QNAP Luncurkan QSW-M5218, Switch L3 Lite dengan 25GbE dan Kapasitas Switching 540 Gbps

QNAP memperkenalkan seri QSW-M5218, switch managed L3 Lite yang dirancang untuk bisnis kecil dan menengah (SMB) serta kebutuhan jaringan berkecepatan tinggi, termasuk infrastruktur AV over IP (AVoIP).
Seri ini terdiri dari dua model, yaitu QSW-M5218-6F12T dan versi dengan dukungan Power over Ethernet (PoE), QSW-M5218P-6F12T.
Keduanya menggabungkan 12 port 10GbE RJ45 dengan 6 port 25GbE SFP28 uplink dan menawarkan switching capacity hingga 540 Gbps.
QNAP menargetkan perangkat ini untuk organisasi yang mulai menggunakan 10GbE pada NAS, server, workstation, dan perangkat lainnya, tetapi masih membutuhkan uplink dengan bandwidth lebih tinggi untuk menghindari bottleneck pada jaringan inti.
12 Port 10GbE dan 6 Uplink 25GbE
QSW-M5218 Series menggunakan konfigurasi port yang dirancang untuk menghubungkan banyak perangkat 10GbE sekaligus menyediakan bandwidth lebih besar menuju core network.
Kedua model memiliki 12 port 10GbE RJ45 dan 6 port 25GbE SFP28.
Port 25GbE tersebut berfungsi sebagai backbone berkecepatan tinggi untuk menggabungkan trafik dari perangkat yang terhubung ke switch sebelum diteruskan menuju jaringan inti perusahaan.
Dibandingkan uplink 10GbE, koneksi 25GbE memberikan bandwidth per port hingga 2,5 kali lebih besar.
Konfigurasi ini menjadi semakin relevan ketika NAS, virtualization server, dan workstation multimedia mulai menggunakan konektivitas 10GbE secara luas.
Pada sisi endpoint, organisasi juga dapat tetap menggunakan kabel tembaga Cat 6a yang sudah tersedia. Dengan demikian, peningkatan kapasitas backbone tidak selalu membutuhkan pemasangan fiber baru pada setiap endpoint.


L3 Lite untuk Routing Antar-VLAN
Salah satu fitur utama QSW-M5218 Series adalah dukungan L3 Lite routing.
Berbeda dengan managed switch L2 yang umumnya berfokus pada VLAN dan QoS, switch ini dapat menangani fungsi routing tertentu secara langsung.
QSW-M5218 mendukung IPv4 dan IPv6 dual stack, static routing, DHCP server, DNS, SNTP, serta inter-VLAN routing.
Dengan kemampuan tersebut, trafik antar-subnet dapat diproses langsung oleh switch tanpa harus selalu diteruskan ke core router.
Pendekatan ini dapat membantu mengurangi beban router utama sekaligus menurunkan latency untuk komunikasi internal antar-segment jaringan.
Di sisi lain, QSW-M5218 tidak ditujukan sebagai pengganti switch L3 penuh yang menyediakan protokol dynamic routing seperti OSPF dan BGP.
Konsep tersebut membuat L3 Lite menjadi pilihan untuk organisasi yang membutuhkan kemampuan routing dasar tanpa kompleksitas dan biaya infrastruktur L3 enterprise penuh.
MC-LAG Menambah Redundansi Jaringan
QNAP juga membekali seri ini dengan Multi-Chassis Link Aggregation (MC-LAG) untuk meningkatkan availability.
MC-LAG memungkinkan koneksi dari beberapa switch digabungkan menjadi satu koneksi logis. Dengan konfigurasi tersebut, jaringan tetap dapat beroperasi ketika salah satu link fisik mengalami gangguan.
Dukungan LACP (Link Aggregation Control Protocol) juga tersedia untuk meningkatkan throughput dan reliability koneksi.
QNAP menyebut kombinasi tersebut dapat digunakan bersama fitur NAS High Availability (HA) untuk memberikan perlindungan pada dua lapisan sekaligus, yaitu storage dan network.
Konfigurasi seperti ini dapat berguna bagi organisasi yang menjalankan NAS sebagai storage utama untuk virtual machine, workstation multimedia, atau aplikasi bisnis.
Dukungan PTP untuk Infrastruktur AV over IP
Untuk kebutuhan profesional seperti AV over IP, QSW-M5218 Series memiliki dukungan IEEE 1588v2 Precision Time Protocol (PTP) dan Transparent Clock.
