ShinyHunters Klaim Bobol Brinks Home, Ancam Sebarkan Data Pelanggan

Perusahaan layanan keamanan rumah Brinks Home mengungkap telah menjadi korban insiden keamanan siber setelah pihak tidak berwenang berhasil mengakses sebagian sistem internal perusahaan.
Di saat yang sama, kelompok pemeras data ShinyHunters mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dan mengancam akan mempublikasikan data yang diduga berhasil dicuri apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Insiden Terdeteksi pada 20 Juli
Brinks Home menyatakan aktivitas mencurigakan pertama kali terdeteksi pada 20 Juli 2026.
Setelah menemukan adanya akses tidak sah, perusahaan segera mengaktifkan prosedur respons insiden untuk membatasi dampak serangan.
CEO Brinks Home, William Niles, mengatakan perusahaan telah bekerja sama dengan tim forensik keamanan siber guna menyelidiki insiden tersebut.
Perusahaan juga menegaskan bahwa sistem pemantauan alarm serta layanan keamanan rumah milik pelanggan tetap beroperasi secara normal dan tidak terdampak oleh serangan ini.
ShinyHunters Mengaku Bertanggung Jawab
Pada awal pekan, kelompok ShinyHunters menambahkan nama Brinks Home ke situs kebocoran data mereka.
Kelompok tersebut mengklaim berhasil mencuri lebih dari 4,9 juta data Salesforce yang berisi informasi pribadi pelanggan (Personally Identifiable Information/PII).
Namun hingga kini belum ada verifikasi independen yang dapat memastikan kebenaran klaim tersebut.
Diduga Berawal dari Serangan Vishing
Dalam komunikasi dengan BleepingComputer, ShinyHunters mengaku memperoleh akses ke sistem Brinks Home melalui serangan voice phishing (vishing) terhadap Microsoft Entra pada 13 Juli 2026.
Pada metode ini, pelaku menghubungi karyawan melalui telepon dan membujuk korban untuk menyelesaikan proses autentikasi atau pendaftaran perangkat di Microsoft Entra.
Apabila korban mengikuti instruksi tersebut, pelaku dapat mengambil alih akun yang digunakan.
Teknik ini menjadi salah satu metode favorit ShinyHunters dalam sejumlah serangan terhadap layanan berbasis cloud dalam beberapa waktu terakhir.
Data yang Diklaim Dicuri
ShinyHunters mengaku berhasil mengekstrak berbagai data dari lingkungan Salesforce milik Brinks Home, antara lain:
- Lebih dari 1,1 juta data pelanggan dari objek Contacts di Salesforce.
- Lebih dari 4.000 data pribadi karyawan, termasuk nama lengkap, alamat email, jabatan, dan nomor telepon.
- Sekitar 3,8 juta log percakapan layanan pelanggan dari platform Brinks Care Cresta.
BleepingComputer menyatakan belum melakukan pemeriksaan terhadap data yang diklaim dicuri sehingga keaslian maupun jumlah data tersebut belum dapat dipastikan.
Brinks Home Benarkan Ada Ancaman Publikasi Data
Meski belum memverifikasi seluruh klaim ShinyHunters, Brinks Home mengonfirmasi bahwa pelaku memang mengancam akan mempublikasikan data yang diklaim berhasil dicuri.
Perusahaan menyatakan investigasi masih berlangsung dan belum dapat memastikan:
- Jenis informasi yang terdampak.
- Jumlah data yang berhasil diakses.
- Identitas individu yang informasinya mungkin telah terekspos.
Brinks Home berjanji akan menghubungi pihak-pihak yang terdampak apabila investigasi menunjukkan bahwa data pribadi mereka benar-benar ikut dikompromikan.
Pelanggan Diminta Waspada
Sebagai langkah pencegahan, Brinks Home mengingatkan pelanggan agar mewaspadai berbagai upaya penipuan yang mungkin memanfaatkan insiden ini.
Pelaku dapat mengirimkan email, pesan singkat, maupun komunikasi lain yang mengatasnamakan Brinks Home atau pihak yang terlibat dalam proses investigasi.
Perusahaan menyarankan pelanggan untuk:
- Tidak membalas pesan yang mencurigakan.
- Tidak mengklik tautan yang dikirimkan melalui pesan yang tidak dikenal.
- Segera menghapus komunikasi yang diduga merupakan upaya penipuan.
Investigasi Masih Berlanjut
Brinks Home merupakan penyedia layanan keamanan rumah yang melayani lebih dari 1 juta pelanggan di Amerika Serikat, Kanada, dan Puerto Riko.
Perusahaan menyediakan berbagai produk keamanan seperti sensor, panel kontrol, kamera pengawas, serta perangkat otomasi rumah pintar, termasuk kunci pintar, termostat, dan smart plug.
Hingga saat ini investigasi terhadap insiden masih berlangsung. Brinks Home belum memberikan rincian mengenai ruang lingkup pelanggaran maupun memastikan apakah seluruh data yang diklaim oleh ShinyHunters benar-benar berhasil dicuri.








