Microsoft Akui Bug Anti-Spam Blokir URL di Exchange Online dan Teams

Microsoft sedang menangani bug pada sistem anti-spam yang secara keliru memblokir tautan (URL) di Exchange Online dan Microsoft Teams, serta mengarantina sebagian email pengguna.
Penyebab Masalah
Menurut peringatan layanan yang dilihat oleh BleepingComputer, masalah ini dipicu oleh mesin anti-spam yang salah menandai URL bersarang di dalam URL lain sebagai berbahaya. Akibatnya, sejumlah email ikut masuk ke karantina, meskipun tautan di dalamnya sebenarnya aman.
Masalah mulai terjadi sejak 5 September 2025, ketika admin mulai menerima peringatan dengan judul “A potentially malicious URL click was detected involving one user”, meskipun tautan yang dimaksud telah dikonfirmasi tidak berbahaya.
Respons Microsoft
- Microsoft mengidentifikasi lebih dari 6.000 URL yang terpengaruh.
- Tim teknis sedang membuka blokir URL tersebut sekaligus memulihkan email yang salah ditandai.
- Sebuah perbaikan sudah diterapkan agar proses sinkronisasi tidak lagi menyebabkan pesan masuk ke karantina.
Meski begitu, Microsoft mengakui masih ada subset URL baru yang terkena dampak dan saat ini sedang diperbaiki. Dalam pembaruan per 8 September, perusahaan menyatakan sebagian besar masalah telah teratasi, tetapi analisis akar masalah masih berlangsung.
Pola Insiden Serupa
Ini bukan pertama kalinya bug anti-spam Microsoft menimbulkan false positive di Exchange Online:
- Mei 2025 → Model pembelajaran mesin salah menandai email dari Gmail sebagai spam.
- April 2025 → Email resmi Adobe ditandai sebagai spam.
- Maret 2025 → Bug lain mengakibatkan email pengguna secara keliru masuk ke karantina.
Status Terkini
Microsoft belum mengungkap jumlah pelanggan atau wilayah yang terdampak, namun insiden ini diklasifikasikan sebagai incident, artinya ada dampak nyata terhadap pengalaman pengguna.








