
Acer memamerkan desain small form factor (SFF) desktop terbaru yang ditenagai NVIDIA RTX Spark pada konferensi global next@Acer yang digelar 2 September dalam rangkaian IFA 2026.
Konsep desktop ini dirancang untuk menghadirkan performa komputasi tinggi dalam bodi yang ringkas, sekaligus memungkinkan pengguna menjalankan berbagai workload AI secara lokal.
NVIDIA RTX Spark sendiri merupakan platform baru yang menggabungkan kemampuan AI agent, content creation, dan gaming berperforma tinggi dalam perangkat Windows generasi berikutnya. Platform tersebut ditujukan untuk creator, AI developer, dan gamer yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi dalam format desktop yang lebih ringkas.
Acer SFF RTX Spark menawarkan hingga 1 petaflop AI
Acer SFF RTX Spark menempatkan NVIDIA RTX Spark sebagai pusat sistem. Meski berukuran compact, desktop ini dirancang untuk menyediakan kemampuan komputasi yang cukup besar untuk menjalankan agentic AI secara lokal.
Dalam konfigurasi tertingginya, sistem tersebut menawarkan:
| Spesifikasi | Maksimum |
|---|---|
| GPU | Blackwell RTX 6.144 core |
| CPU | NVIDIA Grace 20-core |
| AI performance | Hingga 1 petaflop |
| Unified memory | Hingga 128 GB |
Kombinasi tersebut memberikan kapasitas komputasi sekaligus ruang memory yang besar untuk workload AI yang dijalankan langsung pada perangkat.
Penggunaan unified memory hingga 128 GB juga menjadi salah satu aspek penting dari RTX Spark, terutama untuk workload AI yang membutuhkan model berukuran besar dan akses cepat terhadap data.

AI dapat diproses secara lokal
Salah satu fokus utama Acer pada desain SFF RTX Spark adalah kemampuan menjalankan agentic AI secara lokal.
Dengan menempatkan kemampuan AI langsung di desktop, pengguna tidak selalu harus mengandalkan pemrosesan cloud untuk menjalankan workload tertentu. Pendekatan ini juga memberikan keuntungan dari sisi privasi data karena pemrosesan dapat dilakukan di perangkat.
Acer menargetkan sistem tersebut untuk creator dan AI developer yang membutuhkan kemampuan eksperimen serta pengembangan AI di edge.
Di sisi lain, kemampuan GPU Blackwell RTX juga membawa seluruh teknologi RTX dan platform AI NVIDIA ke dalam format desktop compact.
Dirancang untuk creator, AI developer, dan gamer
Acer tidak memosisikan SFF RTX Spark hanya sebagai workstation AI.
Platform NVIDIA RTX Spark juga dirancang untuk menangani content creation dan gaming, sehingga perangkat ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan dalam satu sistem.
Dengan GPU Blackwell RTX hingga 6.144 core, CPU NVIDIA Grace hingga 20 core, dan unified memory hingga 128 GB, Acer menawarkan konfigurasi yang ditujukan untuk workload dengan kebutuhan komputasi tinggi tanpa menggunakan chassis desktop berukuran besar.
Pendekatan ini dapat menarik bagi pengguna yang menginginkan workstation AI sekaligus PC untuk pekerjaan kreatif dan gaming dalam perangkat yang lebih hemat ruang.
Belum ada informasi harga dan jadwal rilis
Acer baru memamerkan desain SFF RTX Spark pada IFA 2026. Perusahaan belum mengungkapkan harga maupun spesifikasi lengkap dari konfigurasi final perangkat tersebut.
Acer juga belum memberikan tanggal peluncuran yang pasti. Informasi mengenai ketersediaan perangkat RTX Spark dari Acer akan diumumkan pada waktu mendatang.
Untuk saat ini, SFF RTX Spark masih menjadi gambaran bagaimana Acer akan membawa platform NVIDIA RTX Spark ke desktop compact dengan fokus pada AI lokal, content creation, dan gaming.
Sumber: Acer








