News

Update Windows 11 September 2026 Ganggu Audio USB pada Sejumlah PC

Microsoft mengonfirmasi adanya masalah pada update keamanan Windows 11 September 2026 yang dapat menyebabkan perangkat audio USB berhenti mengeluarkan suara pada sebagian PC.

Masalah ini berkaitan dengan pembaruan KB5124008 dan secara khusus memengaruhi perangkat yang menggunakan standar USB Audio Class 1.0. Dalam kondisi tertentu, perangkat audio masih dapat berfungsi dalam konfigurasi stereo, tetapi mengalami kegagalan ketika pengguna mengaktifkan mode audio multichannel.

USB Audio Bisa Tidak Terdeteksi Windows 11

Setelah memasang KB5124008, sebagian pengguna melaporkan perangkat audio USB tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Salah satu pesan kesalahan yang dapat muncul di Device Manager adalah “This device cannot start (Code 10)”. Pada kasus lainnya, Windows bahkan tidak mendeteksi perangkat audio USB tersebut.

Gangguan yang muncul tidak selalu sama. Beberapa pengguna mengalami kontrol volume yang tidak merespons, tidak adanya suara sama sekali, pengaturan suara yang tidak dapat digunakan, hingga perangkat audio yang sepenuhnya menghilang dari Device Manager.

Hanya Memengaruhi USB Audio Class 1.0

Microsoft menyatakan bahwa masalah ini secara spesifik berdampak pada perangkat USB Audio Class 1.0.

Dampaknya juga bergantung pada jenis perangkat dan bagaimana perangkat tersebut digunakan. Karena itu, tidak semua perangkat USB Audio Class 1.0 akan mengalami gejala yang sama setelah memasang pembaruan tersebut.

Pada sebagian perangkat, fungsi audio masih dapat digunakan selama menggunakan konfigurasi stereo standar.

Mode Multichannel Dapat Memicu Masalah

Masalah menjadi lebih terlihat ketika pengguna mengubah konfigurasi audio dari stereo menjadi mode multichannel.

Microsoft menyebut perangkat tertentu dapat mengalami kegagalan ketika beralih ke konfigurasi seperti 8-channel audio atau 3D audio. Setelah perubahan tersebut dilakukan, perangkat bisa berhenti menghasilkan suara atau bahkan tidak lagi berfungsi dengan benar di Windows.

Dalam beberapa kasus, pengguna dapat mengembalikan fungsi audio dengan mengubah konfigurasi kembali ke 2-channel audio.

Namun, langkah tersebut bukan solusi permanen. Efektivitasnya bergantung pada perangkat yang digunakan dan hanya dapat menjadi workaround sementara untuk sebagian pengguna.

Microsoft Sedang Menyiapkan Solusi

Microsoft telah mengetahui masalah tersebut dan dilaporkan sedang mengerjakan resolusi untuk mengatasi bug pada update KB5124008.

Untuk sementara, pengguna yang mengalami masalah dapat mencoba menggunakan konfigurasi 2-channel/stereo apabila perangkat masih berfungsi pada mode tersebut.

Pengguna yang membutuhkan konfigurasi multichannel untuk gaming, produksi audio, home theater, atau kebutuhan lainnya kemungkinan harus menunggu perbaikan resmi jika workaround tersebut tidak dapat digunakan pada perangkat mereka.

Bukan Bug Pertama pada Update Windows 11

Masalah audio ini menambah daftar gangguan yang muncul setelah pembaruan Windows 11 dalam beberapa bulan terakhir.

Pada update Agustus, misalnya, Microsoft juga menangani masalah yang dapat membuat custom cursor pengguna kembali ke kursor default berukuran besar. Pada sebagian sistem, pengaturan warna dan ukuran kursor juga dilaporkan tidak bertahan setelah diubah.

Update sebelumnya juga dikaitkan dengan sejumlah masalah pada peripheral RGB yang dapat menyebabkan game mengalami crash, freezing, error, hingga perangkat melakukan restart secara tidak terduga.

Rangkaian masalah tersebut menunjukkan bahwa pembaruan Windows 11 tidak selalu berjalan mulus pada seluruh konfigurasi hardware, terutama ketika melibatkan perangkat eksternal dan driver tertentu.

Pengguna Perangkat Audio USB Perlu Berhati-hati

Bagi pengguna Windows 11 yang mengandalkan perangkat audio USB, terutama perangkat berbasis USB Audio Class 1.0, masalah pada KB5124008 perlu diperhatikan.

Jika setelah memasang update suara tiba-tiba hilang, perangkat tidak terdeteksi, atau Device Manager menampilkan Code 10, konfigurasi audio sebaiknya diperiksa terlebih dahulu, khususnya jika sebelumnya menggunakan mode multichannel.

Microsoft saat ini masih mengerjakan perbaikan, sehingga pengguna terdampak perlu menunggu update atau solusi resmi berikutnya untuk mendapatkan penanganan yang lebih permanen.

Sumber: Microsoft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button