Security

Microsoft Perbaiki Bug yang Sebabkan Peningkatan Otomatis ke Windows Server 2025

Microsoft akhirnya memperbaiki masalah teknis (bug) yang menyebabkan sistem yang menjalankan Windows Server 2019 dan 2022 secara “tak terduga” ditingkatkan (upgrade) ke Windows Server 2025 secara otomatis.

Kekacauan Lisensi dan Saling Tuding

Masalah ini pertama kali diakui oleh Microsoft pada September 2024 menyusul masuknya laporan luas dari para administrator Windows. Mereka mengeluhkan bahwa server perusahaan telah ditingkatkan secara otomatis dalam semalam ke versi Windows Server 2025, sebuah versi yang lisensinya bahkan belum mereka miliki.

Awalnya, Microsoft menyalahkan perangkat lunak manajemen pembaruan pihak ketiga yang dianggap tidak dikonfigurasi dengan benar. Namun, klaim ini dibantah keras oleh para pembuat perangkat lunak tersebut. Mereka menyatakan bahwa masalah pembaruan paksa ini murni disebabkan oleh “kesalahan prosedural di pihak Microsoft, baik dari segi kecepatan rilis maupun klasifikasinya.” Pada saat itu, Microsoft menolak berkomentar lebih lanjut mengenai akar penyebab masalah tersebut.

Penyelesaian Setelah Lebih dari Setahun

Pekan ini, setelah membiarkan masalah ini menggantung selama lebih dari satu tahun, Microsoft menyatakan bahwa mereka akhirnya telah mengatasi masalah yang diketahui tersebut. Pelanggan kini dapat kembali memeriksa ketersediaan pembaruan dengan aman melalui aplikasi Settings.

“Masalah ini telah teratasi dan Microsoft telah mengaktifkan kembali penawaran peningkatan melalui panel pengaturan Pembaruan Windows,” jelas perusahaan tersebut dalam pembaruan kesehatan rilis Windows pada hari Selasa. Microsoft juga mengarahkan administrator yang ingin melakukan peningkatan di tempat (in-place upgrade) untuk merujuk pada panduan resmi di Microsoft Learn.

Rentetan Pembaruan Darurat Microsoft

Penyelesaian bug Windows Server ini melengkapi daftar panjang pembaruan darurat (out-of-band updates) yang harus dirilis Microsoft belakangan ini guna menambal rentetan masalah sistem:

  • Bulan lalu: Microsoft merilis pembaruan darurat untuk memperbaiki pratinjau pembaruan non-keamanan Maret 2026 yang terpaksa ditarik karena masalah instalasi.
  • Kerusakan Sistem Sign-In: Kurang dari seminggu sebelumnya, perusahaan juga harus mendorong pembaruan darurat lain untuk menyelesaikan masalah besar akibat Patch Tuesday bulan Maret. Pembaruan tersebut memecahkan fungsionalitas masuk (sign-in) menggunakan akun Microsoft di berbagai aplikasi, termasuk Edge, Teams, OneDrive, dan Microsoft 365 Copilot.
  • Bug Bluetooth dan RRAS: Dua pembaruan darurat tambahan juga dikeluarkan bulan lalu untuk mengatasi bug visibilitas perangkat Bluetooth, serta beberapa kerentanan keamanan dalam alat manajemen Routing and Remote Access Service (RRAS) yang memengaruhi perangkat Windows 11 Enterprise.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button