HubsNVIDIA

Modder Buka DLSS Multi Frame Generation untuk GPU RTX 30-Series

Komunitas modding kembali berhasil membuka fitur eksklusif GPU NVIDIA generasi terbaru untuk kartu grafis lawas. Kali ini, DLSS Multi Frame Generation yang secara resmi hanya tersedia pada GeForce RTX 50-Series berbasis Blackwell berhasil dijalankan pada GPU GeForce RTX 30-Series berbasis Ampere.

Mod bernama DLSSG SM86 memungkinkan GPU RTX 30-Series menggunakan Multi Frame Generation dalam mode 2X dan 4X. Menariknya, solusi ini tetap menggunakan model DLSS milik NVIDIA, bukan menggantinya dengan teknologi Frame Generation dari AMD FSR seperti beberapa workaround sebelumnya.

DLSS Multi Frame Generation Berjalan di RTX 30-Series

DLSSG SM86 bekerja dengan membuat proxy backend khusus untuk arsitektur SM86 yang digunakan GPU RTX 30-Series.

Backend tersebut berjalan bersamaan dengan game dan mengalihkan panggilan Frame Generation ke runtime DLSSG 310.1 yang disertakan dalam mod. Dengan metode ini, mod tidak perlu mengubah file game yang digunakan.

Pendekatan tersebut memungkinkan fitur Multi Frame Generation yang seharusnya ditujukan untuk RTX 50-Series dapat digunakan pada hardware Ampere.

Pengembang saat ini mencantumkan GeForce RTX 3080 Ti sebagai kartu yang telah diuji. Konfigurasi pengujian menggunakan driver 591.86, Windows, dan API D3D12.

FPS Bisa Naik Signifikan

Hasil awal yang dibagikan pengembang menunjukkan peningkatan frame rate yang cukup besar.

Pada Black Myth: Wukong, frame rate dilaporkan meningkat dari sekitar 50 FPS menjadi 150 FPS ketika menggunakan mode 4X Frame Generation.

Sementara itu, Cyberpunk 2077 dengan path tracing disebut meningkat dari sekitar 35 FPS menjadi 100 FPS.

Pengujian lain yang ditampilkan melalui video fogoticus menunjukkan RTX 3080 menjalankan Cyberpunk 2077 dengan frame rate sekitar 42 FPS tanpa fitur tersebut. Setelah mengaktifkan mode 2X, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 74 FPS, sementara mode 4X mencapai sekitar 120 FPS.

Namun, angka FPS tersebut belum dapat dianggap sebagai gambaran lengkap mengenai kualitas pengalaman bermain.

Frametime dan Latency Belum Diuji Secara Formal

Pengembang DLSSG SM86 sendiri memberikan catatan penting mengenai hasil tersebut. Pengujian formal terhadap frametime, latency, dan stabilitas dalam penggunaan jangka panjang belum dilakukan.

Artinya, peningkatan FPS yang terlihat di benchmark belum tentu sepenuhnya diterjemahkan menjadi pengalaman bermain yang sama mulusnya seperti Multi Frame Generation pada GPU RTX 50-Series.

Frame Generation pada dasarnya menghasilkan frame tambahan di antara frame yang dirender secara native. Karena itu, jumlah FPS yang dilaporkan oleh game bukan satu-satunya parameter yang menentukan responsivitas dan kualitas visual.

Pengujian lebih panjang dengan metrik frametime dan latency masih diperlukan untuk mengetahui seberapa baik implementasi mod ini dalam penggunaan sehari-hari.

NVIDIA Sebelumnya Menyebut Flip Metering

Eksklusivitas Multi Frame Generation pada RTX 50-Series selama ini dikaitkan NVIDIA dengan fitur Flip Metering pada arsitektur Blackwell.

Teknologi tersebut digunakan untuk membantu menjaga frame pacing agar frame yang dihasilkan tetap tersaji secara konsisten. NVIDIA menjadikan aspek ini sebagai salah satu alasan mengapa Multi Frame Generation tidak secara resmi diberikan kepada GPU generasi sebelumnya.

Keberhasilan mod DLSSG SM86 kemudian kembali memunculkan pertanyaan mengenai seberapa besar keterbatasan tersebut benar-benar berasal dari hardware dan seberapa besar berkaitan dengan implementasi software.

Meski demikian, keberhasilan menjalankan fitur tersebut melalui mod tidak secara otomatis membuktikan bahwa RTX 30-Series memiliki seluruh kemampuan hardware yang sama dengan RTX 50-Series.

Bukan Pertama Kalinya DLSS Generasi Baru Dibawa ke GPU Lama

Komunitas modding sebelumnya juga telah berhasil menjalankan DLSS 5 pada sejumlah GPU NVIDIA generasi lama, termasuk RTX 30-Series dan bahkan hardware yang lebih tua dalam eksperimen tertentu.

Hasilnya beragam dan belum tentu memberikan performa maupun kualitas yang setara dengan implementasi resmi pada GPU yang didukung.

Eksperimen DLSSG SM86 memperlihatkan pendekatan yang berbeda. Alih-alih membawa teknologi alternatif seperti AMD FSR Frame Generation, mod ini berusaha mempertahankan model DLSS milik NVIDIA dan menyediakan backend yang memungkinkan RTX 30-Series berkomunikasi dengannya.

RTX 30-Series Bisa Mendapatkan Napas Baru

Jika implementasi ini terbukti stabil setelah pengujian yang lebih komprehensif, DLSSG SM86 berpotensi menjadi kabar menarik bagi pemilik RTX 30-Series yang masih menggunakan kartu tersebut untuk gaming modern.

GPU seperti RTX 3080 dan RTX 3080 Ti masih memiliki kemampuan rendering yang cukup tinggi, tetapi keterbatasan fitur generasi baru membuatnya tertinggal dari RTX 50-Series dalam beberapa workload.

Kemampuan menjalankan Multi Frame Generation secara tidak resmi dapat memperpanjang umur fungsional kartu-kartu tersebut, terutama pada game yang mendukung teknologi DLSS.

Namun, pengguna tetap perlu memahami bahwa ini merupakan modifikasi pihak ketiga dan bukan fitur resmi NVIDIA. Kompatibilitas, stabilitas, latency, serta kualitas frame hasil interpolasi masih perlu diuji lebih lanjut sebelum dapat dianggap sebagai pengganti implementasi resmi.

Sumber: DLSSG for SM86

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button