Microsoft Ingatkan Dukungan Windows 10 Berakhir dalam 30 Hari

Microsoft kembali mengingatkan pengguna bahwa dukungan untuk Windows 10 akan berakhir pada 14 Oktober 2025, atau tepat 30 hari sejak pengumuman terbaru ini. Setelah tanggal tersebut, sistem operasi populer yang dirilis hampir satu dekade lalu itu tidak lagi menerima pembaruan keamanan, perbaikan bug, maupun bantuan teknis resmi.
Akhir Dukungan untuk Semua Edisi Windows 10
Dalam pembaruan di Message Center, Microsoft menegaskan bahwa Windows 10 versi 22H2 (Home, Pro, Enterprise, Education, dan IoT Enterprise) akan mencapai akhir masa layanan pada 14 Oktober mendatang. Hal yang sama berlaku bagi Windows 10 2015 LTSB dan Windows 10 IoT Enterprise LTSB 2015.
Pembaruan keamanan bulanan pada Oktober 2025 akan menjadi yang terakhir. Setelah itu, perangkat berbasis Windows 10 tidak lagi memperoleh perlindungan dari ancaman terbaru.
Pilihan Bagi Pengguna
Microsoft menyarankan pengguna untuk segera beralih ke Windows 11, baik dengan meng-upgrade perangkat yang memenuhi syarat atau menggunakan Windows 365 untuk pengalaman cloud PC.
Bagi yang ingin menunda migrasi, tersedia program Extended Security Updates (ESU) dengan biaya:
- $30 per tahun untuk pengguna rumahan
- $61 per perangkat per tahun untuk pelanggan enterprise
Menariknya, pengguna rumahan dapat mengakses ESU gratis dengan menukarkan poin Microsoft Rewards atau mengaktifkan Windows Backup untuk sinkronisasi data ke cloud.
Selain itu, VM Windows 10 serta perangkat yang mengakses Windows 11 Cloud PC via Windows 365 bisa tetap menerima ESU tanpa biaya tambahan.
Opsi lain adalah beralih ke Windows 10 LTSC (Long-Term Servicing Channel), yang ditujukan untuk perangkat khusus seperti peralatan industri dan medis. Contohnya:
- Windows 10 Enterprise LTSC 2021 akan berakhir dukungan utama pada 12 Januari 2027.
- Windows 10 Enterprise LTSC 2019 memiliki dukungan diperpanjang hingga 9 Januari 2029.
Windows 11 Kini Lebih Dominan
Berdasarkan data Statcounter Global Stats, Windows 11 kini telah melampaui jumlah instalasi Windows 10 dengan pangsa 53% dibanding 42%. Di kalangan gamer, survei Steam Hardware & Software per Agustus 2025 menunjukkan 60,39% sudah menggunakan Windows 11, sedangkan 35,08% masih bertahan di Windows 10.
Dengan berakhirnya dukungan Windows 10, Microsoft berharap transisi ke Windows 11 dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memastikan pengguna tetap terlindungi dari risiko keamanan terbaru.
Sumber: Microsoft








