Acronis Peringatkan Celah Keamanan Plugin Backup cPanel yang Aktif Dieksploitasi

Acronis memperingatkan adanya kerentanan Linux local privilege escalation dengan tingkat keparahan tinggi pada plugin backup untuk cPanel & WHM dan Plesk yang telah terdeteksi dieksploitasi di dunia nyata.
Kerentanan yang dilacak sebagai CVE-2026-87886 memiliki skor CVSS 7,8 dan dapat memungkinkan penyerang dengan hak akses rendah meningkatkan tingkat privilege mereka pada server Linux yang rentan.
Bagi perusahaan web hosting dan administrator server yang menggunakan integrasi backup Acronis, pembaruan keamanan tersebut perlu mendapat perhatian karena eksploitasi telah terdeteksi dalam serangan yang disebut Acronis sebagai terbatas dan tertarget.
Celah Privilege Escalation pada Plugin Backup Acronis
CVE-2026-87886 merupakan kerentanan local privilege escalation. Eksploitasi dapat dilakukan oleh attacker dengan privilege rendah untuk meningkatkan hak aksesnya pada server Linux.
Jika berhasil, penyerang berpotensi memperoleh kemampuan untuk mengakses atau memodifikasi data sensitif maupun mengganggu sistem.
Salah satu karakteristik yang membuat celah ini penting bagi administrator adalah eksploitasi tidak memerlukan interaksi pengguna.
Acronis belum merilis rincian teknis mengenai mekanisme eksploitasi CVE-2026-87886. Perusahaan sengaja menunda publikasi detail tersebut agar administrator memiliki waktu untuk memasang patch sebelum informasi teknis yang lebih lengkap tersedia.
Digunakan pada Lingkungan cPanel, WHM, dan Plesk
cPanel & WHM dan Plesk merupakan platform yang banyak digunakan perusahaan hosting serta administrator server untuk mengelola website dan infrastruktur melalui antarmuka grafis.
Plugin dan extension backup Acronis menghubungkan control panel tersebut dengan infrastruktur Acronis. Administrator dapat menggunakannya untuk melakukan backup dan restore berbagai komponen hosting, termasuk:
- Website.
- File.
- Database.
- Mailbox.
- Akun hosting.
Karena software tersebut berjalan pada server yang juga menangani berbagai layanan hosting, peningkatan privilege pada server yang berhasil dieksploitasi dapat memberikan akses lebih luas dibandingkan akses awal yang dimiliki penyerang.
Acronis Menemukan Eksploitasi di Dunia Nyata
Acronis pertama kali menerbitkan advisory singkat mengenai kerentanan ini pada akhir pekan sebelumnya.
Dalam pembaruan advisory pada 15 September 2026, perusahaan mengidentifikasinya sebagai CVE-2026-87886 dan memberikan skor keparahan 7,8.
Acronis menyatakan telah mendeteksi eksploitasi CVE-2026-87886 di dunia nyata dalam serangan terbatas dan tertarget terhadap deployment Acronis Backup plugin untuk cPanel & WHM.
Namun, terdapat keterbatasan dalam informasi yang tersedia.
Dalam pernyataannya, Acronis menjelaskan bahwa penilaian mengenai eksploitasi tersebut didasarkan pada satu laporan dari pelanggan yang berpotensi terdampak.
Perusahaan belum mengungkapkan kapan aktivitas tersebut terjadi maupun siapa pelakunya.
Belum Ada Indikator Kompromi yang Dipublikasikan
Hingga saat ini, Acronis belum mengidentifikasi Indicators of Compromise (IoC) tertentu yang dapat digunakan administrator untuk memastikan apakah server mereka telah menjadi korban eksploitasi.
Perusahaan juga belum mengungkapkan dampak yang dialami korban selain konsekuensi privilege escalation yang dijelaskan dalam advisory.
Kondisi tersebut membuat patching menjadi langkah mitigasi utama bagi administrator yang menggunakan versi terdampak.
Administrator tidak disarankan menunggu hingga rincian teknis eksploitasi atau IoC dipublikasikan sebelum melakukan pembaruan.
Versi cPanel & WHM yang Terdampak
Untuk Acronis Backup plugin for cPanel & WHM, versi yang terdampak adalah build yang lebih lama dari 1.9.3.1021.
Perbaikannya tersedia melalui:
Acronis Backup plugin for cPanel & WHM 1.9.3 HF3
Administrator yang menjalankan versi sebelum build yang telah diperbaiki perlu memastikan plugin diperbarui sesuai versi yang direkomendasikan Acronis.
Versi Plesk yang Terdampak
Untuk integrasi Plesk, kerentanan memengaruhi:
Acronis Backup extension for Plesk dengan build lebih lama dari 1.8.11.638.
Versi yang telah diperbaiki adalah:
Acronis Backup extension for Plesk 1.8.11
Administrator Plesk yang menggunakan extension Acronis perlu memeriksa build yang terpasang dan melakukan update apabila masih berada pada versi terdampak.
Daftar Versi dan Perbaikan
| Produk | Versi Terdampak | Versi Perbaikan |
|---|---|---|
| Acronis Backup plugin for cPanel & WHM | Build < 1.9.3.1021 | 1.9.3 HF3 |
| Acronis Backup extension for Plesk | Build < 1.8.11.638 | 1.8.11 |
CVE: CVE-2026-87886
Severity: High
CVSS: 7,8
Jenis: Linux local privilege escalation
Status: Eksploitasi di dunia nyata telah terdeteksi
Administrator Hosting Disarankan Segera Melakukan Update
Acronis merekomendasikan seluruh pengguna yang menjalankan integrasi backup untuk cPanel & WHM maupun Plesk segera memasang pembaruan yang tersedia.
Langkah ini menjadi semakin penting karena perusahaan telah menerima laporan mengenai eksploitasi aktif, meskipun aktivitas yang diketahui sejauh ini disebut terbatas dan tertarget.
Untuk administrator server hosting, pemeriksaan sebaiknya mencakup seluruh server yang menggunakan plugin atau extension Acronis terdampak. Setelah pembaruan dilakukan, administrator juga dapat meninjau log dan aktivitas sistem untuk mencari perilaku yang tidak biasa.
Karena Acronis belum mempublikasikan indikator kompromi atau rincian teknis eksploitasi, tidak adanya tanda mencurigakan bukan berarti server dapat dipastikan tidak pernah menjadi target.
Dengan patch yang telah tersedia, administrator cPanel, WHM, dan Plesk sebaiknya memprioritaskan pembaruan CVE-2026-87886 sebelum rincian teknis eksploitasi yang lebih lengkap beredar secara luas.
Sumber: Acronis








