Atasi Kode Eror 0x80070002, Microsoft Tambal Kegagalan Pembaruan Windows Server 2016

Raksasa teknologi Microsoft secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mengatasi gangguan teknis (known issue) yang menyebabkan kegagalan instalasi paket pembaruan keamanan bulanan (Patch Tuesday) edisi Juni 2026 pada platform sistem operasi Windows Server 2016.
Masalah ini sebelumnya sempat dikeluhkan secara massal oleh para administrator IT (sysadmins) perusahaan karena memicu siklus kegagalan sistem dan memunculkan kode eror yang membingungkan saat proses pembaharuan server sedang berjalan.
Penyebab Masalah: Lewati Prasyarat Patch Bulan Mei
Berdasarkan investigasi yang dipublikasikan Microsoft melalui portal informasi alert admin, akar permasalahan dari kegagalan instalasi ini bersumber dari adanya prasyarat dokumen pembaruan yang terlewati (missing dependency):
- Kode Eror Kritis: Sistem yang terdampak umumnya akan menghentikan proses instalasi di tengah jalan dan menampilkan kode kesalahan 0x80070002 atau notifikasi teks FILE_NOT_FOUND (ERROR_FILE_NOT_FOUND).
- Absennya KB5087537: Bug ini spesifik menyerang mesin Windows Server 2016 yang mencoba memasang pembaruan Juni 2026 (KB5094122) tanpa terlebih dahulu menginstal paket pembaruan keamanan bulan Mei 2026 (KB5087537). Sistem gagal menemukan berkas tautan internal yang dibutuhkan dari patch bulan lalu, sehingga memicu eror hilangnya file.
[ Windows Server 2016 Tanpa Update Mei ] ──► Langsung Pasang Patch Juni (KB5094122)
│
▼ (Gagal Temukan Dependensi File)
[ Siklus Instalasi Macet / Rollback ] ──► Muncul Kode Eror 0x80070002 (FILE_NOT_FOUND)
Microsoft memastikan bahwa masalah penataan dependensi berkas ini kini telah sepenuhnya diperbaiki di sisi server Microsoft. Perangkat Windows Server 2016 yang belum diperbarui sekalipun kini dipastikan sudah dapat langsung mengunduh dan menerapkan paket patch KB5094122 secara mulus tanpa mengalami kegagalan berulang.
Daftar Rentetan Masalah Pembaruan Windows yang Baru Saja Diperbaiki
Pemberantasan bug pada Windows Server 2016 ini menambah daftar panjang perbaikan yang dilakukan tim penjamin kualitas (Quality Assurance) Microsoft sepanjang periode kuartal kedua tahun 2026. Beberapa kendala instalasi kritis lain yang baru saja dituntaskan oleh Microsoft meliputi:
| Komponen / OS yang Terdampak | Kode Eror Terkait | Penyebab Utama Masalah Teknis | Status Solusi |
| Windows 11 (KB5089549) | 0x800f0922 | Kapasitas ruang kosong pada EFI System Partition (ESP) tidak mencukupi, memicu pembatalan pembaruan otomatis. | Sudah Ditambal (Mei 2026) |
| Windows 11 24H2 / 25H2 | 0x80073712 / 0x800f0993 | Kegagalan migrasi komponen saat sistem melakukan peningkatan (upgrade) versi OS utama. | Sudah Diperingatkan & Diperbaiki |
| Windows Server 2025 | BitLocker Recovery | Bug pada pembaruan April 2026 yang memaksa server langsung masuk ke mode pemulihan enkripsi saat booting. | Sudah Ditambal (Juni 2026) |
| Windows Standalone Installer (WUSA) | Gagal Instal Manual | Bug kronis yang memblokir instalasi file .msu mandiri yang dirilis sejak Mei 2025. | Sudah Ditambal (Juni 2026) |
Pekerjaan Rumah Tersisa: Investigasi Silent Crash OLE Automation pada Office
Meski sukses menambal berbagai kendala instalasi di sisi server, Microsoft mengonfirmasi bahwa mereka masih terus berpacu dengan waktu untuk menyelidiki satu isu krusial yang tersisa dari dampak pembaruan Juni 2026.
Hingga hari ini, tim internal Microsoft masih aktif menginvestigasi keluhan di mana aplikasi pihak ketiga (seperti software akuntansi CCH Engagement dan pengelola sitasi Zotero) mendadak lumpuh dan tidak bisa meluncurkan dokumen Word, Excel, PowerPoint, atau Access akibat adanya malfungsi pada sistem OLE Automation. Microsoft berjanji akan segera menggulirkan perbaikan komprehensif untuk masalah Office ini dalam paket pembaruan Windows berikutnya.
Sumber: Microsoft Windows Server Update Services (WSUS) Health Dashboard








