News

TSMC Bangun Tiga Fasilitas Baru untuk Produksi 2 nm di Taiwan Senilai $28 Miliar

TSMC kembali memperluas kapasitas produksinya dengan rencana pembangunan tiga fasilitas baru untuk teknologi 2 nm di Taiwan. Menurut laporan Liberty Times, investasi gabungan untuk ketiga pabrik tersebut mencapai sekitar NT$900 miliar atau setara $28 miliar. Lokasi yang dipertimbangkan berada di sekitar Southern Taiwan Science Park, mempertegas fokus TSMC dalam mempertahankan kepemimpinan manufaktur chip di tanah kelahirannya.

Rencana ini merupakan ekspansi dari peta jalan awal perusahaan yang mencakup tujuh pabrik 2 nm: dua di distrik Baoshan, Hsinchu, dan lima di distrik Nanzi, Kaohsiung. Dengan tambahan tiga fasilitas baru, totalnya meningkat menjadi sepuluh pabrik—menunjukkan tingginya permintaan global terhadap node canggih yang semakin menguat seiring maraknya aplikasi AI, HPC, dan perangkat mobile generasi berikutnya. Tahap peletakan batu pertama diperkirakan dapat dimulai tahun depan, bergantung pada proses akuisisi lahan serta izin lingkungan.

TSMC sendiri telah memulai produksi awal 2 nm pada kuartal ini, sekaligus terus melaju ke node lanjutan. Perusahaan baru saja memulai pembangunan pabrik pertama untuk proses 1.4 nm (A14) di Taichung pada November lalu, dengan target produksi volume pada paruh kedua 2028. Node A14 dijanjikan mampu memberikan peningkatan performa hingga 15% pada tingkat konsumsi daya yang sama, atau menawarkan penghematan daya sekitar 30% pada performa setara 2 nm.

Di luar Taiwan, TSMC juga mempercepat ekspansi di Amerika Serikat. Chairman C.C. Wei menyatakan dalam panggilan pendapatan Oktober bahwa teknologi N2 dan generasi lebih lanjut akan dibawa ke Arizona lebih cepat dari rencana awal. Laporan Nikkei menyebut TSMC hampir mendapatkan lahan tambahan di dekat fasilitas terbarunya, menandakan potensi ekspansi melampaui investasi $65 miliar yang sudah diumumkan sebelumnya. Pabrik ketiga TSMC di AS diproyeksikan memulai produksi 2 nm dan A16 pada 2027, lebih cepat satu tahun dari jadwal sebelumnya—meski fasilitas AS tetap diperkirakan tertinggal satu generasi dibanding pabrik di Taiwan.

Percepatan ekspansi ini dinilai erat kaitannya dengan meningkatnya persaingan dari Intel, yang tengah mendorong node 18A dan mempersiapkan 14A. Dengan membangun basis manufaktur global yang lebih luas dan agresif, TSMC berupaya menjaga dominasinya dalam perlombaan teknologi semikonduktor paling canggih di dunia.

Sumber: TrendForce, Liberty Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button