
Eksplorasi komunitas terhadap berkas bocoran DLSS 5 Neural Rendering (DLSS-NR) terus membuahkan hasil signifikan. Setelah sebelumnya diintegrasikan ke dalam game lawas, kini para modder berhasil memodifikasi pustaka biner DLSS 5 agar dapat berjalan di kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 4000 series (arsitektur Ada Lovelace), meskipun berkas asli dari NVIDIA hanya menyertakan instruksi komputasi khusus untuk GeForce RTX 5000 (Blackwell).
Berkas DLL tersebut awalnya bocor melalui paket instalasi early access gim NBA 2K27, yang kemudian diadaptasi oleh komunitas pengembang di server Discord RenoDX untuk dijalankan pada berbagai judul gim menggunakan injektor seperti ReShade dan RenoDX.
Rekayasa Penggantian Biner CUDA untuk Arsitektur Ada Lovelace
Berdasarkan analisis teknis awal, model AI pada DLSS-NR beroperasi menggunakan format presisi FP8 (8-bit floating point). Arsitektur GPU Ada Lovelace sebenarnya telah memiliki dukungan instruksi perangkat keras untuk FP8 secara native. Kendati demikian, berkas biner CUDA (cubins) resmi di dalam DLL bocoran tersebut hanya menargetkan arsitektur sm_120 (Blackwell), tanpa menyertakan modul untuk sm_89 (Ada) maupun sm_80/86 (Ampere).
Seorang modder dengan nama samaran Uncle Burrito berhasil mengatasi pembatasan tersebut dengan melacak biner yang tidak kompatibel dan menukarnya (swapping) dengan modul biner yang dikompilasi khusus untuk instruksi arsitektur Ada Lovelace. Pengujian independen oleh Tom’s Hardware mengonfirmasi bahwa modifikasi tambalan (patch) ini terbukti berfungsi pada kartu grafis GeForce RTX 4080, sementara pengembang lain di komunitas RenoDX tengah menyusun variasi perbaikan serupa.
Tantangan untuk Seri Ampere dan Rencana Resmi NVIDIA
Meskipun modifikasi ini membuktikan potensi kompatibilitas DLSS 5 di lini GeForce RTX 4000, performa dan stabilitasnya masih tergolong dalam tahap eksperimen awal. Pihak NVIDIA sendiri belum memberikan pernyataan resmi apakah dukungan untuk kartu grafis generasi sebelumnya akan disertakan saat peluncuran komersial resmi DLSS 5 pada musim gugur mendatang.
Di sisi lain, membawa DLSS 5 ke lini kartu grafis yang lebih lawas seperti RTX 3000 series (Ampere) dinilai jauh lebih menantang secara teknis. Hal ini disebabkan arsitektur Ampere tidak memiliki akselerasi perangkat keras bawaan untuk komputasi presisi FP8, sehingga implementasi jaringan saraf tiruan generatif tersebut berpotensi menuntut penyesuaian komputasi yang jauh lebih berat.
Sumber: Uncle Burrito on YouTube, Tom’s Hardware








