News

Apple Siapkan Chip M7 Ultra dengan Unified Memory Hingga 1,5 TB untuk Beban AI Kelas Profesional

Apple dikabarkan tengah melakukan perubahan besar pada roadmap pengembangan Apple Silicon. Setelah sebelumnya diperkirakan akan menghadirkan jajaran M6 Pro dan M6 Max, perusahaan kini disebut memilih untuk langsung beralih ke generasi M7 untuk varian kelas atas. Langkah ini diyakini menjadi bagian dari strategi Apple dalam menghadirkan peningkatan performa yang lebih signifikan, terutama untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) dan komputasi profesional.

Meski demikian, chip M6 versi standar tetap akan dirilis dan saat ini sedang diuji pada model MacBook Pro entry-level. Chip tersebut dikabarkan membawa peningkatan pada arsitektur CPU serta Neural Processing Unit (NPU) yang dirancang untuk mempercepat pemrosesan AI secara lokal.

Selain peningkatan performa prosesor, Apple juga disebut meningkatkan bandwidth memori pada M6 menjadi sekitar 200 GB/detik, naik cukup jauh dibandingkan sekitar 123 GB/detik yang dimiliki chip M5 standar saat ini. Di sisi grafis, GPU terintegrasi juga akan memperoleh peningkatan jumlah inti menjadi 12 GPU core, atau sekitar 20% lebih banyak dibandingkan konfigurasi 10 inti pada M5.

M7 Ultra Akan Hadir dengan Unified Memory Hingga 1,5 TB

Menurut laporan terbaru dari Mark Gurman melalui newsletter Power On, Apple telah menyiapkan chip M7 Ultra sebagai solusi komputasi paling bertenaga dalam keluarga Apple Silicon.

Sorotan utama dari chip ini adalah dukungan unified memory hingga 1,5 TB, kapasitas yang selama ini hanya ditemukan pada workstation kelas atas seperti Mac Pro. Dengan kapasitas memori sebesar itu, M7 Ultra diproyeksikan mampu menangani pengembangan model AI berukuran besar, simulasi kompleks, rendering profesional, hingga berbagai beban kerja yang membutuhkan kapasitas RAM sangat tinggi tanpa harus bergantung pada memori eksternal.

Selain kapasitas memori yang jauh lebih besar, M7 Ultra juga akan menawarkan peningkatan signifikan pada CPU, GPU, serta Neural Engine untuk mempercepat pemrosesan AI secara lokal.

Roadmap M7 Dimulai pada 2027

Laporan tersebut juga mengungkap jadwal peluncuran keluarga M7. Chip M7 standar diperkirakan akan diperkenalkan pada paruh pertama 2027 dengan bandwidth memori yang kembali meningkat menjadi sekitar 240 GB/detik.

Menariknya, chip M7 disebut akan menjadi Apple Silicon pertama yang diproduksi menggunakan proses manufaktur Intel 18A-P. Jika benar, ini akan menjadi perubahan besar dalam strategi manufaktur Apple Silicon yang selama ini identik dengan TSMC.

Sementara itu, varian M7 Pro dan M7 Max diperkirakan menyusul pada akhir 2027 dengan peningkatan bandwidth dan performa yang lebih tinggi. Adapun M7 Ultra baru dijadwalkan hadir pada 2028 sebagai konfigurasi tertinggi untuk lini Mac Studio.

M5 Ultra Masih Menjadi Acuan

Sebagai perbandingan, Apple saat ini juga dikabarkan tengah menguji chip M5 Ultra yang akan digunakan pada Mac Studio generasi berikutnya. Konfigurasi yang sedang diuji disebut memiliki sekitar 36 inti CPU, 80 inti GPU, serta unified memory hingga 768 GB.

Jika M7 Ultra benar-benar hadir dengan kapasitas 1,5 TB, maka angka tersebut menjadi hampir dua kali lipat dibandingkan M5 Ultra. Mewujudkan konfigurasi tersebut tentu bukan hal mudah mengingat industri semikonduktor masih menghadapi tantangan pasokan memori berkapasitas tinggi. Namun, Apple diyakini mampu mengamankan alokasi komponen khusus untuk produk flagship mereka.

Dengan peningkatan kapasitas memori, bandwidth yang lebih tinggi, serta performa CPU, GPU, dan NPU yang semakin besar, M7 Ultra diprediksi akan menjadi salah satu prosesor paling bertenaga untuk workstation berbasis ARM ketika resmi diperkenalkan beberapa tahun mendatang.

Sumber: Bloomberg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button