News

Apple, AMD, NVIDIA, dan MediaTek Jadi Pelanggan Pertama Node 2 nm TSMC, Intel Absen

TrendForce merilis daftar awal pelanggan TSMC untuk node fabrikasi 2 nm (N2). Beberapa nama besar sudah memastikan diri masuk antrean produksi massal 2026, dengan Apple menjadi pelanggan terbesar.

Apple Jadi Pengguna Terdepan

Apple diperkirakan akan menggunakan node 2 nm untuk berbagai lini produk, termasuk:

  • A20 chip untuk iPhone generasi berikutnya
  • M6 processor untuk Mac
  • Vision Pro R2 chip untuk perangkat AR terbaru

Produksi massal direncanakan mulai 2026, mempertegas dominasi Apple sebagai pelanggan utama TSMC.

AMD dan MediaTek Menyusul

  • AMD akan mengimplementasikan node N2 pada CPU Core Dies (CCDs) untuk prosesor server EPYC “Venice” berbasis arsitektur Zen 6. Tape-out chip ini telah selesai pada April 2025, dengan produksi massal dijadwalkan tahun 2026.
  • MediaTek menyiapkan SoC flagship Dimensity 9600, yang baru saja menyelesaikan tape-out awal September 2025 dan ditargetkan memasuki produksi massal akhir 2026.

NVIDIA dan Arsitektur Masa Depan

NVIDIA, yang dikenal memesan chip dengan ukuran die besar, juga disebut masuk ke jalur 2 nm. Perusahaan tengah menyiapkan arsitektur “Feynman” sebagai penerus “Rubin.” TrendForce memperkirakan produksi massal pada paruh kedua 2026. Namun, laporan dari Commercial Times yang dikutip TrendForce menyebut NVIDIA bisa saja memilih node lebih canggih, yakni TSMC A16 dengan teknologi backside power delivery, yang secara logis masuk kelas 1,6 nm (16 Ångström).

Intel Tidak Masuk Daftar

Yang mengejutkan, Intel tidak tercantum dalam daftar pelanggan awal node 2 nm TSMC. Saat ini, Intel masih menggunakan node N3B (3 nm) TSMC untuk compute tile pada prosesor server dan klien. Namun, roadmap berikutnya menunjukkan fokus Intel pada node internal:

  • Intel 18A dengan teknologi RibbonFET dan PowerVia untuk prosesor generasi depan.
  • Potensi adopsi node lebih maju Intel 14A untuk produk masa depan.

Absennya Intel menandakan strategi perusahaan yang lebih bergantung pada teknologi fabrikasi in-house, dibanding kembali mengandalkan node terbaru TSMC.


Sumber: TrendForce

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button