News

MediaTek Dimensity 9600 Pro Resmi Meluncur dengan Proses 2 nm dan AI hingga 30 Miliar Parameter

MediaTek resmi memperkenalkan Dimensity 9600 Pro, chipset flagship terbaru untuk smartphone yang membawa sejumlah peningkatan besar pada performa, efisiensi daya, kemampuan AI, gaming, serta fotografi komputasional.

Salah satu perubahan terbesar pada Dimensity 9600 Pro adalah penggunaan proses manufaktur 2 nm, yang menjadi tonggak baru dalam pengembangan chipset mobile. MediaTek mengklaim menjadi perusahaan pertama yang mengumumkan pencapaian teknologi tersebut pada lini chipset smartphone.

Selain peningkatan performa konvensional, Dimensity 9600 Pro dirancang dengan fokus kuat pada on-device AI dan agentic AI. MediaTek menggabungkan CPU, GPU, dan dual-NPU untuk memungkinkan smartphone menjalankan workload AI yang semakin kompleks secara langsung di perangkat.

CPU All Big Core dengan Kecepatan hingga 4,55 GHz

Dimensity 9600 Pro menggunakan konfigurasi 2+3+3 All Big Core CPU yang terdiri dari delapan core berperforma tinggi.

Konfigurasinya mencakup dua core C2-Ultra dengan clock speed hingga 4,55 GHz, tiga core C2-Pro dengan kecepatan hingga 4,35 GHz, serta tiga core C2-Pro lainnya dengan clock speed hingga 3,1 GHz.

Dibandingkan generasi sebelumnya, MediaTek mengklaim peningkatan performa hingga 17% untuk single-core dan 15% untuk multicore.

Menariknya, peningkatan performa tersebut juga disertai klaim efisiensi daya yang cukup signifikan. Konsumsi daya multicore disebut dapat berkurang hingga 61%.

Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan respons aplikasi yang lebih cepat sekaligus menjaga konsumsi daya ketika smartphone menjalankan workload berat.

Dual-NPU untuk Agentic AI

Sektor AI menjadi salah satu fokus utama Dimensity 9600 Pro. MediaTek membekali chipset ini dengan dual-NPU architecture dan Agentic AI Engine untuk menjalankan pemrosesan AI langsung pada perangkat.

Konsep agentic AI memungkinkan smartphone tidak sekadar menjalankan perintah sederhana, tetapi juga melakukan proses persepsi, reasoning, dan tindakan berdasarkan konteks yang tersedia.

NPU generasi kedua yang dirancang untuk efisiensi tinggi diklaim mampu mengurangi konsumsi daya hingga 40% untuk workload AI yang berjalan secara always-on.

Sementara itu, NPU 1090 menawarkan peningkatan hingga 51% pada LLM prefill performance dan peningkatan 55% pada token generation per watt.

Chipset ini juga mendukung aplikasi AI on-device dengan model hingga 30 miliar parameter.

Kemampuan tersebut dapat digunakan untuk berbagai skenario, termasuk menganalisis data yang tersimpan di perangkat, memberikan bantuan secara proaktif, hingga menghasilkan respons yang lebih personal berdasarkan konteks dan preferensi pengguna.

AI Computing Fusion Gabungkan CPU dan NPU

MediaTek juga memperkenalkan AI Computing Fusion Architecture pada Dimensity 9600 Pro.

Arsitektur ini menggabungkan kemampuan CPU dan NPU sebagai fondasi pemrosesan AI. Sistem tersebut didukung cache berukuran 34,5 MB dan menjadi salah satu platform awal yang membawa dukungan LPDDR6 memory serta UFS 5.0 storage.

MediaTek juga meningkatkan Dimensity Scheduling Engine untuk mengatur penggunaan computing resources, daya, dan memory secara lebih dinamis.

Dengan pengelolaan tersebut, sistem dapat mengalokasikan resource berdasarkan workload yang sedang berjalan. Tujuannya adalah menjaga responsivitas aplikasi sekaligus mengurangi konsumsi daya ketika banyak aplikasi tetap aktif di background.

