Computer Systems

ASUS Pamerkan Mini PC dan Laptop RTX Spark Berbasis NVIDIA N1X di IFA 2026

ASUS memamerkan jajaran mini PC dan laptop berbasis NVIDIA RTX Spark SoC dalam ajang IFA 2026 di Berlin, Jerman. Platform tersebut menggabungkan CPU NVIDIA Grace dan GPU berbasis arsitektur Blackwell dalam satu SoC dengan unified memory, menghadirkan kemampuan komputasi AI yang tinggi dalam perangkat berukuran ringkas.

Salah satu produk yang ditampilkan adalah ASUS GR1X Mini, sementara untuk kategori laptop ASUS menyiapkan dua model dari keluarga ProArt, yaitu ProArt P14 dan ProArt P16.

ASUS GR1X Mini Hadir dengan hingga 128GB Unified Memory

ASUS GR1X Mini tersedia dalam chassis aluminium berwarna abu-abu maupun hitam. Mini PC ini menggunakan platform RTX Spark N1X dengan konfigurasi tertinggi yang menggabungkan hingga 20-core NVIDIA Grace CPU dan GPU Blackwell dengan 6.144 CUDA cores.

Konfigurasi tersebut diklaim mampu menghasilkan hingga 1 PetaFLOPS FP4 compute performance, sementara kapasitas unified memory LPDDR5X dapat mencapai 128GB.

Karena CPU dan GPU menggunakan memory pool yang sama, kapasitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh workload AI tanpa harus terbagi menjadi VRAM GPU dan system memory seperti pada konfigurasi PC konvensional.

ASUS juga menyiapkan konfigurasi N1X yang lebih rendah. Varian ini menggunakan 18-core Grace CPU, GPU Blackwell dengan 5.120 CUDA cores, serta 24GB hingga 32GB LPDDR5X unified memory.

Dengan adanya beberapa konfigurasi tersebut, ASUS dapat menawarkan platform RTX Spark dalam rentang performa yang berbeda.

Sistem Pendingin dengan Dua Blower Fan

Kemampuan komputasi dalam chassis mini membutuhkan sistem pendinginan yang cukup agresif. ASUS menggunakan copper heatsink custom yang dipadukan dengan dua blower fan.

Masing-masing blower fan memiliki 109 bilah, yang dirancang untuk membantu mengalirkan udara melalui sistem pendingin dalam chassis berukuran ringkas.

Pendekatan tersebut memungkinkan ASUS mempertahankan kemampuan komputasi RTX Spark tanpa menggunakan sistem desktop berukuran besar.

ProArt P14 Bawa RTX Spark ke Laptop 14 Inci

ASUS juga memamerkan ProArt P14 yang menggunakan platform RTX Spark.

Laptop ini tersedia dengan dua opsi layar OLED 14 inci. Konfigurasi pertama menawarkan resolusi 3K 2880 × 1800 piksel, refresh rate 120 Hz, brightness normal hingga 700 nits, serta peak HDR brightness hingga 1.600 nits.

Opsi lainnya memiliki brightness normal hingga 500 nits dan peak brightness 1.100 nits.

ProArt P14 memiliki kapasitas awal 24GB LPDDR5X unified memory, yang mengindikasikan konfigurasi awalnya menggunakan varian N1X dengan performa lebih rendah. ASUS belum mengungkapkan seluruh kombinasi konfigurasi CPU/GPU untuk setiap SKU.

Penggunaan unified memory memungkinkan CPU dan GPU berbagi pool memory yang sama, sebuah pendekatan yang sangat relevan untuk menjalankan workload AI lokal pada perangkat dengan form factor laptop.

ProArt P16 Hadir dengan Layar UHD+ 120 Hz

Untuk pengguna yang membutuhkan layar lebih besar, ASUS menyiapkan ProArt P16.

Laptop 16 inci tersebut juga menawarkan dua konfigurasi panel. Pilihan tertingginya menggunakan layar UHD+ 3840 × 2400 piksel (WQUXGA) dengan refresh rate 120 Hz, brightness normal hingga 700 nits, dan peak HDR brightness hingga 1.600 nits.

Versi lainnya memiliki brightness normal hingga 500 nits serta peak brightness 1.100 nits.

Seperti ProArt P14, ProArt P16 dimulai dari 24GB LPDDR5X unified memory, tetapi kapasitasnya dapat dikonfigurasi hingga 128GB.

Kapasitas memory sebesar itu menjadi salah satu aspek penting dari platform RTX Spark, terutama karena aplikasi AI dapat menggunakan memory pool bersama untuk CPU maupun GPU.

RTX Spark Bawa AI Lokal ke Mini PC dan Laptop

Kehadiran GR1X Mini, ProArt P14, dan ProArt P16 menunjukkan bagaimana ASUS mencoba memanfaatkan platform RTX Spark untuk menghadirkan kemampuan AI berperforma tinggi dalam perangkat yang lebih ringkas.

Konfigurasi tertinggi dengan 6.144 CUDA cores, 128GB unified memory, serta hingga 1 PetaFLOPS FP4 memberikan ruang yang cukup besar untuk workload AI lokal. Sementara konfigurasi N1X yang lebih rendah memungkinkan platform tersebut digunakan pada perangkat dengan kebutuhan komputasi yang lebih moderat.

ASUS belum mengumumkan detail harga maupun tanggal ketersediaan masing-masing produk RTX Spark yang dipamerkan di IFA 2026.

Sumber: ASUS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button