DLSS 5 Diduga Membuat RTX 5090 Menembus 600W hingga Konektor Daya Meleleh

Teknologi DLSS 5 Neural Rendering kembali menjadi sorotan setelah pengujian pada GeForce RTX 5090 dilaporkan berakhir dengan konektor daya yang meleleh. Kasus terbaru terjadi pada MSI GeForce RTX 5090 Gaming Trio OC saat digunakan untuk menguji DLSS 5 di NBA 2K27.
Laporan ini menjadi perhatian karena konsumsi daya kartu grafis disebut meningkat drastis ketika DLSS 5 aktif, dari sekitar 450 W menjadi lebih dari 600 W. Namun, satu kasus belum cukup untuk membuktikan bahwa DLSS 5 secara langsung menyebabkan konektor 12V-2×6 mengalami kerusakan.
Konsumsi Daya RTX 5090 Menembus 600 Watt
Kasus tersebut pertama kali didokumentasikan oleh seorang pengguna dengan nama panggilan erek, kemudian dilaporkan oleh Videocardz. Pengujian dilakukan pada NBA 2K27, yang saat ini menjadi satu-satunya game dengan dukungan resmi untuk DLSS 5 Neural Rendering.
Menurut laporan tersebut, konsumsi daya RTX 5090 yang sebelumnya berada di kisaran 450 W meningkat menjadi lebih dari 600 W setelah DLSS 5 digunakan.
Data dari GPU-Z menunjukkan peak board power mencapai 613,5 W. Pengguna tersebut mengatakan angka itu bukan sekadar lonjakan singkat, melainkan dapat bertahan pada level tersebut.
Angka ini bahkan melampaui rating daya 575 W yang ditetapkan MSI untuk RTX 5090 Gaming Trio OC.

Kartu Grafis Berhenti Bekerja dan Muncul Bau Terbakar
Tidak lama setelah pengujian, kartu grafis dilaporkan berhenti berfungsi. Pengguna kemudian mencium bau terbakar dan menemukan bahwa bagian plastik pada konektor daya telah meleleh dan menyatu dengan socket.
Kondisi tersebut mengingatkan kembali pada berbagai kasus konektor daya RTX 5090 yang sebelumnya mengalami overheating hingga meleleh.
Namun, terdapat satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika membaca angka 613,5 W dari GPU-Z.
GPU-Z mengukur total board power, bukan hanya daya yang dialirkan melalui konektor tambahan. Kartu grafis juga memperoleh sebagian daya dari PCIe slot motherboard.
Dengan demikian, angka 613,5 W tidak berarti seluruh daya tersebut mengalir melalui konektor 12V-2×6. Beban aktual pada konektor tidak dapat ditentukan hanya dari angka board power tersebut.

Apakah DLSS 5 Menjadi Penyebabnya?
DLSS 5 memang berpotensi menjadi salah satu faktor dalam kasus ini. Pengujian sebelumnya menunjukkan bahwa teknologi Neural Rendering tersebut dapat membuat RTX 5090 bekerja dengan konsumsi daya yang sangat tinggi.
Berbeda dengan fitur upscaling konvensional, DLSS 5 menambahkan pemrosesan neural rendering yang meningkatkan beban kerja GPU. Jika beban tersebut membuat kartu terus beroperasi mendekati batas konsumsi dayanya dalam waktu lama, panas yang dihasilkan pada sistem power delivery juga dapat meningkat.
Meski demikian, belum ada bukti bahwa DLSS 5 merupakan penyebab tunggal konektor meleleh.
Kasus konektor RTX 5090 yang mengalami kerusakan sudah pernah dilaporkan pada berbagai jenis workload lain. Karena itu, DLSS 5 mungkin saja hanya berkontribusi terhadap kondisi yang menyebabkan kegagalan tersebut, bukan menjadi satu-satunya penyebab.
Hubungan tersebut juga belum dapat dipastikan hanya berdasarkan satu unit kartu yang mengalami kerusakan.
Konektor 12V-2×6 Kembali Menjadi Perhatian
Konektor 12V-2×6 telah menjadi salah satu titik perhatian pada kartu grafis kelas atas NVIDIA. Sistem ini dirancang untuk menyediakan daya besar melalui satu konektor yang lebih ringkas dibandingkan konfigurasi beberapa konektor PCIe 8-pin.
Namun, berbagai kasus konektor meleleh pada RTX 5090 sebelumnya menunjukkan bahwa sambungan fisik, kualitas kabel, distribusi arus, serta kondisi pemasangan dapat menjadi faktor penting.
Jika kartu terus bekerja pada konsumsi daya tinggi dalam waktu lama, setiap masalah pada kontak konektor berpotensi menghasilkan panas tambahan. Kondisi tersebut dapat memperburuk resistansi pada titik kontak dan pada akhirnya menyebabkan kerusakan termal.
Karena itu, workload yang membuat GPU berada pada konsumsi daya tinggi secara terus-menerus secara teori memang dapat meningkatkan tekanan terhadap sistem power delivery.
Tetapi sekali lagi, belum ada data yang menunjukkan bahwa DLSS 5 secara spesifik meningkatkan tingkat kegagalan konektor RTX 5090.
NVIDIA Belum Memberikan Pernyataan
Hingga laporan tersebut dipublikasikan, NVIDIA belum memberikan komentar mengenai kasus RTX 5090 yang konektornya meleleh maupun mengenai peningkatan konsumsi daya yang dilaporkan saat DLSS 5 digunakan.
Kasus ini juga masih perlu dilihat sebagai laporan individual. Diperlukan lebih banyak pengujian dari berbagai kartu RTX 5090, konfigurasi power supply, kabel 12V-2×6, serta workload DLSS 5 untuk menentukan apakah memang terdapat hubungan antara Neural Rendering dan peningkatan risiko konektor mengalami overheating.
Untuk sementara, pengguna RTX 5090 yang menguji DLSS 5 sebaiknya memperhatikan kondisi konektor daya, memastikan konektor terpasang sepenuhnya, serta tidak mengabaikan tanda-tanda seperti panas berlebih atau bau terbakar.
Sumber: Videocardz








