
Proyek Marathon kembali mengalami perubahan kepemimpinan di Bungie. Setelah General Manager Scott Taylor dikabarkan meninggalkan studio usai 20 tahun berkarier, kini Game Director Marathon, Joe Ziegler, juga mengumumkan bahwa dirinya tidak lagi memimpin proyek tersebut.
Ziegler menyampaikan melalui unggahan di X bahwa Jumat, 17 Juli 2026, menjadi hari terakhirnya di Bungie. Ia tidak merinci alasan di balik keputusannya, tetapi pengumuman ini datang tidak lama setelah Sony mengonfirmasi adanya pemangkasan signifikan di studio tersebut.
Posisi Game Director Marathon akan diteruskan oleh Del Chaffe III, yang sejak 2024 menjabat sebagai Assistant Game Director untuk game tersebut. Chaffe akan memimpin pengembangan Marathon bersama Creative Director Julia Nardin, yang disebut Ziegler sudah berada dalam kapasitas kepemimpinan kuat di dalam tim.
Dalam pernyataannya, Ziegler menyebut dirinya bangga terhadap tim Marathon dan optimistis dengan arah proyek ke depan. Ia juga mengatakan akan melanjutkan karier ke tempat baru, tetapi belum mengungkap detail mengenai tujuan berikutnya.
Perubahan ini terjadi ketika Marathon masih menjadi salah satu proyek besar Bungie yang mendapat sorotan. Sebelumnya, Bungie sempat menjanjikan pembahasan lebih mendalam mengenai gameplay PvE Marathon pada akhir 2026, setelah game tersebut menghadapi berbagai pertanyaan dari komunitas terkait arah pengembangannya.
Marathon diposisikan sebagai game extraction shooter berlatar dunia sci-fi gelap, dengan fokus pada survival, persaingan antarpemain, dan ancaman robotik. Pergantian kepemimpinan di tahap ini akan menjadi perhatian penting, terutama karena Bungie masih harus meyakinkan komunitas bahwa proyek tersebut tetap berjalan sesuai rencana.
Dengan mundurnya dua figur senior dalam waktu berdekatan, Bungie kini memasuki fase transisi yang krusial untuk Marathon. Meski demikian, Ziegler menegaskan bahwa misi pengembangan game ini akan terus berlanjut dengan cara baru dan mengejutkan.
Sumber: Joe Ziegler on X








