Sandisk Mulai Distribusikan Sampel BiCS10 1 Tb TLC, NAND 3D Generasi ke-10 untuk Era AI

Sandisk resmi mengumumkan dimulainya pengiriman sampel BiCS10 1 Tb TLC, teknologi 3D NAND Flash generasi ke-10 yang dirancang untuk menghadirkan kepadatan penyimpanan lebih tinggi, performa lebih cepat, dan efisiensi daya yang lebih baik. Produk ini dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan modern, terutama pada aplikasi AI, data center, hingga komputasi berkinerja tinggi.
Teknologi terbaru ini dibangun di atas arsitektur Bit-Cost Scalable (BiCS) milik Sandisk yang dipadukan dengan teknologi CMOS directly Bonded to Array (CBA).
Kepadatan NAND Mencapai Lebih dari 29 Gb/mm²
Salah satu peningkatan terbesar pada BiCS10 adalah penggunaan teknik advanced lateral scaling yang memungkinkan kepadatan memori mencapai lebih dari 29 Gb/mm² untuk chip berkapasitas 1 Tb TLC.
Dibandingkan generasi BiCS8 yang saat ini telah diproduksi secara massal, BiCS10 menawarkan:
- peningkatan kepadatan bit hingga 59%;
- efisiensi penggunaan area silikon yang lebih tinggi;
- kapasitas penyimpanan lebih besar tanpa memperbesar ukuran chip.
Kecepatan Antarmuka Meningkat Menjadi 4,8 Gb/s
Sandisk juga meningkatkan performa transfer data melalui antarmuka NAND.
BiCS10 mampu mencapai kecepatan hingga 4,8 Gb/s, atau sekitar 33% lebih cepat dibandingkan BiCS8.
Peningkatan bandwidth tersebut sangat penting untuk mendukung SSD generasi terbaru yang digunakan pada server AI, komputasi awan, serta aplikasi enterprise dengan kebutuhan transfer data tinggi.
Konsumsi Daya Lebih Efisien
Selain menawarkan performa yang lebih tinggi, BiCS10 juga membawa peningkatan signifikan pada efisiensi energi.
Menurut Sandisk, teknologi terbaru ini mampu mengurangi konsumsi daya sebesar:
- 10% saat proses input data;
- 34% saat proses output data.
Efisiensi tersebut membantu menekan kebutuhan daya pada SSD enterprise dan data center yang beroperasi selama 24 jam.
Menggunakan Teknologi 332 Layer NAND
BiCS10 hadir dengan 332 layer NAND Flash yang dipadukan dengan berbagai teknologi terbaru, antara lain:
- CMOS directly Bonded to Array (CBA);
- Toggle DDR6.0;
- SCA Protocol;
- PI-LTT Technology.
Melalui pendekatan ini, Sandisk mampu meningkatkan performa tanpa mengorbankan efisiensi daya maupun keandalan penyimpanan.
Fondasi Penyimpanan untuk Beban Kerja AI
Chief Technology Officer Sandisk, Alper Ilkbahar, mengatakan bahwa meningkatnya penggunaan AI, cloud computing, dan aplikasi berbasis data membuat NAND Flash memiliki peran yang semakin penting.
Menurutnya, BiCS8 telah menjadi fondasi kuat dalam peningkatan kepadatan, performa, dan efisiensi. Kini BiCS10 melanjutkan pengembangan tersebut dengan menghadirkan antarmuka yang lebih cepat, kepadatan memori yang lebih tinggi, serta konsumsi daya yang lebih rendah.
Mengendalikan Seluruh Rantai Produksi
Sandisk juga menegaskan bahwa perusahaan mengendalikan seluruh proses produksi NAND Flash, mulai dari desain, manufaktur wafer, perakitan hingga pengujian akhir.
Pendekatan tersebut diklaim memberikan berbagai keuntungan, seperti:
- kontrol kualitas yang lebih baik;
- efisiensi biaya produksi;
- waktu pemasaran yang lebih cepat;
- rantai pasok yang lebih stabil.
Siap Menjadi Generasi NAND Berikutnya
Dengan dimulainya pengiriman sampel BiCS10, Sandisk memperlihatkan langkah berikutnya dalam pengembangan teknologi NAND Flash untuk mendukung kebutuhan AI dan komputasi modern.
Kombinasi 332 layer NAND, kecepatan antarmuka hingga 4,8 Gb/s, peningkatan kepadatan 59%, serta efisiensi daya yang lebih baik menjadikan BiCS10 sebagai fondasi penting bagi SSD enterprise dan data center generasi berikutnya.
Sumber: Sandisk








