HP ZBook Ultra G3a Hadir dengan AMD Ryzen AI Max+ PRO dan Memori hingga 192 GB

HP memperkenalkan ZBook Ultra G3a 16-inch, mobile workstation generasi terbaru yang dirancang untuk menjalankan workload AI secara lokal. Perangkat ini menggabungkan performa workstation, kemampuan local AI, serta berbagai fitur untuk mendukung workflow profesional dalam form factor yang tetap ringkas dan mudah dibawa.
HP memosisikan ZBook Ultra G3a sebagai semacam personal AI factory bagi para profesional. Perangkat ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan kemampuan menjalankan large language models (LLM), AI agents, serta aplikasi profesional secara bersamaan tanpa selalu bergantung pada cloud.
ZBook Ultra G3a dikembangkan bersama AMD dan menghadirkan dukungan hingga AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 serta 192 GB unified memory.

Menjalankan AI Secara Lokal dengan AMD Ryzen AI Max+ PRO
Salah satu fitur utama ZBook Ultra G3a adalah kemampuannya menjalankan model AI berukuran besar langsung di perangkat.
HP dan AMD mengembangkan workstation ini untuk menangani large local AI models, AI agents, serta aplikasi profesional dalam satu sistem mobile. Konfigurasi tertingginya menawarkan hingga 192 GB unified memory, yang memungkinkan kapasitas memori besar digunakan untuk berbagai workload secara fleksibel.
AMD juga menyebut sistem tersebut mampu menjalankan model AI hingga 300 miliar parameter secara lokal.
Pendekatan on-device AI ini memberikan sejumlah keuntungan bagi organisasi. Workload inference tertentu dapat diproses tanpa harus selalu dikirim ke cloud, sehingga perusahaan memiliki lebih banyak kendali terhadap latency, privasi data, lokasi pemrosesan, dan biaya penggunaan layanan cloud.
Untuk profesional yang bekerja dengan data berukuran besar atau informasi proprietary, kemampuan menjalankan AI secara lokal juga dapat menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan data.
Performa AI hingga 55 TOPS
ZBook Ultra G3a menggunakan integrated graphics berbasis AMD Radeon dan arsitektur unified memory. Konfigurasi tertingginya mendukung hingga 160 GB dedicated VRAM dari total kapasitas unified memory 192 GB.
Untuk akselerasi AI, perangkat ini memiliki NPU dengan performa hingga 55 TOPS.
Kombinasi CPU, GPU, NPU, dan kapasitas memori yang besar memungkinkan workstation menangani beberapa jenis workload secara bersamaan. Pengguna dapat menjalankan AI models dan AI agents sambil tetap bekerja dengan aplikasi profesional yang membutuhkan resource komputasi tinggi.
Kemampuan tersebut menjadi semakin relevan untuk workflow yang tidak hanya membutuhkan AI inference, tetapi juga rendering, visualization, engineering, dan data processing.
Integrasi AI dengan Workflow Profesional
HP tidak hanya mengandalkan hardware untuk membangun ekosistem AI pada ZBook Ultra G3a. Perusahaan juga bekerja sama dengan Perplexity untuk menghadirkan kemampuan agentic AI yang terintegrasi dengan workflow profesional.
Konsepnya adalah memungkinkan pengguna memanfaatkan AI tanpa harus membangun sendiri seluruh stack yang diperlukan, mulai dari model, connector, prompt, hingga berbagai instruksi untuk menjalankan sebuah task.
ZBook Ultra juga mendukung Perplexity Portable Computer for Windows dengan MCP Connector untuk Autodesk Revit. Dengan konfigurasi tersebut, AI dapat bekerja bersama data proyek dan aplikasi yang digunakan pengguna dalam workflow sehari-hari.
HP dan Perplexity juga mengembangkan task-based Skills yang ditujukan untuk pelanggan HP. Fitur ini dirancang untuk membantu menangani pekerjaan repetitif sehingga pengguna dapat lebih banyak berkonsentrasi pada pekerjaan utama.
Salah satu pendekatan yang ditawarkan adalah pemrosesan lokal terlebih dahulu. Ketika sebuah pekerjaan membutuhkan kemampuan model cloud yang lebih tinggi, pengguna dapat memilih untuk menggunakan cloud model tanpa harus memulai kembali workflow dari awal.
