Gaming

Acer Perkenalkan Predator Atlas 7, Gaming Handheld 7 Inci dengan Intel Arc G3 Extreme

Acer memperluas portofolio gaming handheld dengan memperkenalkan Predator Atlas 7, perangkat berukuran 7 inci yang membawa performa kelas flagship dari model Predator Atlas 8 ke dalam bodi yang lebih ringkas.

Dalam pengumuman yang disampaikan di ajang IFA, Acer juga memperkenalkan Project DualPlay Mini, sebuah perangkat konsep yang menggabungkan fungsi gaming handheld dengan perangkat produktivitas mobile.

Predator Atlas 7 hadir dengan layar FHD 120 Hz

Predator Atlas 7 (PA07-I51) dirancang untuk gamer yang menginginkan perangkat gaming Windows berperforma tinggi tetapi tetap mudah dibawa bepergian.

Perangkat ini ditenagai prosesor hingga Intel Arc G3 Extreme dan grafis hingga Intel Arc B390. Acer juga menggandeng Xbox Game Pass sehingga pengguna dapat langsung mengakses ratusan game melalui ekosistem Windows 11.

Untuk kebutuhan gaming dalam waktu lama, Predator Atlas 7 menggunakan sistem pendingin dual-fan. Salah satunya merupakan kipas logam Predator AeroBlade dengan 89 bilah yang masing-masing memiliki ketebalan hanya 0,1 mm.

Menurut Acer, desain tersebut mampu meningkatkan airflow hingga 10%. Kipas kedua menggunakan material plastik dan bekerja bersama sistem Vortex Flow, dengan kanal internal bersudut yang membantu mengarahkan udara panas keluar dari chassis secara lebih efisien.

Kapasitas baterainya mencapai 80 Wh, sehingga Acer menargetkan perangkat ini mampu memberikan waktu bermain panjang ketika digunakan di luar rumah.

Desain kontrol dibuat untuk sesi gaming panjang

Acer memberikan perhatian khusus pada ergonomi Predator Atlas 7. Bagian grip dibuat berkontur dengan area palm rest yang diperbesar, tombol yang dibuat lebih tersembunyi, serta tekstur anti-slip agar perangkat lebih stabil ketika digunakan dalam waktu lama.

Joystick tersedia dengan opsi Tunneling Magnetoresistance (TMR) yang menawarkan presisi lebih tinggi sekaligus dirancang untuk mengurangi risiko stick drift. Acer juga menyebutkan sistem tersebut memiliki zero dead zones.

Sementara itu, analog trigger menggunakan teknologi Hall Effect, yang memberikan rentang input dan variasi tekanan lebih luas untuk genre game yang membutuhkan kontrol analog lebih presisi.

Tombol power juga sekaligus berfungsi sebagai fingerprint reader, sehingga pengguna dapat melakukan login Windows dengan cepat melalui Windows Hello.

Layar 7 inci FHD 120 Hz

Predator Atlas 7 menggunakan layar touchscreen 7 inci dengan resolusi Full HD dan refresh rate 120 Hz.

Panel tersebut memiliki brightness hingga 500 nits serta mendukung Variable Refresh Rate (VRR) dengan aspect ratio 16:9.

Untuk perlindungan layar, Acer menggunakan Corning Gorilla Glass Victus dengan lapisan permukaan DXC yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan sekaligus mengurangi glare. Acer juga menyertakan tempered-glass screen protector.

Touchscreen mendukung 10-point multitouch, sehingga interaksi langsung dengan antarmuka Windows maupun game dapat dilakukan dengan respons yang lebih fleksibel.

Dilengkapi Thunderbolt 4 dan Wi-Fi 7

Dari sisi konektivitas, Predator Atlas 7 memiliki dua port Thunderbolt 4 yang dapat digunakan untuk docking, output display, maupun berbagai aksesori berbandwidth tinggi.

Untuk ekspansi penyimpanan, perangkat mendukung UHS-II microSD, sementara konektivitas wireless mengandalkan Intel Killer Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.

Acer juga menyertakan aplikasi PredatorSense untuk memantau sistem secara real-time, memilih mode performa, mengatur RGB lighting, serta mengubah berbagai pengaturan gaming.

Untuk audio, Predator Atlas 7 menggunakan dua speaker berdaya 2 W dengan dukungan DTS Ultra. Sistem dual microphone dengan Acer PurifiedVoice juga menggunakan AI-assisted noise reduction untuk membantu menjaga kejernihan komunikasi suara saat bermain.

Project DualPlay Mini gabungkan handheld dan laptop mini

Selain Predator Atlas 7, Acer memamerkan Project DualPlay Mini, perangkat konsep berukuran 8 inci yang mencoba menggabungkan fungsi gaming handheld dengan perangkat produktivitas.

Perangkat ini dirancang untuk berpindah antara dua penggunaan tanpa membutuhkan perangkat terpisah.

Dalam mode gaming, Project DualPlay Mini menawarkan dua konfigurasi kontrol. Mode pertama menggunakan keyboard fisik dengan backlight, sehingga perangkat dapat digunakan seperti laptop mini, terutama untuk game seperti first-person shooter.

Mode lainnya menggunakan konfigurasi gaming handheld yang memberikan pengalaman kontrol seperti konsol untuk genre permainan lainnya.

Ketika digunakan untuk produktivitas, perangkat dapat berfungsi sebagai komputer kerja mobile dan terhubung ke layar eksternal.

Desain flip-and-swivel menjadi fitur utama

Project DualPlay Mini mengandalkan mekanisme flip-and-swivel yang memungkinkan perangkat berubah dari bentuk handheld menjadi mini-laptop.

Desain tersebut menjadi bagian utama dari konsep Acer untuk menggabungkan gaming dan produktivitas dalam satu perangkat.

Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Acer ke-50, bagian belakang perangkat juga memiliki tulisan “Acer 50 since 1976” yang disematkan menggunakan kode Morse.

Untuk sistem pendinginan, perangkat konsep ini menggunakan arsitektur dual-fan yang sama dengan Predator Atlas 8, termasuk satu kipas logam Predator AeroBlade dan satu kipas plastik. Namun, kipas logam pada Project DualPlay Mini menggunakan bilah yang lebih tipis.

Karena masih berupa konsep, Acer belum memberikan spesifikasi final maupun jadwal produksi untuk Project DualPlay Mini.

Harga Predator Atlas 7 belum diumumkan

Predator Atlas 7 akan tersedia di Amerika Utara mulai Q4 2026, sementara pasar EMEA akan mendapatkannya mulai November 2026.

Acer sebelumnya telah memperkenalkan Predator Atlas 8 di Computex 2026. Model tersebut dijadwalkan tersedia di Amerika Utara dan EMEA mulai September 2026.

Acer belum mengungkapkan harga Predator Atlas 7. Spesifikasi, harga, dan ketersediaan dapat berbeda berdasarkan wilayah.

Sementara itu, Project DualPlay Mini masih sebatas konsep dan belum menjadi produk komersial.

Dengan Predator Atlas 7, Acer menawarkan pendekatan yang lebih ringkas terhadap gaming handheld kelas atas, dengan kombinasi layar FHD 120 Hz, baterai 80 Wh, grafis Intel Arc, TMR joystick, Hall Effect trigger, serta konektivitas Thunderbolt 4 dan Wi-Fi 7.

Sumber: Acer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button