ADATA Perluas Brand Enterprise TRUSTA dan Pamerkan Produk Industrial di IFA 2026

ADATA memperluas jangkauan bisnisnya ke segmen enterprise dan industri melalui brand TRUSTA, yang menjadi salah satu fokus perusahaan saat tampil di ajang IFA 2026 di Berlin, Jerman. Berbeda dari lini ADATA yang selama ini dikenal konsumen PC dan brand gaming XPG, TRUSTA ditujukan untuk kebutuhan penyimpanan dan komponen dengan tuntutan performa, endurance, serta keandalan tinggi.
Di booth ADATA, perusahaan memperlihatkan sejumlah produk enterprise terbaru sekaligus solusi dari lini ADATA Industrial yang dirancang untuk digunakan pada berbagai lingkungan dan perangkat industri.




TRUSTA Tawarkan SSD PCIe Gen 5 hingga 7,68 TB
Salah satu produk yang menjadi perhatian dari brand TRUSTA adalah keluarga T7P5 SSD. SSD enterprise ini menawarkan kecepatan sequential read hingga 13,5 GB/s dan sequential write hingga 10,3 GB/s.
ADATA menyediakan T7P5 dalam kapasitas mulai dari 1,6 TB hingga 7,68 TB, sehingga produk ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan penyimpanan enterprise dengan kapasitas besar.

T7P5 menggunakan 3D NAND Flash dengan arsitektur eTLC dan mengadopsi interface PCIe Gen 5 x4. Yang menarik, ADATA menyediakan beberapa form factor untuk menyesuaikan kebutuhan platform yang berbeda.
Tersedia pilihan:
- U.2
- E1.S
- E3.S
Ketiganya menggunakan PCIe Gen 5 x4, tetapi memiliki karakteristik fisik yang berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan server, workstation, maupun infrastruktur enterprise lainnya.
Dengan kombinasi kapasitas hingga 7,68 TB dan bandwidth PCIe Gen 5, T7P5 ditujukan untuk beban kerja yang membutuhkan throughput penyimpanan tinggi.
ADATA Industrial Fokus pada Ketahanan di Lingkungan Ekstrem
Selain TRUSTA, ADATA juga memperlihatkan lini ADATA Industrial yang menyasar perangkat dan sektor industri dengan kebutuhan reliability serta endurance yang lebih tinggi dibanding produk consumer.
Salah satu kategori yang ditawarkan adalah embedded flash storage atau eMMC. Produk tersebut dirancang untuk tetap beroperasi pada rentang temperatur antara -40°C hingga 80°C, sehingga lebih cocok untuk perangkat yang menghadapi kondisi lingkungan dengan perubahan temperatur ekstrem.
ADATA juga memperlihatkan modul LPDDR5X untuk kebutuhan industrial. Modul tersebut memiliki spesifikasi temperatur operasi sekitar -25°C hingga 85°C.
Kemampuan beroperasi pada rentang temperatur yang luas menjadi salah satu faktor penting untuk komponen yang digunakan pada perangkat industri, embedded system, maupun sistem yang ditempatkan di lingkungan dengan kondisi operasional yang lebih berat.
Berbeda dari ADATA Consumer dan XPG
Ekspansi ke TRUSTA dan ADATA Industrial memperlihatkan bahwa ADATA tidak hanya mengandalkan pasar PC consumer.
Selama ini, nama ADATA lebih dikenal melalui produk seperti SSD dan memory untuk pengguna PC, sedangkan XPG menjadi brand yang lebih berfokus pada segmen gaming dan enthusiast. Produk-produk tersebut umumnya menitikberatkan pada performa tinggi untuk desktop, laptop, dan gaming PC.
TRUSTA memiliki arah yang berbeda dengan menargetkan kebutuhan enterprise dan industrial, sementara ADATA Industrial berfokus pada komponen yang membutuhkan endurance dan kemampuan beroperasi dalam kondisi lingkungan yang lebih berat.
Strategi tersebut memungkinkan ADATA memanfaatkan pengalaman perusahaan di bidang NAND Flash dan memory untuk masuk lebih jauh ke pasar server, workstation, embedded system, serta perangkat industri.
TRUSTA Menjadi Bagian dari Ekspansi Bisnis ADATA
Kehadiran TRUSTA di IFA 2026 menunjukkan semakin luasnya portofolio ADATA di luar pasar consumer. SSD T7P5 dengan PCIe Gen 5 x4, kapasitas hingga 7,68 TB, serta pilihan form factor U.2, E1.S, dan E3.S menjadi salah satu produk yang mencerminkan fokus baru tersebut.
Sementara itu, lini ADATA Industrial memperlihatkan pendekatan berbeda dengan menekankan kemampuan operasi pada rentang temperatur yang luas dan kebutuhan reliability untuk penggunaan jangka panjang.
Dengan memisahkan lini consumer, gaming, enterprise, dan industrial, ADATA kini memiliki portofolio yang mencakup kebutuhan penyimpanan dan memory dari PC konsumen hingga infrastruktur enterprise serta perangkat industri.
Sumber: ADATA








