Samsung Produksi Massal Chip Tesla AI5 2 nm di Pabrik Texas untuk Sistem Full Self-Driving

Samsung dikabarkan akan memproduksi massal Tesla AI5, chip generasi terbaru untuk sistem Full Self-Driving (FSD) milik Tesla, di fasilitas manufakturnya yang berlokasi di Taylor, Texas, Amerika Serikat.
Produksi ini akan menggunakan proses fabrikasi Samsung SF2 2 nm, sekaligus menjadi salah satu proyek manufaktur semikonduktor terbesar Samsung di luar Korea Selatan.
Diproduksi di Amerika Serikat
Sebelumnya, Elon Musk mengungkapkan bahwa desain AI5 SoC telah selesai dikembangkan.
Kini, Tesla dipastikan akan memproduksi chip tersebut di fasilitas Samsung yang berada di Texas, memanfaatkan investasi manufaktur semikonduktor dalam negeri yang didukung melalui CHIPS Act Amerika Serikat.
Langkah ini juga sejalan dengan strategi Tesla untuk semakin memusatkan rantai pasok komponen penting di Amerika Serikat, bekerja sama dengan Samsung maupun TSMC yang sama-sama membangun fasilitas produksi di negara tersebut.
Samsung Raih Pelanggan Besar
Bagi Samsung, proyek AI5 menjadi pencapaian penting karena Tesla diperkirakan akan memesan chip dalam volume yang sangat besar.
Mayoritas produksi chip canggih Samsung selama ini masih dilakukan di Korea Selatan, sehingga proyek Tesla menjadi salah satu implementasi paling signifikan bagi fasilitas Taylor Fab yang baru dibangun.
Keberhasilan memperoleh kontrak ini juga memperkuat posisi Samsung Foundry di tengah persaingan dengan TSMC dalam memperebutkan pelanggan manufaktur semikonduktor kelas atas.
Dirancang untuk Full Self-Driving
Tesla mengembangkan AI5 sebagai prosesor utama bagi sistem Full Self-Driving (FSD) generasi berikutnya.
Menurut Elon Musk, performa AI5 diperkirakan setara dengan arsitektur NVIDIA Hopper.
Bahkan, Musk menyebut bahwa:
- Dua chip AI5 memiliki kemampuan komputasi yang sebanding dengan satu prosesor NVIDIA Blackwell.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Tesla menargetkan peningkatan kemampuan komputasi AI secara signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Dibekali Memori LPDDR5X Hingga 192 GB
Berdasarkan informasi yang beredar, setiap chip AI5 akan dipasangkan dengan total 12 modul memori SK hynix LPDDR5X.
Konfigurasinya terdiri dari:
- Enam modul di sisi kiri chip.
- Enam modul di sisi kanan chip.
Dengan kapasitas 16 GB untuk setiap modul, total memori yang tersedia mencapai 192 GB LPDDR5X untuk setiap AI5 SoC.
Kapasitas memori sebesar ini ditujukan untuk menangani beban komputasi AI yang sangat tinggi, khususnya pada proses pengolahan data sensor kendaraan secara real-time.
AI6 dan Dojo 3 Sudah Disiapkan
Selain AI5, Elon Musk juga mengungkapkan bahwa Tesla telah mulai mengembangkan berbagai chip generasi berikutnya.
Beberapa proyek yang sedang berjalan meliputi:
- AI6
- Dojo 3
- Berbagai chip khusus (custom ASIC) lainnya.
Tesla bahkan menargetkan siklus desain chip baru hanya sekitar sembilan bulan, jauh lebih cepat dibandingkan siklus pengembangan prosesor pada umumnya.
Untuk proyek-proyek mendatang, Tesla disebut akan tetap bekerja sama dengan:
- Samsung
- TSMC
- Intel (kemungkinan pada teknologi advanced packaging)
Apabila rencana tersebut berjalan sesuai jadwal, Tesla diperkirakan akan terus memperluas penggunaan chip AI buatannya sendiri guna mengurangi ketergantungan terhadap solusi komputasi dari vendor lain.
Sumber: Tom’s Hardware








