Attack Shark Tease Mega B2, Mouse Gaming Magnetik yang Disebut sebagai Pesaing Logitech G Pro X2 Superstrike

Attack Shark mulai menggoda kehadiran Mega B2, mouse gaming baru yang tampaknya dirancang untuk bersaing dengan Logitech G Pro X2 Superstrike. Produk ini diperkirakan akan mengandalkan teknologi switch elektromagnetik untuk memberikan input analog dan tingkat kustomisasi yang lebih tinggi.
Teaser Mega B2 muncul ketika semakin banyak produsen peripheral mulai menghadirkan mouse gaming berbasis Hall Effect atau teknologi analog lainnya. Pendekatan tersebut memungkinkan karakteristik input tombol dikembangkan lebih jauh dibandingkan switch mekanis konvensional.
Namun, Attack Shark belum mengungkapkan seluruh spesifikasi maupun harga Mega B2.
Switch Elektromagnetik Tanpa Komponen Logam?
Teaser Attack Shark menggunakan slogan “No metal. No fatigue. No friction.” yang mengindikasikan bahwa mekanisme switch pada Mega B2 kemungkinan tidak menggunakan kontak fisik konvensional.
Attack Shark mengonfirmasi bahwa switch yang digunakan akan bersifat electromagnetic, tetapi belum menjelaskan apakah teknologi yang dipakai adalah Hall Effect atau TMR (Tunnel Magnetoresistance).
Keduanya sama-sama dapat digunakan untuk mendeteksi posisi secara magnetik, tetapi implementasi dan karakteristik teknisnya berbeda.
Jika teaser tersebut memang menunjukkan mekanisme tanpa kontak fisik, Mega B2 akan memiliki pendekatan yang berbeda dari sebagian mouse analog yang masih menggunakan leaf mekanis untuk menghasilkan sensasi klik tactile dan suara.

Kemungkinan Mengikuti Pendekatan Logitech HITS
Mouse gaming dengan switch analog umumnya menawarkan kemampuan mendeteksi input secara lebih fleksibel dibandingkan switch digital biasa.
Pada beberapa desain, sensor analog digunakan untuk membaca posisi switch, sementara mekanisme fisik tetap digunakan untuk memberikan feedback tactile dan auditory kepada pengguna.
Namun, teaser Mega B2 mengisyaratkan pendekatan yang lebih dekat dengan sistem HITS (Haptic Inductive Trigger System) milik Logitech, yang memanfaatkan sensor dan mekanisme elektronik untuk mengatur karakter input tanpa bergantung sepenuhnya pada kontak mekanis konvensional.
Attack Shark juga menyebut Mega B2 sebagai silent mouse. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa tidak akan ada mekanisme klik fisik tradisional seperti pada mouse mekanis pada umumnya.
Meski demikian, belum diketahui bagaimana Attack Shark akan menghasilkan sensasi tactile pada tombol maupun apakah karakter tersebut dapat diubah melalui software.
Berpotensi Membawa Kustomisasi Lebih Luas
Salah satu keunggulan mouse dengan switch analog adalah kemampuan untuk mengubah karakteristik input melalui software.
Jika Mega B2 benar-benar menggunakan mekanisme elektromagnetik tanpa kontak fisik, pengguna berpotensi mendapatkan fleksibilitas lebih besar dalam menentukan respons tombol.
Namun, Attack Shark belum memberikan rincian mengenai fitur software yang akan tersedia.
Berdasarkan produk flagship Attack Shark sebelumnya, terdapat kemungkinan Mega B2 akan menggunakan Nordic MCU, sensor PixArt PAW 3955 Max, bobot sekitar 50–60 gram, serta konfigurasi melalui web driver.
Mouse ini juga diperkirakan dapat menawarkan polling rate 8 kHz dalam mode wired maupun wireless. Akan tetapi, seluruh spesifikasi tersebut masih berupa perkiraan berdasarkan produk Attack Shark sebelumnya dan belum dikonfirmasi untuk Mega B2.
Persaingan Mouse Gaming Analog Semakin Ramai
Kehadiran Mega B2 memperlihatkan semakin kuatnya tren mouse gaming dengan switch analog setelah Logitech memperkenalkan G Pro X2 Superstrike.
Sejumlah produsen lain juga mulai mengembangkan produk dengan pendekatan serupa, termasuk mouse yang menggunakan Hall Effect serta teknologi analog untuk memberikan lebih banyak kontrol terhadap input.
Keunggulan utama teknologi tersebut bukan hanya pada potensi daya tahan, tetapi juga kemungkinan menghadirkan karakter input yang dapat dikonfigurasi melalui software.
Bagi gamer kompetitif, kemampuan mengatur respons tombol secara lebih presisi dapat menjadi fitur menarik, terutama jika dikombinasikan dengan polling rate tinggi dan sensor berperforma tinggi.
Belum Ada Harga dan Tanggal Peluncuran
Attack Shark baru menyebut bahwa Mega B2 “coming soon”. Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai harga maupun tanggal peluncuran.
Spesifikasi lengkap seperti sensor, MCU, kapasitas baterai, bobot, polling rate, konektivitas, serta kemampuan software juga belum diumumkan.
Jika sejumlah perkiraan tersebut benar, Mega B2 berpotensi menjadi salah satu mouse gaming yang menarik perhatian karena menggabungkan desain ringan, sensor kelas atas, koneksi berkecepatan tinggi, serta switch elektromagnetik.
Untuk saat ini, detail mengenai teknologi switch dan bagaimana Attack Shark menerapkan mekanisme tanpa kontak fisik masih menjadi bagian yang paling menarik untuk ditunggu.
Sumber: Attack Shark








