Otoritas Eropa Bongkar Jaringan Penipuan Call Center di Ukraina

Otoritas penegak hukum Eropa berhasil membongkar jaringan penipuan berbasis call center di Ukraina yang telah menipu korban di berbagai negara Eropa dengan kerugian lebih dari 10 juta euro. Operasi gabungan ini melibatkan aparat dari Republik Ceko, Latvia, Lituania, dan Ukraina, dengan dukungan Eurojust.
Penangkapan dan Barang Bukti
- 12 tersangka ditangkap dari total 45 orang yang diidentifikasi.
- Dilakukan 72 penggeledahan di tiga kota: Dnipro, Ivano-Frankivsk, dan Kyiv.
- Disita 21 kendaraan, senjata, mesin poligraf, komputer, uang tunai, serta dokumen identitas palsu (termasuk kartu identitas polisi dan pegawai bank palsu).
Jaringan ini mempekerjakan sekitar 100 orang dari berbagai negara Eropa untuk mengoperasikan call center penipuan.
Modus Penipuan
- Menyamar sebagai pegawai bank atau polisi, menakut-nakuti korban bahwa rekening mereka diretas, lalu meminta transfer ke rekening “aman” yang dikendalikan pelaku.
- Mencuri kredensial bank dengan membujuk korban menginstal perangkat lunak akses jarak jauh, sehingga akun mereka bisa diambil alih.
- Mengambil uang tunai langsung dari korban menggunakan detail kartu curian.
Jaringan ini beroperasi dengan sistem komisi, di mana karyawan menerima hingga 7% dari hasil penipuan. Pemimpin jaringan menjanjikan bonus berupa uang tunai, mobil, atau apartemen di Kyiv bagi yang berhasil menipu lebih dari €100.000, namun investigasi menunjukkan janji tersebut tidak pernah ditepati.
Pernyataan Eurojust
“Jaringan kriminal ini merekrut karyawan dari Republik Ceko, Latvia, Lituania, dan negara lain, lalu membawa mereka ke call center di Dnipro, Ivano-Frankivsk, dan Kyiv untuk memeras uang dari korban di berbagai negara Eropa,” tulis Eurojust dalam siaran pers.
Tren Penindakan Fraud Call Center
Kasus ini menambah daftar panjang pembongkaran jaringan penipuan serupa di Eropa:
- Maret 2022: Call center investasi dengan 200 “trader” ditutup, mencuri €3 juta per bulan.
- 2024: Polisi menutup beberapa call center kripto pig butchering dengan kerugian jutaan euro.
- Mei 2025 (Operation PANDORA): 12 call center di Albania, Kosovo, Bosnia, dan Lebanon ditutup, dengan ribuan panggilan scam setiap hari.
- Juli 2025: Polisi Spanyol membongkar operasi penipuan investasi besar di Barcelona, Madrid, Mallorca, dan Alicante, dengan kerugian lebih dari €10 juta, seminggu setelah membongkar jaringan kripto yang mencuri €460 juta dari 5.000 korban global.








