HubsNVIDIA

GeForce RTX 5090 Modifikasi dengan VRAM 96 GB Muncul di Alibaba, Dibanderol Hampir US$4.000

Sebuah kartu grafis modifikasi berbasis NVIDIA GeForce RTX 5090 dengan kapasitas VRAM mencapai 96 GB muncul di marketplace Alibaba. Kapasitas tersebut tiga kali lipat dibandingkan RTX 5090 versi retail yang memiliki 32 GB GDDR7.

Kartu tersebut ditawarkan oleh Shenzhen Suqiao Intelligent Technology, perusahaan OEM/ODM asal China yang disebut telah memiliki pengalaman lebih dari satu dekade dalam pembuatan graphics card, motherboard, dan server.

Harga yang tercantum dalam listing Alibaba mencapai US$3.888, atau sekitar 35% lebih murah dibandingkan harga RTX 5090 standar di pasar Amerika Serikat saat ini.

VRAM 96 GB, Tiga Kali Lipat RTX 5090 Standar

RTX 5090 retail menggunakan GPU GB202 Blackwell dengan kapasitas memori 32 GB. Versi modifikasi dari Suqiao mencoba meningkatkan kapasitas tersebut menjadi 96 GB, menjadikannya jauh lebih dekat dengan konfigurasi kartu workstation NVIDIA kelas profesional.

Menariknya, NVIDIA sendiri memiliki RTX PRO 6000 Blackwell dengan kapasitas VRAM 96 GB. Kartu profesional tersebut juga menggunakan GPU GB202, tetapi harganya jauh lebih tinggi dan kini disebut mulai dari sekitar US$16.000.

Dengan harga US$3.888, kartu modifikasi Suqiao secara teori menawarkan kapasitas VRAM yang sama dengan RTX PRO 6000 Blackwell dengan harga yang jauh lebih rendah.

Menggunakan PCB Khusus dengan Konfigurasi Clamshell

Untuk mencapai kapasitas 96 GB, Suqiao kemungkinan menggunakan PCB custom dengan konfigurasi memori clamshell. Dalam konfigurasi ini, modul GDDR7 dipasang pada kedua sisi PCB sehingga kapasitas memori dapat ditingkatkan tanpa harus memperbesar area papan secara signifikan.

Pendekatan tersebut bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. NVIDIA sendiri menggunakan konsep serupa pada RTX PRO 6000 Blackwell untuk mencapai kapasitas VRAM 96 GB.

Namun, detail teknis kartu Suqiao belum sepenuhnya terungkap, sehingga konfigurasi sebenarnya masih perlu diverifikasi lebih lanjut.

Kemungkinan Menggunakan GPU dari RTX 5090 Bekas

Salah satu kemungkinan adalah GPU pada kartu tersebut berasal dari unit RTX 5090 yang telah dipanen atau harvested. Chip kemudian dapat dipasang ulang ke PCB custom setelah melalui proses reballing.

Metode semacam ini sebelumnya telah digunakan oleh sejumlah workshop di China untuk membuat kartu grafis dengan kapasitas VRAM yang lebih besar dari konfigurasi resmi NVIDIA. Salah satu contoh yang pernah muncul adalah modifikasi RTX 4090 menjadi kartu dengan 48 GB VRAM.

Agar konfigurasi tersebut dapat bekerja, firmware pada kartu juga kemungkinan harus dimodifikasi atau menggunakan firmware yang telah dibocorkan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat kartu seperti ini berbeda dari produk resmi NVIDIA.

Detail Listing Menimbulkan Keraguan

Meski spesifikasinya menarik, listing Alibaba tersebut juga memiliki beberapa hal yang menimbulkan pertanyaan.

Salah satu detail yang paling mencurigakan adalah keterangan yang menyebut penggunaan GDDR6X dengan kecepatan 14 Gbps. Informasi tersebut tidak sesuai dengan konfigurasi memori GDDR7 yang seharusnya digunakan pada GPU Blackwell generasi RTX 5090.

Karena itu, belum dapat dipastikan apakah informasi pada halaman penjualan tersebut sepenuhnya akurat. Kesalahan spesifikasi pada listing marketplace, terutama untuk produk OEM dan modifikasi, juga membuat klaim kapasitas 96 GB perlu diperlakukan dengan hati-hati.

Harga US$3.888

Suqiao mencantumkan harga US$3.888 untuk kartu RTX 5090 modifikasi 96 GB tersebut.

Harga ini bahkan disebut lebih rendah dibandingkan beberapa penjual Alibaba lainnya yang menawarkan kartu serupa dengan harga sekitar US$5.900. Dengan demikian, produk Suqiao berada di sisi bawah dari kisaran harga kartu RTX 5090 96 GB yang muncul di pasar abu-abu China.

Meski lebih murah, harga tersebut tetap jauh lebih tinggi daripada RTX 5090 retail pada harga resminya. Namun, jika dibandingkan dengan RTX PRO 6000 Blackwell 96 GB, selisihnya sangat besar.

Menarik untuk AI, tetapi dengan Risiko Besar

Kapasitas VRAM 96 GB dapat menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang menjalankan workload AI dan machine learning, karena kapasitas memori GPU yang besar memungkinkan model atau dataset berukuran lebih besar diproses tanpa harus terlalu bergantung pada multi-GPU atau sistem dengan pembagian beban memori.

Namun, kartu modifikasi seperti ini juga membawa sejumlah risiko. Pengguna tidak mendapatkan dukungan resmi NVIDIA dan harus menerima kemungkinan masalah firmware, kompatibilitas driver, stabilitas, hingga kualitas hardware.

Terlebih lagi, ketidaksesuaian informasi GDDR6X 14 Gbps pada listing membuat calon pembeli sebaiknya tidak hanya mengandalkan spesifikasi yang tercantum di marketplace.

Produk Pasar Abu-Abu yang Perlu Diverifikasi

Kemunculan RTX 5090 dengan VRAM 96 GB menunjukkan bagaimana modifikasi hardware di China terus mendorong batas konfigurasi GPU konsumen. Secara teori, kapasitas tersebut sangat menarik karena menyamai RTX PRO 6000 Blackwell, tetapi dengan harga yang jauh lebih rendah.

Meski demikian, belum ada konfirmasi independen bahwa kartu yang ditawarkan Suqiao benar-benar merupakan RTX 5090 96 GB yang berfungsi penuh sesuai klaim. Sampai ada pengujian hardware dan verifikasi firmware, produk ini lebih tepat dipandang sebagai penawaran pasar abu-abu dengan potensi besar sekaligus risiko yang tidak sedikit.

Sumber: NVIDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button