Microsoft Hadirkan Tema Classic Outlook untuk Pengguna New Outlook di Windows dan Web

Microsoft mulai menggulirkan tema Classic Outlook bagi para pengguna Outlook on the web serta aplikasi New Outlook for Windows. Kehadiran opsi visual ini dirancang khusus untuk mempermudah masa transisi para pengguna lama yang beralih ke platform antarmuka baru tanpa mengorbankan fungsionalitas modern yang ada.
Penyebaran tema baru ini dimulai secara bertahap melalui program targeted release sejak pertengahan Agustus dan ditargetkan rampung pada akhir September mendatang. Selanjutnya, fitur ini dijadwalkan tersedia secara luas (generally available) bagi seluruh pengguna global antara akhir September hingga akhir Oktober.
Penyesuaian Antarmuka dan Opsi Pengguna
Saat diaktifkan, pengaturan ini menerapkan serangkaian penyesuaian terkoordinasi pada tampilan Outlook. Elemen yang mengalami perubahan mencakup gaya visual, tata letak antarmuka (layout), tipografi, ikon grafis, hingga sejumlah interaksi tombol tertentu agar menyerupai nuansa versi klasik.
Microsoft menegaskan bahwa kehadiran tema ini tidak akan mengubah kebijakan atau konfigurasi yang telah diatur oleh administrator perusahaan sebelumnya, serta tidak akan memigrasikan pengguna aplikasi Classic Outlook secara otomatis.
Gaya tampilan ini akan dinonaktifkan secara default untuk mayoritas pengguna, namun diaktifkan secara bawaan bagi sebagian pengguna tertentu yang baru saja bermigrasi dari aplikasi lama. Meski demikian, pengguna diberikan fleksibilitas penuh untuk menyalakan atau mematikan tema tersebut kapan saja melalui menu Settings > General > Appearance.
Perjalanan Transisi Menuju New Outlook
New Outlook for Windows sendiri sebelumnya telah menggantikan aplikasi bawaan Windows Mail di Windows 11 dan Windows. Versi awal klien baru ini pertama kali diperkenalkan sebagai preview pada Mei 2022, sebelum akhirnya dirilis resmi untuk akun personal pada September 2023 dan menyusul bagi pelanggan komersial korporat pada Agustus 2024.
Meskipun adopsi terhadap New Outlook diklaim terus meningkat pesat, Microsoft memutuskan untuk menunda fase opt-out wajib bagi kalangan bisnis dari semula April 2026 menjadi Maret 2027. Kebijakan ini memberikan waktu tambahan selama 12 bulan bagi para administrator TI perusahaan untuk merencanakan dan mengelola migrasi bertahap bagi seluruh karyawan mereka.
Langkah modernisasi ini sejalan dengan penataan ekosistem email Microsoft lainnya, termasuk rencana penghentian layanan Outlook Web Access (OWA) Light—klien email berbasis web versi ringan yang telah diperkenalkan sejak dua dekade lalu—pada pembaruan Exchange Server mendatang.
Sumber: Pembaruan Resmi Microsoft 365








