AMD Perkenalkan Radeon RX 9060 XT Low-Power dengan Konsumsi Daya Lebih Efisien

AMD diam-diam menambah varian baru dalam jajaran GPU berbasis arsitektur RDNA 4 dengan meluncurkan Radeon RX 9060 XT Low-Power. Kehadiran model ini terungkap melalui pembaruan daftar produk di situs resmi AMD, yang menunjukkan fokus perusahaan pada efisiensi daya tanpa mengorbankan spesifikasi inti.
Radeon RX 9060 XT Low-Power dirancang untuk beroperasi dalam batas TDP yang lebih rendah, yakni 140 watt. Angka ini 20 watt lebih hemat dibandingkan Radeon RX 9060 XT standar yang memiliki TDP 160 watt. Meski demikian, AMD tetap merekomendasikan penggunaan catu daya minimal 450 watt untuk memastikan stabilitas sistem.
Dari sisi spesifikasi, varian low-power ini tetap mempertahankan konfigurasi inti yang sama dengan versi standar. GPU ini dibekali 32 Compute Units, 2.048 Stream Processors, 32 akselerator ray tracing, 64 akselerator AI, 128 unit tekstur, serta 64 ROP. Seluruh komponen tersebut terintegrasi dalam sebuah die dengan total 29,7 miliar transistor, menegaskan bahwa pengurangan daya tidak disertai pemangkasan kemampuan komputasi.
Konfigurasi memori dan antarmuka I/O juga tidak mengalami perubahan. Radeon RX 9060 XT Low-Power hadir dengan opsi memori hingga 16 GB GDDR6 pada bus 128-bit, didukung oleh 32 MB AMD Infinity Cache. Kecepatan memori diklaim mencapai 20 Gbps, menghasilkan bandwidth puncak hingga 320 GB per detik. Untuk konektivitas tampilan, kartu grafis ini mendukung DisplayPort 2.1a dan HDMI 2.1b, serta kompatibel dengan codec modern seperti AV1, H.264, dan H.265 untuk proses encoding dan decoding, termasuk dukungan output 4K melalui HDMI.
Varian ini pertama kali muncul di situs AMD China sebelum akhirnya diperbarui di laman utama AMD. Hal tersebut memunculkan dugaan bahwa Radeon RX 9060 XT Low-Power bisa menjadi model khusus wilayah tertentu. Meski demikian, secara fungsional kartu grafis ini tetap menawarkan kemampuan yang hampir identik dengan versi full-power, hanya dengan konsumsi daya papan yang lebih rendah.
Menariknya, tidak ada indikasi bahwa pembatasan daya ini berkaitan dengan regulasi ekspor Amerika Serikat, mengingat RX 9060 XT berada di segmen entry-level hingga menengah. Oleh karena itu, besar kemungkinan GPU ini dikembangkan sebagai varian yang lebih optimal untuk sistem desktop rakitan pabrikan, atau sebagai respons atas permintaan khusus dari mitra OEM yang menginginkan efisiensi daya lebih baik tanpa kompromi signifikan pada performa.
Sumber: AMD








