Microsoft Akui Sebagian Pengguna Tidak Bisa Membuka Aplikasi Desktop Teams

Microsoft sedang menyelidiki masalah pada Microsoft Teams yang menyebabkan sebagian pengguna Windows mengalami kesulitan membuka aplikasi desktop. Dalam beberapa kasus, aplikasi Teams tidak dapat dimuat sama sekali, sementara pengguna lainnya harus menunggu hingga sekitar dua menit sebelum aplikasi berhasil terbuka.
Masalah ini dilacak dengan kode TM1466820 dan telah diakui Microsoft pada Kamis, 3 September 2026 pukul 16:45 EDT.
Teams di Windows Bisa Gagal Dibuka
Microsoft menjelaskan bahwa gangguan terjadi ketika pengguna pertama kali membuka Microsoft Teams pada perangkat Windows.
Sebagian pengguna mungkin tidak dapat memuat aplikasi Teams, sedangkan pengguna lainnya mengalami loading delay hingga dua menit sebelum aplikasi dapat digunakan.
“Users may be initially unable to load the client or may encounter loading delays of up to two minutes,” jelas Microsoft dalam laporan insidennya.
Microsoft masih menganalisis service logs dan telemetry data untuk mengetahui penyebab masalah. Perusahaan juga telah menghubungi sebagian pengguna yang terdampak untuk membantu mengidentifikasi akar masalah serta menentukan langkah mitigasi yang paling tepat.
Microsoft Sarankan Teams Versi Web atau Mobile
Selama investigasi berlangsung, Microsoft menyarankan pengguna yang mengalami masalah untuk sementara beralih ke metode akses Teams lainnya.
Pengguna dapat menggunakan Microsoft Teams melalui browser atau aplikasi Teams untuk perangkat mobile. Langkah ini menjadi workaround sementara hingga masalah pada aplikasi desktop Windows berhasil diperbaiki.
Dengan menggunakan versi web atau mobile, pengguna tetap dapat mengakses percakapan dan layanan Teams tanpa harus menunggu aplikasi desktop berhasil dimuat.
Pengguna Mac Juga Mengalami Masalah Teams
Pada saat yang sama, Microsoft sedang menangani masalah berbeda yang memengaruhi pengguna Microsoft Teams di Mac.
Insiden tersebut dilacak sebagai TM1466659 dan menyebabkan sebagian pengguna tidak dapat bergabung ke calls atau meetings melalui Teams untuk Mac.
Microsoft sebelumnya menduga perubahan kode menjadi penyebab kegagalan infrastruktur layanan panggilan dan meeting Teams dalam memproses sejumlah permintaan.
Namun, setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Microsoft kini menilai bahwa perubahan kode tersebut kemungkinan bukan penyebab utama masalah.
Perusahaan kembali meninjau pemahaman mengenai akar masalah dengan memeriksa service logs untuk mengisolasi sumber gangguan dan menentukan langkah perbaikan berikutnya.
Bukan Gangguan Teams Pertama pada 2026
Masalah terbaru ini menambah daftar gangguan dan bug yang memengaruhi Microsoft Teams sepanjang 2026.
Pada April, Microsoft menyelesaikan masalah yang membuat sebagian pengguna Teams Free tidak dapat melakukan chat dan panggilan dengan pengguna lain.
Kemudian pada awal September, Microsoft juga mengonfirmasi bug yang menyebabkan Teams dan New Outlook gagal diluncurkan atau mengalami crash pada perangkat Windows berbasis ARM setelah pengguna memasang sejumlah pembaruan Windows yang dirilis sejak Patch Tuesday Agustus 2026.
Masalah tersebut berbeda dengan insiden TM1466820 karena berkaitan dengan perangkat ARM dan pembaruan Windows tertentu.
Di sisi lain, Microsoft juga sedang menangani gangguan Exchange Online yang menyebabkan keterlambatan email serta error “Server busy” bagi sebagian pengguna yang mengirim atau menerima email dari domain eksternal.
Rangkaian masalah tersebut menunjukkan bahwa beberapa layanan Microsoft 365 tengah menghadapi gangguan berbeda dalam periode yang berdekatan.
Investigasi Masih Berlangsung
Untuk saat ini, Microsoft belum memberikan perkiraan waktu kapan masalah Teams desktop pada Windows akan sepenuhnya diperbaiki.
Perusahaan masih mengumpulkan telemetry, memeriksa service logs, dan berkomunikasi dengan sebagian pengguna yang terdampak untuk menentukan akar masalah serta solusi yang paling efektif.
Pengguna Windows yang mengalami Teams tidak dapat dibuka atau membutuhkan waktu sangat lama untuk melakukan loading dapat menggunakan Teams versi web atau aplikasi mobile sebagai solusi sementara hingga Microsoft memberikan pembaruan berikutnya.
Sumber: Microsoft