Dirancang untuk Arsitek, Engineer, dan Desainer
Selain AI, ZBook Ultra G3a tetap merupakan mobile workstation yang ditujukan untuk workload profesional.
HP menyebut perangkat ini dapat digunakan oleh architects, engineers, designers, serta technical teams yang membutuhkan performa tinggi ketika bekerja di luar kantor atau tidak berada di depan workstation desktop.
Salah satu workload yang didukung adalah Autodesk Revit 2027, termasuk workflow desain dan visualization. Perangkat ini juga mendukung Autodesk 3ds Max dan Chaos Enscape.
Dengan demikian, kemampuan hardware ZBook Ultra G3a tidak hanya diarahkan untuk menjalankan AI model, tetapi juga aplikasi CAD, 3D design, visualization, dan engineering yang membutuhkan performa GPU serta kapasitas memori besar.
Performa hingga 100 W dalam Bodinya yang Ringkas
Meskipun menawarkan kemampuan workstation, ZBook Ultra G3a dirancang untuk mobilitas. Bobot perangkat dimulai dari sekitar 4,2 pound atau 1,9 kg, dengan ketebalan hanya 17,9 mm.
HP juga mengembangkan thermal design baru yang memungkinkan peningkatan TDP hingga 81,8 persen, dengan kemampuan mencapai 100 W performance untuk workload berat.
Peningkatan thermal headroom tersebut memungkinkan prosesor dan komponen komputasi bekerja pada tingkat performa yang lebih tinggi tanpa mengorbankan konsep mobile workstation.
Untuk konektivitas, ZBook Ultra G3a juga mendukung 5G melalui HP Go, sehingga pengguna dapat tetap terhubung ketika tidak tersedia jaringan Wi-Fi.
Lebih Mudah Dirawat oleh Tim IT
HP turut memberikan perhatian pada aspek serviceability. Salah satu fitur yang ditawarkan adalah keyboard yang dapat diganti oleh IT secara lebih mudah.
Desain perangkat juga dibuat dengan mempertimbangkan penggunaan jangka panjang dan kemudahan perawatan. Bagi organisasi dengan banyak workstation, aspek seperti ini dapat membantu tim IT mempertahankan perangkat lebih lama sekaligus menyederhanakan proses maintenance.
ZBook Ultra G3a menjadi bagian dari portofolio agentic AI HP yang lebih luas, bersama sejumlah solusi seperti HP ZGX Nano, HP ZGX Fury, HP Boost, dan HP Remote System Controller.
HP Dorong Peralihan AI dari Cloud ke Perangkat Lokal
HP juga memperkenalkan Local AI Value Calculator yang tersedia melalui situs perusahaan. Tool tersebut dirancang untuk membantu pelanggan Z workstation memahami potensi dampak finansial ketika workload AI tertentu dipindahkan dari cloud ke perangkat lokal.
Dengan semakin besarnya ukuran model AI dan meningkatnya penggunaan inference, biaya cloud menjadi salah satu pertimbangan dalam deployment AI. Local AI menawarkan alternatif dengan memindahkan sebagian proses komputasi ke perangkat yang berada langsung di sisi pengguna.
Melalui ZBook Ultra G3a, HP mencoba menggabungkan kapasitas memory besar, local inference, performa workstation, serta kemampuan scaling yang lebih fleksibel dalam sebuah mobile workstation.
Pendekatan ini juga memungkinkan organisasi memiliki lebih banyak pilihan ketika kebutuhan AI berubah. Workload yang membutuhkan privasi atau latency rendah dapat diproses secara lokal, sementara kebutuhan yang memerlukan frontier models masih dapat menggunakan cloud.
Harga dan Ketersediaan HP ZBook Ultra G3a
HP ZBook Ultra G3a 16-inch dijadwalkan tersedia mulai Oktober 2026. HP belum mengumumkan harga resmi dan menyatakan informasi harga akan diberikan lebih dekat dengan waktu peluncuran.
Dengan kombinasi AMD Ryzen AI Max+ PRO 495, hingga 192 GB unified memory, kemampuan menjalankan LLM hingga 300 miliar parameter secara lokal, NPU 55 TOPS, serta dukungan aplikasi profesional, ZBook Ultra G3a menjadi salah satu mobile workstation HP yang secara khusus diarahkan untuk era local dan agentic AI.
Sumber: HP








