Artificial Intelligence (AI)

OpenAI Perbarui GPT-5 agar ChatGPT Lebih Peka dan Dukung Kesehatan Emosional

OpenAI mulai meluncurkan pembaruan besar untuk model GPT-5 Instant di ChatGPT, yang kini dirancang agar lebih peka terhadap kondisi emosional pengguna. Pembaruan ini memungkinkan ChatGPT memahami tanda-tanda stres atau kesedihan dan merespons dengan cara yang lebih empatik dan mendukung.

GPT-5 Kini Lebih Responsif Secara Emosional

Menurut keterangan OpenAI, model terbaru ini telah dilatih untuk mendeteksi potensi tanda-tanda tekanan emosional secara lebih akurat dan memberikan respons yang menenangkan serta membumi.

“Ketika GPT-5 mendeteksi pengguna sedang mengalami kesulitan emosional, model ini akan berusaha memberikan dukungan dengan bahasa yang positif dan mendorong pengguna menuju sumber bantuan nyata bila diperlukan,” jelas OpenAI.

Pembaruan ini dikembangkan dengan bantuan pakar kesehatan mental, sehingga pendekatan empatinya tidak menggantikan dukungan profesional, tetapi dapat menjadi pendamping percakapan awal bagi pengguna yang sedang merasa tidak baik-baik saja.

Menjawab Kritik terhadap GPT-5 Sebelumnya

Sebelumnya, GPT-5 sempat menuai kritik karena dianggap terlalu kaku dan rasional, terutama oleh pengguna GPT-4 yang terbiasa dengan gaya interaksi lebih hangat. Dengan pembaruan ini, OpenAI berupaya mengembalikan keseimbangan antara empati dan kepraktisan, agar ChatGPT tetap membantu tanpa kehilangan sisi manusiawinya.

Model Routing Otomatis

OpenAI juga menambahkan mekanisme baru yang secara otomatis mengalihkan percakapan terkait dukungan emosional ke GPT-5 Instant, model dengan waktu respons lebih cepat dan penyesuaian bahasa lebih halus.

“Ketika pengguna memilih GPT-5 Auto atau model non-reasoning, sistem akan secara otomatis mengarahkan percakapan ke GPT-5 Instant untuk memberikan respons yang lebih cepat dan bermanfaat,” tulis OpenAI.

ChatGPT akan tetap transparan dalam memberi tahu pengguna model mana yang sedang aktif bila diminta.

Peluncuran Bertahap

Pembaruan GPT-5 Instant ini mulai diluncurkan secara bertahap hari ini untuk seluruh pengguna ChatGPT. OpenAI menegaskan bahwa fitur ini bukan pengganti layanan kesehatan mental, melainkan alat pendukung agar pengguna dapat merasa lebih dipahami saat berinteraksi dengan AI.


Sumber: BleepingComputer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button