Gaming hingga 185 FPS

Untuk gaming, Dimensity 9600 Pro mengandalkan G2-Ultra NX GPU.

GPU generasi baru tersebut diklaim menawarkan peningkatan peak performance hingga 27%, sementara konsumsi daya pada peak performance dapat turun hingga 24%. Kemampuan ray tracing juga meningkat hingga 18%.

MediaTek menyebut chipset ini mampu menghadirkan pengalaman gaming bergaya console pada smartphone dengan frame rate hingga 185 FPS pada skenario yang mendukung.

Dimensity 9600 Pro juga membawa Dimensity Neural Graphics Architecture, yang menggabungkan kemampuan GPU dan AI computing untuk meningkatkan kualitas serta efisiensi rendering.

Sementara itu, MediaTek HyperEngine digunakan untuk mengoptimalkan pengalaman bermain game agar tetap responsif dan stabil, termasuk pada resolusi tinggi.

Kemampuan Kamera dan Video Semakin Tinggi

MediaTek turut meningkatkan kemampuan imaging melalui Imagiq 1290 ISP dan Dimensity AI Imaging Fusion Architecture.

Arsitektur baru tersebut menggabungkan ISP dan NPU untuk computational photography serta content creation yang lebih kompleks.

Dimensity 9600 Pro mendukung NPU-powered 60 FPS motion capture, sehingga AI dapat digunakan untuk membantu proses tracking dan capture gerakan secara real-time.

Untuk video slow motion, chipset ini mendukung 4K 240 FPS native direct-output, memungkinkan perekaman ultra-slow-motion dengan resolusi tinggi tanpa harus mengandalkan proses tambahan untuk menghasilkan output tersebut.

Fitur video lainnya mencakup 4K60 AI True Color Tone, 4K120 cinematic log, serta kemampuan imaging hingga 17 EV.

Kombinasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas foto dan video dalam berbagai kondisi sekaligus memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi content creator.

Dimensity 9600M Hadir untuk Segmen yang Lebih Luas

Selain Dimensity 9600 Pro, MediaTek juga memperkenalkan Dimensity 9600M.

Chipset ini ditujukan untuk membawa sejumlah fitur flagship ke lebih banyak perangkat dengan tetap mempertahankan fokus pada performa dan efisiensi daya.

Dimensity 9600M menggunakan high-performance computing cores dan teknologi hardware serta software terbaru MediaTek. Chipset tersebut juga membawa Agentic AI Engine dan Dimensity Scheduling Engine.

Untuk AI, NPU-nya mendukung berbagai kemampuan on-device AI, termasuk always-on perception dan AI-enhanced imaging secara real-time.

Kemampuan imaging juga didukung ISP yang dirancang untuk professional-quality imaging dan real-time tracking.

Untuk gaming, Dimensity 9600M juga mendukung MediaTek HyperEngine dengan frame rate hingga 185 FPS pada skenario yang sesuai.

Smartphone Dimensity 9600 Pro Segera Hadir

MediaTek menyatakan smartphone pertama yang menggunakan Dimensity 9600 Pro dan Dimensity 9600M diharapkan meluncur pada kuartal ini.

Dengan perpindahan ke proses 2 nm, CPU All Big Core, dual-NPU, dukungan model AI hingga 30 miliar parameter, LPDDR6, UFS 5.0, GPU generasi baru, serta kemampuan imaging hingga 4K 240 FPS, Dimensity 9600 Pro membawa peningkatan di hampir seluruh aspek penting sebuah flagship SoC.

MediaTek juga semakin menempatkan AI sebagai bagian inti dari platform mobile. Pemrosesan AI tidak lagi hanya digunakan untuk fitur kamera atau optimasi sederhana, tetapi mulai diarahkan pada agentic AI yang dapat memahami konteks, memproses informasi lokal, dan membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas secara lebih otomatis.

Sumber: MediaTek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button