PTP digunakan untuk melakukan sinkronisasi waktu dengan tingkat presisi sangat tinggi. QNAP menyebut implementasi hardware-level pada switch tersebut mampu menyediakan sinkronisasi hingga tingkat sub-microsecond sekaligus mengompensasi latency yang muncul ketika trafik melewati switch.
Fitur ini dipadukan dengan IGMP Snooping untuk mengelola multicast traffic.
Dalam lingkungan AVoIP, satu sumber video dapat dikirimkan ke banyak endpoint melalui multicast. Jika tidak dikelola dengan baik, trafik multicast yang berlebihan dapat menghabiskan bandwidth jaringan.
IGMP Snooping membantu switch menentukan port yang membutuhkan multicast traffic sehingga trafik yang tidak diperlukan tidak diteruskan ke seluruh endpoint.
Kombinasi PTP dan IGMP Snooping ditujukan untuk menjaga sinkronisasi media server, NAS, video wall, dan perangkat AVoIP lainnya.
QSW-M5218P Mendukung PoE hingga 90 W per Port
QNAP juga menghadirkan QSW-M5218P-6F12T yang dilengkapi kemampuan PoE.
Model ini mampu menyediakan daya hingga 90 W per port dengan total power budget mencapai 470 W.
QNAP menyebut switch tersebut dapat memberi daya hingga 12 perangkat PoE+ dengan kebutuhan hingga 30 W, termasuk wireless access point dan IP surveillance camera.
Dukungan daya yang lebih besar juga memungkinkan perangkat seperti Wi-Fi 7 access point dan PTZ camera mendapatkan suplai daya langsung melalui kabel jaringan.
Dengan demikian, instalasi tidak memerlukan kabel power tambahan atau power injector terpisah untuk perangkat yang kompatibel.
QNAP juga menyediakan VLAN isolation untuk membantu memisahkan trafik perangkat PoE dari jaringan lainnya, sementara uplink 25GbE menyediakan bandwidth besar ketika trafik dari perangkat-perangkat tersebut terkonsentrasi pada backbone.
Fitur Keamanan Terintegrasi
QSW-M5218 Series juga dirancang untuk terintegrasi dengan ekosistem keamanan QNAP.
Switch dapat bekerja bersama ADRA NDR X Network Detection and Response pada QNAP NAS untuk membantu mendeteksi aktivitas ransomware dan trafik jaringan yang tidak normal.
QNAP juga menyediakan dukungan terhadap solusi backup terisolasi Airgap+ untuk mengurangi risiko lingkungan backup ikut terkompromi ketika terjadi serangan terhadap jaringan utama.
Fitur tersebut menjadi semakin relevan pada lingkungan bisnis yang menggunakan NAS sebagai bagian dari infrastruktur backup dan storage.
Dikelola melalui QSS Pro dan AMIZcloud
Untuk administrasi jaringan, QNAP menyediakan QSS Pro (QNAP Switch System Pro) yang memiliki antarmuka web untuk mengelola konfigurasi L2 dan L3 Lite.
Sistem tersebut juga mendukung online firmware update sehingga administrator dapat melakukan pembaruan perangkat lunak switch melalui interface manajemen.
Selain pengelolaan lokal, QSW-M5218 Series dapat dipantau melalui AMIZcloud.
Platform cloud tersebut memungkinkan administrator memonitor switch yang berada di beberapa lokasi tanpa harus menambahkan hardware atau software khusus untuk setiap lokasi.
Kemampuan centralized management ini dapat membantu tim IT melakukan troubleshooting jarak jauh sekaligus mengurangi kebutuhan kunjungan langsung ke lokasi.
Spesifikasi QSW-M5218 Series
Dua model yang diperkenalkan QNAP memiliki konfigurasi utama yang hampir sama, dengan perbedaan utama pada kemampuan PoE.
QSW-M5218-6F12T memiliki:
- 12 × 10GbE RJ45
- 6 × 25GbE SFP28 uplink
- Switching capacity hingga 540 Gbps
- L3 Lite managed features
Sementara QSW-M5218P-6F12T menawarkan:
- 12 × 10GbE RJ45 PoE
- 6 × 25GbE SFP28 uplink
- Switching capacity hingga 540 Gbps
- PoE++ dengan standar IEEE 802.3bt
- Daya hingga 90 W per port
- Total power budget 470 W
- L3 Lite managed features
Dengan kombinasi 10GbE pada endpoint dan 25GbE pada backbone, seri QSW-M5218 ditujukan untuk organisasi yang membutuhkan peningkatan kapasitas jaringan tanpa harus langsung beralih ke infrastruktur core yang lebih kompleks.








