
Versi bocoran DLSS 5 dari NVIDIA kembali menunjukkan perkembangan menarik di tangan komunitas modding. Setelah sebelumnya berhasil dijalankan pada GPU RTX 40 dan RTX 30 series, implementasi tidak resmi tersebut kini mulai diuji pada RTX 20 series berbasis arsitektur Turing.
Tidak hanya memperluas dukungan ke GPU generasi lama, para modder juga berhasil menjalankan DLSS 5 pada emulator serta sejumlah game lama yang menggunakan DirectX 9 dan DirectX 11.
Perkembangan ini cukup menarik karena NVIDIA sendiri belum mengonfirmasi dukungan resmi DLSS 5 untuk generasi GPU selain hardware yang menjadi target utama teknologi tersebut.

RTX 20 Series Mulai Menjalankan DLSS 5
Developer yang dikenal sebagai ShortFuse telah merilis build baru DLSS-NR untuk hardware RTX generasi lama. Salah satu build tersebut secara khusus disebut sebagai versi “speed boost” untuk RTX 20 series.
Hasil pengujian masih jauh dari sempurna. Sebagian game dapat menjalankan fitur tersebut, sementara game lainnya mengalami crash atau gagal melakukan inisialisasi.
Beberapa hasil pengujian yang dilaporkan antara lain:
- Red Dead Redemption berhasil berjalan.
- Red Dead Redemption 2 gagal berjalan.
- Hogwarts Legacy berhenti pada kondisi standby dan tidak mengaktifkan DLSS 5.
- GTA 5 dapat berjalan sekitar 10 detik sebelum sinyal display akhirnya hilang.
Hasil yang tidak konsisten tersebut menunjukkan bahwa implementasi DLSS 5 pada GPU generasi lama masih berada pada tahap eksperimen dan belum dapat dianggap sebagai solusi yang stabil.

Implementasi FP16 Mengubah Performa di RTX 30
Perkembangan lain yang menarik datang dari pengguna X @DystopianSuns, yang melaporkan bahwa DLSS 5 kini dapat dijalankan pada GPU RTX 20 dan RTX 30 menggunakan implementasi FP16.
Pendekatan ini berbeda dengan metode FP8 yang sebelumnya digunakan dalam pengujian pada GPU Ampere.
Implementasi FP8 diketahui menyebabkan performa turun drastis pada RTX 30 series. Hal tersebut berkaitan dengan kemampuan akselerasi FP8 yang jauh lebih baik pada arsitektur Blackwell dibandingkan Turing dan Ampere.
Dengan menggunakan FP16, karakteristik komputasi RTX 20 dan RTX 30 menjadi lebih sesuai dengan metode tersebut. Hasil pengujian komunitas di RenoDX Discord bahkan menunjukkan performa yang cukup baik pada sejumlah game menggunakan GPU RTX 30 series.
DLSS 5 Bisa Berjalan di Emulator PS2
Eksperimen komunitas tidak berhenti pada game PC modern.
DystopianSuns juga dilaporkan berhasil menjalankan Manhunt melalui emulator PlayStation 2 PCSX2 dengan DLSS 5 yang telah diaktifkan.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa implementasi tidak resmi DLSS 5 ternyata dapat digunakan di lingkungan yang jauh berbeda dari game PC modern yang biasanya menjadi target teknologi upscaling NVIDIA.
Pengujian lainnya juga menunjukkan DLSS 5 dapat bekerja pada beberapa game lama berbasis DirectX 9 dan DirectX 11.
Jika hasil tersebut terus berkembang, komunitas modding berpotensi membuat DLSS 5 dapat digunakan pada jauh lebih banyak game dibandingkan daftar API yang secara resmi akan didukung NVIDIA.
DLSS 5 Bermula dari Kebocoran NBA 2K27
Eksperimen ini bermula setelah sebuah DLL yang diduga merupakan komponen awal DLSS 5 ditemukan dalam build early access NBA 2K27.
Setelah file tersebut berhasil dianalisis, komunitas modding mulai mencoba memindahkannya ke berbagai GPU dan game.
Tahap berikutnya membawa DLSS 5 ke RTX 40 series berbasis Ada Lovelace, meskipun NVIDIA belum mengumumkan dukungan resmi untuk generasi tersebut.
Kini eksperimen tersebut telah meluas hingga RTX 30 dan RTX 20 series.
Perkembangan ini menunjukkan bagaimana komunitas modding dapat mengeksplorasi kompatibilitas teknologi proprietary jauh melampaui batas yang ditentukan oleh implementasi resmi vendor.
Dukungan Resmi NVIDIA Masih Belum Jelas
NVIDIA hingga saat ini belum memberikan daftar lengkap generasi GPU yang akan mendapatkan dukungan resmi DLSS 5 ketika teknologi tersebut diluncurkan pada musim gugur tahun ini.
Karena DLSS 5 masih dalam tahap pengembangan dan DLL yang digunakan komunitas merupakan versi bocoran, hasil pengujian saat ini tidak dapat dijadikan gambaran final mengenai performa maupun kompatibilitas versi retail.
Implementasi pada RTX 20 dan RTX 30 juga menghadapi berbagai masalah stabilitas. Beberapa game berhasil berjalan, tetapi sebagian lainnya crash, gagal melakukan inisialisasi, atau bahkan menyebabkan hilangnya sinyal display.
Dengan demikian, eksperimen tersebut lebih tepat dipandang sebagai proof of concept komunitas daripada dukungan DLSS 5 yang siap digunakan sehari-hari.
RTX 40 Series Berpeluang Mendapat Dukungan Resmi
Meski NVIDIA belum mengonfirmasi detailnya, perkembangan modding dapat memberikan petunjuk mengenai potensi perluasan dukungan.
Jika DLSS 5 terbukti dapat bekerja pada RTX 40 series melalui modifikasi software, ada kemungkinan NVIDIA mempertimbangkan untuk memberikan dukungan resmi setidaknya pada GPU berbasis Ada Lovelace.
Namun, keputusan tersebut tetap bergantung pada persyaratan hardware dan software DLSS 5 versi final.
Untuk RTX 20 dan RTX 30 series, tantangannya kemungkinan lebih besar karena kedua generasi tersebut tidak memiliki kemampuan akselerasi FP8 seperti Blackwell.
Eksperimen berbasis FP16 menunjukkan bahwa ada kemungkinan teknis untuk menjalankan DLSS 5 pada hardware tersebut, tetapi performa dan kompatibilitas akhirnya tetap harus diuji pada implementasi final.
Untuk saat ini, DLSS 5 masih menjadi teknologi yang terus dieksplorasi oleh komunitas. Jika pengembangan mod terus berlanjut, bukan tidak mungkin teknologi tersebut akhirnya dapat digunakan pada GPU RTX yang jauh lebih tua dan bahkan pada game klasik yang tidak pernah dirancang untuk mendukung DLSS.
Sumber: RenoDX Discord, DystopianSuns








