HubsNVIDIA

Hemat Storage Sepertiga Lipat, NVIDIA Gulirkan Pembaruan RTX Remix 1.5 dan Fitur “Smooth Normals”

NVIDIA resmi merilis pembaruan besar untuk kerangka kerja modifikasi visual mereka, NVIDIA RTX Remix versi 1.5. Pembaruan platform ini membawa lompatan optimasi yang sangat signifikan, mulai dari perbaikan kualitas pencahayaan pada objek-objek game jadul hingga perombakan algoritma kompresi file yang mampu memangkas ukuran instalasi game hingga sepertiga bagian lebih hemat.

Sebagai platform remastering bertenaga kecerdasan buatan, RTX Remix memungkinkan para komunitas modifikator (modders) untuk menyuntikkan teknologi visual modern secara instan ke dalam game-game klasik. Fitur mutakhir seperti Full Ray Tracing (Path Tracing), rendering neural berbasis DLSS 4 dengan Multi-Frame Generation, serta peningkatan tekstur material otomatis lewat Generative AI, kini dapat berjalan jauh lebih optimal.


Fitur “Smooth Normals”: Hilangkan Efek Kotak-Kotak pada Objek Lawas

Salah satu fitur paling dinantikan yang direalisasikan NVIDIA pada versi 1.5 ini adalah Smooth Normals. Fitur ini lahir dari masukan para komunitas perestorasi game yang kerap menemui kendala estetika saat mengaplikasikan teknologi pencahayaan modern pada aset 3D lawas.

[ Aset Geometri Game Jadul ] ──► Diberi Cahaya Path Tracing ──► Objek Tampak Kaku & Kotak-Kotak (Faceted)
                                              │
                                              ▼ (Aktifkan FITUR SMOOTH NORMALS)
[ Hasil Render RTX Remix 1.5 ] ──► Geometri Melunak Otomatis ──► Permukaan Halus & Menyatu Kosmopolit

Pada game-game tua, pemodelan objek 3D (geometri) umumnya memiliki jumlah poligon yang rendah, sehingga rentan terlihat kaku, patah-patah, atau berbentuk kotak-kotak (blocky/faceted) saat diterpa efek pencahayaan path-tracing yang akurat.

Lewat fitur Smooth Normals, sistem RTX Remix secara otomatis akan menghasilkan kalkulasi kelengkungan permukaan yang halus pada geometri warisan tersebut tanpa mengubah file aslinya. Dalam demonstrasi yang dipamerkan NVIDIA pada lorong terowongan beton game klasik, dinding terowongan kini terlihat mulus sebagai satu kesatuan arsitektur yang utuh, alih-alih tampak seperti tumpukan balok terpisah. Selain itu, NVIDIA juga memberikan kontrol pencahayaan baru dari berbagai sudut pandang (viewpoints) untuk kebebasan kreativitas para pembuat modifikasi.


Upgrade Teknologi RTX IO: Pangkas Ukuran Berkas File hingga 37%

Sektor penyimpanan data menjadi sorotan utama dalam pembaruan ini berkat implementasi algoritma kompresi terbaru pada teknologi NVIDIA RTX IO. Sesuai fungsi dasarnya, RTX IO bertugas mengalihkan beban kerja dekompresi data aset game dari prosesor (CPU) langsung ke kartu grafis (GPU) demi mempercepat waktu muat game (loading time) serta menghilangkan gejala putus-putus (stuttering) saat streaming tekstur beresolusi tinggi.

Pada versi 1.5, pembaruan algoritma kompresi ini diaplikasikan langsung pada beberapa proyek remaster resmi garapan NVIDIA, menghasilkan reduksi ukuran kapasitas file penyimpanan yang masif:

Judul Proyek Game RemasterUkuran Instalasi LamaUkuran Instalasi Baru (RTX 1.5)Persentase Efisiensi Ruang
Portal with RTX25 Gigabyte (GB)17 Gigabyte (GB)Menghemat ruang sekitar 32%
Half-Life 2 RTX80 Gigabyte (GB)50 Gigabyte (GB)Menghemat ruang hingga 37,5%

Penyusutan ukuran file instalasi ini juga dipastikan akan diimplementasikan pada proyek Portal: Prelude RTX. Akselerasi transfer data berkat RTX IO baru ini memastikan tekstur visual beresolusi tinggi dapat dialirkan dari SSD ke memori GPU secara instan, membuat pengalaman bermain game klasik terasa sangat mulus dengan fidelitas visual kelas modern. Bundel pembaruan RTX Remix 1.5 saat ini sudah dapat diunduh gratis oleh para kreator dan modifikator melalui portal resmi NVIDIA Developer.


Sumber: NVIDIA RTX Developer & Modding Community Engineering Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button