Data Center & HPCServers

HP Luncurkan ZGX Fury AI Station dengan NVIDIA GB300 Grace Blackwell dan Red Hat

HP meluncurkan ZGX Fury AI Station, platform komputasi AI enterprise yang menggabungkan infrastruktur NVIDIA Grace Blackwell GB300-class dengan software enterprise dari Red Hat. Solusi ini dirancang untuk membantu perusahaan menjalankan workload AI secara lokal, di cloud, maupun dalam skenario hybrid.

Kolaborasi HP dan Red Hat tersebut menghadirkan platform AI enterprise terbuka yang memanfaatkan Red Hat AI Factory with NVIDIA. Fokus utamanya adalah membawa kemampuan AI inference berperforma tinggi lebih dekat ke lokasi kerja atau operasional perusahaan, tanpa harus selalu bergantung pada data center atau cloud.

HP mengklaim platform ini mampu menyediakan hingga 20 PFLOPS performa AI FP4 untuk local AI inference.

ZGX Fury Membawa Grace Blackwell ke Edge

Komponen utama solusi ini adalah HP ZGX Fury, yang menggunakan teknologi NVIDIA Grace Blackwell GB300-class sebagai infrastruktur fisiknya.

Platform tersebut ditujukan untuk workload AI yang membutuhkan kemampuan komputasi besar, termasuk pengembangan model, inference, coding berbasis AI, fine-tuning, evaluasi model, hingga aplikasi agentic AI.

Dengan menempatkan komputasi AI secara lokal, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan terhadap koneksi cloud sekaligus mempertahankan data dan workload tertentu tetap berada di lingkungan internal.

Pendekatan ini menjadi semakin relevan untuk organisasi yang harus mempertimbangkan latency, privasi, data sovereignty, konektivitas, resiliency, dan biaya cloud.

Terintegrasi dengan Red Hat AI Factory

HP bekerja sama dengan Red Hat untuk mengembangkan platform enterprise yang terintegrasi dengan Red Hat AI Factory with NVIDIA.

Platform tersebut dibangun di atas Red Hat Enterprise Linux dan Red Hat OpenShift, sehingga dapat digunakan untuk deployment dan pengelolaan model AI, AI agents, serta aplikasi AI dalam lingkungan hybrid cloud.

HP dan Red Hat juga menggabungkan software NVIDIA AI Enterprise dengan Red Hat AI Enterprise untuk menyediakan fondasi software yang telah dioptimalkan dan divalidasi bersama.

Salah satu tujuan utamanya adalah mengurangi waktu yang diperlukan untuk menyiapkan environment AI dan mengurangi risiko ketika workload dipindahkan dari tahap eksperimen menuju deployment produksi.

Hingga 20 PFLOPS untuk Local AI Inference

HP menyebut platform ini mampu mencapai hingga 20 PFLOPS FP4 AI performance.

Selain performa mentah, HP juga menekankan optimalisasi pada pemanfaatan GPU melalui CUDA libraries, workload scheduling, dan orkestrasi workload multi-GPU.

Dengan pendekatan tersebut, satu sistem dapat menangani beberapa jenis workload AI sekaligus dengan tetap mempertahankan workload isolation, governance, dan operational control.

Kemampuan tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan memanfaatkan infrastruktur secara lebih efisien, khususnya ketika AI tidak hanya digunakan untuk satu aplikasi tetapi tersebar di berbagai tim dan kebutuhan bisnis.

Mendukung Pengembangan AI Secara Lokal

ZGX Fury juga dirancang untuk mempercepat proses pengembangan AI dengan memberikan akses terhadap compute berperforma tinggi secara lokal.

Developer dapat menjalankan workload seperti AI-assisted coding, testing, model evaluation, fine-tuning, dan eksperimen lainnya tanpa harus memindahkan seluruh proses ke cloud.

HP juga menyebut perusahaan dapat melakukan offload compute ke ZGX Fury tanpa perlu mengubah workflow yang sudah ada.

Hal ini memungkinkan developer tetap menggunakan lingkungan kerja yang familiar, sementara workload komputasi yang lebih berat diproses oleh infrastruktur AI khusus.

Ditujukan untuk Berbagai Industri

HP melihat beberapa skenario penggunaan untuk platform ini.

Manufacturing

Pada sektor manufaktur, local AI dapat digunakan untuk computer vision dan defect detection di dekat lini produksi. Pemrosesan lokal dapat membantu mengurangi latency sekaligus membatasi kebutuhan untuk terus mengirimkan data operasional sensitif ke cloud.

Engineering dan Software Development

Developer dapat memperoleh akses lokal ke AI untuk coding, testing, evaluasi model, fine-tuning, dan workload komputasi lainnya. Environment software yang lebih konsisten juga dapat mengurangi waktu konfigurasi ketika proyek berpindah dari pengembangan ke deployment.

Retail dan Branch Office

Pemrosesan data di lokasi toko atau kantor cabang memungkinkan aplikasi AI memberikan respons lebih cepat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap konektivitas cloud secara terus-menerus.

Healthcare dan Industri Teregulasi

Untuk organisasi yang menangani data sensitif, inference secara lokal memungkinkan data tertentu tetap berada di lingkungan on-premises sembari mempertahankan governance yang dibutuhkan.

Pemerintahan dan Lingkungan Sovereign

ZGX Fury juga ditujukan untuk lingkungan yang membutuhkan AI lokal, termasuk lokasi air-gapped, koneksi yang tidak selalu tersedia, maupun sistem dengan kebutuhan data sovereignty yang ketat.

HP Ingin Membawa AI dari Data Center ke Edge

HP melihat tren AI enterprise mulai bergerak dari sekadar eksperimen di data center menuju deployment di lokasi tempat keputusan dan aktivitas operasional berlangsung.

Dengan ZGX Fury, perusahaan dapat memiliki infrastruktur AI lokal yang tetap menggunakan fondasi software enterprise dari Red Hat dan NVIDIA.

Model ini juga memungkinkan workload didistribusikan ke berbagai lokasi, mulai dari data center, kantor cabang, back office, hingga workstation developer.

Dengan demikian, perusahaan tidak harus memilih antara cloud dan on-premises secara mutlak, melainkan dapat menempatkan workload pada lokasi yang paling sesuai dengan kebutuhan performa, keamanan, biaya, dan regulasi.

ZGX Fury Sudah Bisa Dipesan

HP ZGX Fury saat ini sudah tersedia untuk dipesan. Sistem tersebut telah mendapatkan sertifikasi untuk menjalankan Red Hat Enterprise Linux dan tersedia melalui Red Hat Ecosystem Catalog.

HP dan Red Hat juga berencana menyediakan lingkungan sandbox agar pelanggan dapat mengevaluasi solusi yang menggabungkan ZGX Fury dengan Red Hat AI Factory.

Detail mengenai waktu, lokasi, kelayakan peserta, konfigurasi yang didukung, serta akses terhadap sandbox tersebut akan diumumkan kemudian.

Dengan hadirnya ZGX Fury, HP berupaya menawarkan alternatif bagi perusahaan yang ingin menjalankan AI inference berperforma tinggi lebih dekat dengan sumber data dan pengguna, sembari mempertahankan pengelolaan workload dalam kerangka enterprise yang konsisten.

Sumber: HP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button