Microsoft mengumumkan bahwa aplikasi Authenticator versi iOS kini secara penuh menggunakan layanan Apple iCloud untuk proses pencadangan (backup), menggantikan sistem penyimpanan sebelumnya. Langkah ini diambil untuk menyederhanakan pengalaman pengguna iOS dan memperkuat integrasi dengan ekosistem Apple.
Ringkasan
Mulai Juli 2025, semua data cadangan Microsoft Authenticator di iOS akan disimpan eksklusif di Apple iCloud. Perubahan ini berlaku untuk pengguna iPhone yang ingin menyimpan akun MFA, OTP, dan konfigurasi login dua langkah mereka.
Apa yang Berubah?
- Sebelumnya:
Microsoft Authenticator menyimpan backup di akun Microsoft yang ditautkan, dengan enkripsi tersendiri. - Sekarang:
Backup akan dilakukan langsung ke iCloud, menggunakan enkripsi Apple. Hal ini juga memudahkan proses pemulihan akun saat ganti perangkat.

Detail Fitur Baru:
- Otomatis Tersimpan di iCloud:
- Diperlukan akun Apple ID dengan iCloud aktif
- Tidak perlu lagi akun Microsoft untuk proses backup di perangkat iOS
- Proses Pemulihan Lebih Sederhana:
- Cukup login ke iCloud saat setup perangkat baru untuk mengembalikan Authenticator
- Tidak lagi perlu memverifikasi identitas melalui email atau kode tambahan dari Microsoft
- Berlaku Hanya di iOS:
- Perubahan ini tidak memengaruhi pengguna Android
- Android tetap menggunakan backup berbasis akun Microsoft
Potensi Manfaat:
- Lebih terintegrasi dengan ekosistem Apple
- Migrasi perangkat jadi lebih mudah dan cepat
- Kurangi risiko kehilangan akses karena backup terpisah
Hal yang Perlu Diperhatikan:
- Pengguna tetap disarankan untuk mengaktifkan proteksi biometrik (Face ID/Touch ID) di aplikasi
- Pastikan iCloud aktif dan tersedia ruang penyimpanan memadai
- Backup terenkripsi oleh Apple, bukan Microsoft — kontrol akses pun mengacu pada kebijakan Apple








