News

Hypertune, Tool Overclocking Otomatis Didukung Intel, Diklaim Bisa Tingkatkan FPS hingga 60%

Sebuah software baru bernama Hypertune hadir dengan pendekatan berbeda untuk meningkatkan performa gaming PC. Dikembangkan oleh perusahaan gaming asal Miami dan didukung oleh Intel, software ini menawarkan sistem automated overclocking yang secara otomatis menganalisis konfigurasi PC dan menerapkan pengaturan optimal untuk meningkatkan performa.

Perusahaan di balik Hypertune mengklaim teknologi tersebut dapat meningkatkan frame rate hingga 60% pada kondisi tertentu. Namun, angka tersebut bukan gambaran umum untuk semua PC. Sebagian besar sistem diperkirakan hanya mendapatkan peningkatan beberapa persen, tergantung konfigurasi hardware dan kondisi sistem.

Hypertune sebelumnya telah menjalani pengujian awal bersama sekitar 60.000 PC DIY enthusiast.

Menggunakan Intel XTU sebagai Fondasi

Salah satu aspek menarik dari Hypertune adalah software ini dikembangkan berdasarkan Intel Extreme Tuning Utility (XTU) SDK.

Intel disebut ikut mendukung pengembangan proyek tersebut melalui sumber daya engineering. Meskipun demikian, Hypertune tidak hanya ditujukan untuk PC berbasis Intel.

Software ini diklaim kompatibel dengan:

  • CPU Intel
  • CPU AMD
  • GPU NVIDIA
  • GPU AMD
  • GPU Intel

Dengan demikian, pengguna dengan berbagai kombinasi hardware dapat memanfaatkan sistem optimasi otomatis yang ditawarkan.

Smart Optimization Engine Menganalisis PC

Hypertune menggunakan sistem yang disebut Smart Optimization Engine untuk menganalisis kondisi komputer sebelum memberikan rekomendasi pengaturan.

Setelah software dijalankan, sistem akan memeriksa berbagai aspek konfigurasi, termasuk hardware, driver, pengaturan Windows, serta komponen lain yang dapat memengaruhi performa.

Alih-alih menggunakan satu preset yang sama untuk semua komputer, Hypertune mencoba membuat preset berdasarkan karakteristik sistem pengguna.

Preset tersebut kemudian dapat diterapkan secara otomatis.

Pendekatan ini ditujukan untuk mengurangi kebutuhan pengguna melakukan overclocking secara manual melalui BIOS atau berbagai utility hardware.

CPU, GPU, dan RAM Dioptimalkan Sekaligus

Hypertune tidak hanya berfokus pada CPU. Software ini juga menyediakan automated overclocking untuk CPU dan GPU, sekaligus melakukan optimasi pengaturan RAM.

Pengaturan memori dapat disesuaikan untuk meningkatkan aspek seperti latency dan frequency, sehingga keseluruhan sistem dapat memperoleh performa yang lebih baik.

Selain overclocking, software ini juga menyediakan game preset yang disesuaikan dengan hardware pengguna.

Dengan demikian, pengguna dapat menerapkan konfigurasi performa yang berbeda untuk game tertentu tanpa harus mengatur setiap parameter secara manual.

Pengujian Menunjukkan Hasil Berbeda di Tiap PC

Perbedaan konfigurasi hardware terlihat dari demonstrasi yang diberikan Hypertune.

Salah satu sistem menggunakan Intel Core Ultra 9 285K yang dipasangkan dengan NVIDIA GeForce RTX 5090. Sistem tersebut menunjukkan peningkatan performa antara 18,9% hingga 28,2% dalam pengujian yang ditampilkan.

Sementara sistem kedua menggunakan Intel Core i7-14700K bersama GeForce RTX 3080. Peningkatan FPS pada sistem tersebut berada di kisaran 4,3% hingga 9,8%.

Perbedaan hasil ini memperlihatkan mengapa klaim hingga 60% tidak dapat dianggap sebagai peningkatan yang akan diterima setiap pengguna.

Besarnya peningkatan sangat bergantung pada kondisi awal sistem, game yang dimainkan, konfigurasi hardware, serta pengaturan yang dapat dioptimalkan oleh software.

Klaim 60% Perlu Dilihat dalam Konteks

Angka hingga 60% peningkatan FPS tentu terdengar sangat besar untuk sebuah software optimasi.

Namun, berdasarkan demonstrasi yang tersedia, peningkatan yang lebih realistis untuk sebagian sistem berada pada kisaran beberapa hingga puluhan persen. Bahkan dua konfigurasi yang ditunjukkan menghasilkan peningkatan yang cukup berbeda.

Hal ini masuk akal karena sebuah sistem yang sudah dioptimalkan dari awal kemungkinan memiliki ruang peningkatan lebih kecil dibandingkan PC dengan pengaturan yang belum optimal.

Karena itu, klaim 60% sebaiknya dipandang sebagai hasil terbaik pada kondisi tertentu, bukan ekspektasi performa standar.

Model Berlangganan

Hypertune ditawarkan menggunakan model subscription.

Pengguna dapat berlangganan dengan harga:

  • US$9,99 per bulan
  • US$59,99 per tahun

Selain optimasi sistem, biaya tersebut mencakup akses terhadap game preset yang disesuaikan dengan hardware pengguna.

Model ini membuat Hypertune berbeda dari utility overclocking tradisional yang umumnya tersedia secara gratis dari vendor hardware. Pengguna harus mempertimbangkan apakah peningkatan performa yang diperoleh sebanding dengan biaya berlangganan tersebut.

Berpotensi Mempermudah Overclocking

Overclocking secara tradisional membutuhkan pemahaman mengenai clock speed, voltage, temperatur, power limit, memory timing, serta stabilitas sistem. Kesalahan konfigurasi juga dapat menyebabkan crash atau sistem menjadi tidak stabil.

Hypertune mencoba menyederhanakan proses tersebut dengan melakukan analisis konfigurasi dan memberikan preset secara otomatis.

Jika pendekatan ini mampu menghasilkan peningkatan yang konsisten tanpa mengorbankan stabilitas, software semacam ini dapat menarik bagi pengguna yang ingin memperoleh performa tambahan tetapi tidak ingin menghabiskan waktu melakukan tuning secara manual.

Namun, pengujian independen tetap diperlukan untuk mengetahui seberapa konsisten klaim performanya pada berbagai hardware dan game.

Sumber: Gaming Performance Engineering

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button