Security

Microsoft Selidiki Gangguan Copilot di Eropa

Pada 9 Desember 2025, Microsoft mengonfirmasi adanya gangguan layanan Copilot yang memengaruhi pengguna di Inggris dan Eropa. Beberapa pengguna tidak dapat mengakses Copilot sama sekali, sementara sebagian lainnya mengalami penurunan fungsi pada fitur tertentu.

Penyebab Gangguan

Microsoft menjelaskan bahwa masalah ini berasal dari capacity scaling issue akibat lonjakan trafik yang tidak terduga. Sistem autoscaling tidak mampu memenuhi permintaan, sehingga tim harus melakukan manual scaling untuk meningkatkan ketersediaan layanan.

Update terbaru juga mengungkap adanya masalah load balancing yang memperburuk dampak gangguan. Microsoft sedang melakukan perubahan aturan load balancing sembari terus menambah kapasitas untuk menstabilkan layanan.

Dampak Layanan

  • Copilot: Pengguna di Inggris dan Eropa terdampak langsung, dengan potensi akses terblokir atau fungsi terbatas.
  • Microsoft Defender for Endpoint: Insiden terpisah (DZ1193516) menyebabkan sebagian admin mengalami error saat mengakses fitur seperti device inventory dan threat analytics.
  • Defender XDR: Sepekan sebelumnya, Microsoft juga sempat mengatasi gangguan yang memblokir akses ke portal XDR, termasuk fitur threat hunting alerts.

Tindakan Microsoft

  • Mengisolasi akar masalah melalui telemetry monitoring.
  • Melakukan manual scaling kapasitas untuk memperbaiki ketersediaan.
  • Menyesuaikan aturan load balancing untuk mengurangi dampak.
  • Memantau secara ketat agar hasil yang diharapkan tercapai.

Gangguan ini menunjukkan tantangan besar dalam menjaga ketersediaan layanan AI berbasis cloud di tengah lonjakan trafik. Microsoft menegaskan komitmennya untuk segera memulihkan layanan Copilot dan Defender agar pengguna dapat kembali beroperasi normal.

Sumber: BleepingComputer, Ars Technica

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button