langkah ini bisa memunculkan isu privasi dan etika, mengingat pengguna mungkin tidak nyaman jika percakapan pribadi mereka digunakan untuk menargetkan iklan.
👥 “Meta-fication” di OpenAI
Menurut laporan The Information, lebih dari 630 mantan karyawan Meta kini bekerja di OpenAI, mewakili sekitar 20% dari total tenaga kerja.
Banyak dari mereka disebut mendorong model bisnis berbasis iklan, dengan dalih bahwa:
“Sebagian pengguna sudah berasumsi bahwa jawaban ChatGPT disusun berdasarkan sponsor, jadi menambahkan iklan resmi akan memperjelas transparansi.”
Hal ini menandakan pergeseran arah OpenAI — dari visi awal “membangun AGI untuk kebaikan manusia” menjadi perusahaan konsumen berbasis produk dan monetisasi, mirip dengan transformasi yang dijalani Meta.
🌍 Strategi Diversifikasi: ChatGPT Go dan Kredit Berbayar
Selain rencana iklan, OpenAI juga memperluas akses ke paket ChatGPT Go — versi murah dari ChatGPT berbayar.
Langganan ini kini tersedia di Austria, Ceko, Denmark, Norwegia, Polandia, Portugal, Spanyol, dan Swedia, dengan harga:
- €4 / $4 / £3.50 per bulan
ChatGPT Go menghapus banyak batasan dari versi gratis, namun tidak menyediakan akses ke model “Thinking” atau “Thinking-High”.
Selain itu, OpenAI juga mulai menjual kredit untuk layanan Codex dan Sora seharga $40 per 1.000 kredit, sebagai sumber pendapatan tambahan.
🔮 Menuju ChatGPT yang Lebih Komersial
Jika terealisasi, ChatGPT akan memasuki fase baru:
- Dari asisten AI yang netral,
- Menjadi platform AI berbasis konteks dan iklan,
- Dengan pengalaman yang lebih personal, tetapi juga berpotensi mengorbankan privasi.
Langkah ini juga sejalan dengan tren industri — di mana Google telah lebih dulu mengumumkan integrasi iklan ke dalam AI Search dan AI Mode.
Sumber: Financial Times, The Information, OpenAI








