Sony Tidak Akan Hadir di CES 2027 Setelah Proyek Mobil Listrik Bersama Honda Berakhir

Sony memastikan tidak akan mengikuti CES 2027 di Las Vegas, mengakhiri kehadiran perusahaan yang telah berlangsung sejak penyelenggaraan pertama Consumer Electronics Show pada 1967.
Juru bicara Sony mengatakan perusahaan maupun seluruh afiliasinya tidak berencana membuka booth atau melakukan pameran di ajang teknologi tersebut pada Januari 2027.
Keputusan ini menandai berakhirnya sejarah panjang Sony di CES selama sekitar enam dekade. Sony sendiri memang sudah tidak memiliki booth khusus pada CES 2026, tetapi perusahaan masih memiliki alasan untuk hadir melalui Sony Honda Mobility, perusahaan patungan yang dibentuk bersama Honda.
Proyek Afeela Menjadi Alasan Utama Sony Hadir di CES
Pada CES 2026, Sony Honda Mobility masih memanfaatkan ajang tersebut untuk menampilkan prototype kendaraan listrik Afeela.
Namun, proyek kendaraan listrik tersebut kemudian dihentikan. Pada Maret 2026, Sony Honda Mobility membatalkan pengembangan Afeela 1 serta rencana kendaraan SUV listrik.
Keputusan tersebut terjadi setelah Honda melakukan evaluasi ulang terhadap strategi elektrifikasinya.
Kedua perusahaan kemudian menyatakan akan meninjau kembali masa depan perusahaan patungan tersebut.
Dengan berakhirnya proyek Afeela, Sony kehilangan salah satu alasan utama untuk mempertahankan kehadirannya di CES.
Sebelumnya, CES telah menjadi salah satu panggung penting bagi Sony untuk memperkenalkan berbagai produk dan teknologi konsumen. Namun dalam beberapa tahun terakhir, fokus perusahaan di ajang tersebut secara bertahap mulai berkurang.

Sony Mulai Mengurangi Fokus pada Hardware Konsumen
Keputusan untuk tidak menghadiri CES 2027 juga sejalan dengan perubahan strategi Sony di bisnis consumer hardware.
Perusahaan sebelumnya mengumumkan perubahan besar dalam bisnis home entertainment. TCL mengambil alih 51 persen kepemilikan dalam sebuah perusahaan patungan baru yang akan menangani bisnis home entertainment Sony, termasuk televisi dengan merek Bravia.
Langkah tersebut menunjukkan adanya perubahan dalam cara Sony mengelola bisnis hardware konsumen.
Sony mengatakan pihaknya secara berkelanjutan dan strategis mengevaluasi pendekatan terhadap berbagai event serta aktivitas perusahaan.
Fokus Sony kini semakin diarahkan pada entertainment, intellectual property (IP), serta teknologi yang mendukung para creator.
Perubahan tersebut mencerminkan posisi Sony yang semakin luas sebagai perusahaan entertainment dan teknologi, bukan hanya produsen perangkat elektronik konsumen.
PlayStation Kemungkinan Tidak Akan Menggunakan CES 2027
Bagi industri gaming, keputusan Sony berarti PlayStation juga kemungkinan tidak akan menggunakan panggung CES 2027 untuk memperkenalkan produk atau teknologi baru.
Namun, absennya PlayStation dari CES sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya mengejutkan. Dalam beberapa tahun terakhir, CES sudah tidak lagi menjadi panggung utama Sony untuk berbagai pengumuman terkait gaming.
Sony sebelumnya memang semakin mengurangi eksposur langsungnya di CES, sehingga ketidakhadiran pada 2027 lebih terlihat sebagai kelanjutan dari perubahan tersebut.
Perusahaan kini memiliki berbagai event dan saluran sendiri untuk memperkenalkan produk PlayStation maupun teknologi gaming tanpa harus bergantung pada CES.
Berakhirnya Kehadiran Sony Setelah 60 Tahun
Yang membuat keputusan ini cukup menarik adalah sejarah panjang Sony bersama CES.
Sony telah mengikuti ajang tersebut sejak CES pertama pada 1967. Selama puluhan tahun, CES menjadi salah satu tempat perusahaan memperkenalkan teknologi dan produk elektronik terbaru kepada industri dan konsumen.
Berakhirnya kehadiran Sony pada CES 2027 berarti perusahaan tidak lagi mempertahankan rangkaian kehadiran yang telah berlangsung sekitar 60 tahun.
Meskipun Sony sudah tidak lagi menjadi salah satu peserta paling dominan di CES dalam beberapa tahun terakhir, keputusan untuk sepenuhnya tidak berpartisipasi tetap menjadi perubahan signifikan.
Terutama karena Sony selama beberapa dekade dikenal sebagai salah satu perusahaan yang secara rutin memanfaatkan CES untuk memperlihatkan inovasi di bidang televisi, audio, kamera, gaming, hingga berbagai teknologi konsumen lainnya.
Fokus Sony Bergeser ke Entertainment dan Teknologi
Perubahan strategi Sony memperlihatkan bagaimana perusahaan kini semakin menempatkan entertainment dan intellectual property sebagai bagian penting dari bisnisnya.
Selain PlayStation, Sony memiliki bisnis di bidang musik, film, anime, kamera, sensor gambar, serta berbagai teknologi yang digunakan oleh para creator.
Dengan arah tersebut, kehadiran di pameran elektronik konsumen seperti CES tidak lagi menjadi bagian yang harus dipertahankan setiap tahun.
Sony sendiri menegaskan bahwa keputusan terkait partisipasi dalam event dilakukan melalui evaluasi strategis yang terus berjalan.
Dengan demikian, absennya Sony di CES 2027 tidak berarti perusahaan berhenti mengembangkan teknologi atau produk baru. Sebaliknya, perusahaan tampaknya memilih kanal dan event yang dianggap lebih sesuai dengan arah bisnisnya saat ini.
Bagi CES, keputusan tersebut juga menjadi tanda perubahan lanskap industri teknologi konsumen. Salah satu nama besar yang telah hadir sejak awal sejarah acara tersebut kini memilih untuk tidak berpartisipasi, sementara Sony sendiri semakin memusatkan perhatian pada entertainment, IP, gaming, dan teknologi pendukung creator.








